Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiInsiden kapal tanker MT Federal II 2025
Artikel Wikipedia

Insiden kapal tanker MT Federal II 2025

Insiden Kapal Tanker MT Federal II 2025 adalah serangkaian dua tragedi industri yang melibatkan kebakaran dan ledakan beruntun yang menimpa kapal tanker MT Federal II saat menjalani proses perbaikan di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam. Insiden pertama pada 24 Juni 2025 menewaskan empat pekerja, sementara insiden kedua pada 15 Oktober 2025—yang terjadi sebelum kasus pertama tuntas disidangkan—menimbulkan korban jiwa lebih besar dengan sebelas pekerja meninggal dunia.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)
Insiden Kapal Tanker MT Federal II 2025
Tanggal24 Juni 2025 (2025-06-24) (insiden pertama)
15 Oktober 2025 (2025-10-15) (insiden kedua)
WaktuSekitar 04.00 WIB (insiden kedua)
LokasiPT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Indonesia
JenisKebakaran dan ledakan kapal
PenyebabDalam penyelidikan (diduga kelalaian prosedur K3)
Peserta/Pihak terlibatPekerja galangan kapal
Tewas15 orang (4 pada insiden pertama, 11 pada insiden kedua)
Cedera23 orang (5 pada insiden pertama, 18 pada insiden kedua)

Insiden Kapal Tanker MT Federal II 2025 adalah serangkaian dua tragedi industri yang melibatkan kebakaran dan ledakan beruntun yang menimpa kapal tanker MT Federal II saat menjalani proses perbaikan di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam. Insiden pertama pada 24 Juni 2025 menewaskan empat pekerja, sementara insiden kedua pada 15 Oktober 2025—yang terjadi sebelum kasus pertama tuntas disidangkan—menimbulkan korban jiwa lebih besar dengan sebelas pekerja meninggal dunia.[1][2]

Kronologi Insiden

Insiden Pertama (24 Juni 2025)

Pada 24 Juni 2025, terjadi kebakaran dan ledakan pertama di kapal MT Federal II yang sedang docking. Insiden ini menyebabkan 9 orang pekerja menjadi korban, dengan rincian 4 orang meninggal dunia dan 5 lainnya luka-luka.[1]

Insiden Kedua (15 Oktober 2025)

Insiden kedua terjadi pada Rabu dinihari, sekitar pukul 04.00 WIB, 15 Oktober 2025. Ledakan keras disertai semburan api dilaporkan terjadi di bagian lambung kapal, di mana sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan. Peristiwa ini menyebabkan korban jiwa yang lebih besar dibandingkan insiden pertama.[3]

Korban

Berdasarkan laporan sementara dari Kepolisian per 15 Oktober 2025, total korban insiden kedua berjumlah 28 orang pekerja. Dari jumlah tersebut, 10 orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 18 orang lainnya luka-luka dan dievakuasi ke beberapa rumah sakit di Batam.[1][3] Pada 16 Oktober 2025, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 11 orang setelah seorang pekerja bernama Roni Andries Harefa meninggal dunia akibat luka bakar parah yang dideritanya.[2]

Korban Meninggal Dunia

Berikut adalah daftar korban meninggal dunia berdasarkan rumah sakit.[2][4]

Rumah SakitJumlahNama Korban (Terkidentifikasi)Keterangan
RS Mutiara Aini5 orangAndi Haryono, Idris Sardi, Dimas Saputra, Marodong Tampubolon, Roni Andries HarefaRoni Andries Harefa meninggal pada 16 Oktober 2025.
RS Elisabeth2 orang(Belum teridentifikasi)
RSUD Embung Fatimah2 orang(Belum teridentifikasi)
Total11 orang

Korban Luka-Luka

Korban luka-luka dievakuasi dan dirawat di beberapa rumah sakit berikut.[4]

Rumah SakitJumlah KorbanNama Korban (Terkidentifikasi)
RS Mutiara Aini11 orangAhmad Rifai, Jefry Agusto, Putra Alan Sari, Jimi Ramadan, Erwin Sanggam, Idaya Putra, Arrafi Husein, Andi H, Edison Baktiar, Imam
RS Graha Hermine7 orang(Data detail nama belum tersedia)
RS Elisabeth5 orang(Data detail nama belum tersedia)
Total23 orang

