Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiImperatif
Artikel Wikipedia

Imperatif

Imperatif berasal dari kata bahasa Latin imperare yang artinya adalah memerintah. Bahasa etika tingkat praktis sering kali menggunakan pola-pola imperatif, yang dinyatakan dengan tujuan positif atau tujuan negatif dan diungkapkan secara singular atau universal. Banyak imperatif yang memiliki sifat hipotetis. Immanuel Kant berpendapat bahwa di samping imperatif hipotesis, etika memerlukan dan memperlihatkan juga suatu bentuk Imperatif kategoris. Apakah ada bentuk imperatif kategoris atau tidak yang mengikat kita tanpa adanya syarat. Hal itu harus diserahkan kepada putusan penafsir untuk menafsirkan maksudnya. Namun bahwa kebanyakan bentuk analisis kontemporer mengubah imperatif etis menjadi sebagai hipotetis dan prudensial atau bijaksana, hipotetis dan aproatori, atau hipotetis dan disprobatori. Oswalt berbicara tntang imperatif energi yang rupanya bagi dia terletak di dasar etika maupun semua kegiatan praktis.

halaman disambiguasi Wikimedia
Diperbarui 21 Oktober 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Imperatif
Immanuel Kant berpendapat juga tentang imperatif

Imperatif berasal dari kata bahasa Latin imperare yang artinya adalah memerintah.[1][2] Bahasa etika tingkat praktis sering kali menggunakan pola-pola imperatif, yang dinyatakan dengan tujuan positif atau tujuan negatif dan diungkapkan secara singular atau universal.[1] Banyak imperatif yang memiliki sifat hipotetis. Immanuel Kant berpendapat bahwa di samping imperatif hipotesis, etika memerlukan dan memperlihatkan juga suatu bentuk Imperatif kategoris.[1] Apakah ada bentuk imperatif kategoris atau tidak yang mengikat kita tanpa adanya syarat.[1] Hal itu harus diserahkan kepada putusan penafsir untuk menafsirkan maksudnya.[1] Namun bahwa kebanyakan bentuk analisis kontemporer mengubah imperatif etis menjadi sebagai hipotetis dan prudensial atau bijaksana (jika ingin sukses, naikkan harga dan jangan turunkan harga), hipotetis dan aproatori (jika anda jujur, saya akan senang), atau hipotetis dan disprobatori (jika anda bohong, anda akan dihukum).[1] Oswalt berbicara tntang imperatif energi yang rupanya bagi dia terletak di dasar etika maupun semua kegiatan praktis.[1]

Kata

Kata kerja imperatif (perintah) dibentuk oleh akhiran -kan, -i, dan partikel -lah. Seperti pastikan, hindari, jadilah.[3]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Lorens Bagus (1996). Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia. hlm. 331.
  2. ↑ Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. 1997. hlm. 374.
  3. ↑ Suherli, dkk. (2017). Bahasa Indonesia Kelas XI. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ISBN 987-602-427-098-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kata
  2. Rujukan

Artikel Terkait

Semenanjung Malaya

semenanjung di Asia Tenggara, juga dikenal sebagai Semenanjung Kra

Palmas

genus ikan

Ford Ranger

tanggal 2015-01-05. Halaman disambiguasi ini berisi artikel dengan judul yang terkait dengan Ford Ranger. Jika Anda mencapai halaman ini dari sebuah pranala

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026