Imran adalah seorang politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari 2019 hingga wafatnya pada 2020 mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara. Imran merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya dan semasa menjabat di DPR-RI duduk di Komisi II.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Imran | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 28 Maret 2020 | |
| Daerah pemilihan | Sulawesi Tenggara |
| Bupati Konawe Selatan ke-1 | |
| Masa jabatan 12 Agustus 2005 – 12 Agustus 2015 Pejabat: 2003—05 | |
| Gubernur | |
| Wakil | Sutoarjo Pondiu |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1952-05-11)11 Mei 1952 Tawanga, Konawe, Sulawesi, Indonesia |
| Meninggal | 28 Maret 2020(2020-03-28) (umur 67) Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia |
| Partai politik | Gerindra (2016—20) |
| Afiliasi politik lainnya | Demokrat (2006—11) |
| Suami/istri | Suryani |
| Hubungan | Syamsul Ibrahim (ipar) Ahmad Safei (besan) Asrun (besan) Adriatma Dwi Putra (menantu) |
| Anak | 6, termasuk Wahyu Ade Pratama Imran dan Siska Karina Imran |
| Almamater | Institut Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin |
| Pekerjaan | Politikus |
Imran (11 Mei 1952 – 28 Maret 2020) adalah seorang politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari 2019 hingga wafatnya pada 2020 mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara. Imran merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya dan semasa menjabat di DPR-RI duduk di Komisi II.[1][2]
Sebelum menjadi Anggota DPR-RI, Imran pernah menjabat sebagai Bupati Konawe Selatan selama dua periode dari 2005 hingga 2015.