Penanganan dan Penyidikan

Penanganan Darurat

Tim kepolisian dari Polresta Barelang dan Polda Kepri langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu evakuasi korban dan melakukan penyelidikan. Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, disebutkan turun langsung mengecek penanganan korban.[1] Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin menyatakan bahwa tim Labfor Polri akan diterjunkan untuk membantu proses investigasi setelah area dinyatakan clear oleh pihak safety perusahaan.[5]

Penyidikan Hukum

Usai insiden pertama pada Juni 2025, penyidik Polresta Barelang telah menetapkan dua orang tersangka berinisial A dan F, yang merupakan penanggung jawab Health, Safety, and Environment (HSE) subkontraktor PT ASL Shipyard. Mereka diduga melakukan kelalaian yang mengakibatkan kebakaran.[1] Namun, hingga terjadi insiden kedua pada Oktober 2025, proses hukum terhadap kedua tersangka tersebut belum disidangkan, dengan berkas perkara masih dalam tahap penelitian kejaksaan.[3]

Status kapal MT Federal II sebagai barang bukti (TKP) setelah insiden pertama telah dicabut setelah penyidikan selesai, sehingga aktivitas perbaikan kapal dapat dilanjutkan sebelum akhirnya insiden kedua terjadi.[3]

Tanggapan

Kombes Pol. Zaenal Arifin, Kapolresta Barelang, membenarkan kedua insiden tersebut sebagai kecelakaan kerja. Ia menyatakan bahwa penyelidikan untuk insiden kedua masih dilakukan untuk memastikan penyebab dan unsur kelalaian di dalamnya.[1][3] Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin memberikan arahan untuk dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden ini.[5]

Tanggapan Keluarga dan Tuntutan Hukum

Menyusul insiden kedua, keluarga korban melaporkan PT ASL Shipyard Indonesia kepada kepolisian. Mereka menuntut pertanggungjawaban hukum dan penyelidikan yang transparan atas tragedi tersebut. Keluarga meminta agar penyelidikan mencakup kemungkinan kelalaian prosedur keselamatan kerja, aspek mekanis kapal, hingga tanggung jawab manajemen perusahaan.[2] Hingga 17 Oktober 2025, pihak PT ASL Shipyard belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan dan kondisi korban.[2]

Lihat Pula

  • Keselamatan dan kesehatan kerja
  • PT ASL Shipyard Indonesia
  • Kota Batam

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Kapal Tanker MT Federal II Terbakar di Galangan ASL Shipyard". Ocean Week. 15 Oktober 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
  2. 1 2 3 4 5 "Korban Ledakan Kapal Tanker MT Federal II Bertambah, 11 Orang Meninggal". Metro TV News. 17 Oktober 2025. Diakses tanggal 17 Oktober 2025.
  3. 1 2 3 4 5 "Kasus Pertama Belum Disidangkan, Kapal MT Federal II Telan Korban Jiwa Lagi". Batam Pos. 16 Oktober 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
  4. 1 2
  5. 1 2 "Polda Kepri Selidiki Ledakan Kapal Tanker MT Federal II di Batam". Metro TV News. 15 Oktober 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kronologi Insiden
  2. Insiden Pertama (24 Juni 2025)
  3. Insiden Kedua (15 Oktober 2025)
  4. Korban
  5. Korban Meninggal Dunia
  6. Korban Luka-Luka
  7. Penanganan dan Penyidikan
  8. Penanganan Darurat
  9. Penyidikan Hukum
  10. Tanggapan
  11. Tanggapan Keluarga dan Tuntutan Hukum
  12. Lihat Pula
  13. Referensi

Artikel Terkait

Indonesia dalam tahun 2025

tanggal 2025-10-16. TV, Metro. "Kapal Tanker MT Federal di Batam Meledak, 10 Tewas 18 Terluka". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2025-11-09

Daftar bencana maritim abad ke-20

http://research.dnv.com/skj/Fsahla/Annex1.pdf "Ferry collides with oil tanker near Manila - HISTORY". 2019-04-01. Diarsipkan dari asli tanggal 1 April

Korea Utara

negara di Asia Timur

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026