Institut Ilmu Al Qur'an (IIQ) Jakarta disingkat IIQ Jakarta adalah sebuah Perguruan Tinggi Islam Swasta yang terletak di Ciputat Timur Tangerang Selatan, Terakreditasi BAN PT dengan Nilai Baik Sekali, Memiliki Program Studi Akreditasi Unggul.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
| Institut Ilmu Al Qur'an Jakarta | |
|---|---|
IIQ Jakarta | |
| Jenis | Swasta |
| Didirikan | 01-04-1977 |
| Afiliasi | Islam |
| Rektor | Dr. Nadjematul Faizah, SH, M.Hum |
| Jumlah mahasiswa | 2800 |
| Sarjana | Hukum Ekonomi Islam, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Al Quran dan Tafsir, Komunikasi Penyiaran Islam |
| Magister | Hukum Ekonomi Islam, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Al Quran dan Tafsir |
| Doktor | Ilmu Al Quran dan Tafsir |
| Alamat | Jl. Ir. Juanda No 70 Ciputat Timur , , , 15419 , |
| Kampus | Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta |
| Afiliasi | Islam |
| Situs web | Website Resmi |
Koordinat: 6°18′27.45130″S 106°45′22.98834″E / 6.3076253611°S 106.7563856500°E / -6.3076253611; 106.7563856500Lihat peta diperbesar Koordinat: 6°18′27.45130″S 106°45′22.98834″E / 6.3076253611°S 106.7563856500°E / -6.3076253611; 106.7563856500Lihat peta diperkecil | |
Institut Ilmu Al Qur'an (IIQ) Jakarta disingkat IIQ Jakarta adalah sebuah Perguruan Tinggi Islam Swasta yang terletak di Ciputat Timur Tangerang Selatan, Terakreditasi BAN PT dengan Nilai Baik Sekali, Memiliki Program Studi Akreditasi Unggul.
Al-Maghfurlah Prof. K. H. Ibrahim Hosen, LML. menggagas berdirinya Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta pada tanggal 12 Rabiul Awal 1397 H.[1] Bertepatan dengan tanggal 1 April 1977 M oleh Yayasan Affan, diketuai H. Sulaiman Affan. Kemudian sejak tahun 1983 hingga sekarang IIQ diselenggarakan oleh Yayasan IIQ, diketuai Hj. Harwini Joesoef.[2]
Pada mulanya IIQ membuka Program Magister khusus untuk wanita dengan dukungan penuh dari seluruh gubernur di seluruh Indonesia guna memenuhi seluruh tenaga khusus di berbagai provinsi dan dipersiapkan pula sebagai tenaga pengajar pada program Strata satu (S1).[3] Setelah meluluskan dua angkatan IIQ mebuka ptogram S1 tahun 1982 dan membuka kembali Program S2 tahun 1998.[4]
IIQ merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menggabungkan system pendidikan pesantren dan perguruan tinggi dengan orientasi mencetak ulama wanita yang hafal Al-Qur’an, intelek, berwawasan luas dan ahli di bidang Ulumul Qur’an. Secara spesifik program S1 mendalami kajian dan pengembangan ilmu-ilmu Al-Qur’an serta bidang keilmuan yang sesuai dengan program studinya. Sementara Program Pascasarjana Magister Studi Agama Islam dimaksudkan untuk lebih mendalami dan mengembangkan Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadis.[5]
Keberadaan IIQ telah melahirkan qari’ah dan hafizah yang mampu tampil di arena Musabaqah Tilawatil Qur’am (MTQ) Nasional maupun International. Mahasiswa yang tidak memiliki bakat sebagai qariah sekalipun tetap diharuskan mendalami ilmu Nagham (Seni Baca Al-Qur’an ) sebagai ilmu.[6]
Dua orientasi yaitu pengembangan seni tilawah disertai pemahaman akan kandungan Al-Qur’an dan Hadis dengan pendalaman ilmu-ilmu pendukungnya dikemas dalam satu paket pendidikan bertujuan menghasilkan sarjana Al-Qur’an yang mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat.[7]
Program Strata Satu (S1)
Program Strata Dua (S2 dan S3) Reguler
Pogram Pascasarjana: