Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Imbila

Imbila atau hiraks, juga disebut wabar, adalah sebagian spesies dari empat spesies yang cukup kecil, gemuk, dan merupakan mamalia herbivor di ordo Hyracoidea. Imbila hidup di Afrika dan Timur Tengah. Walau secara fisik hewan ini terlihat dan berukuran seperti tikus atau kelinci, imbila memiliki kekerabatan paling dekat dengan gajah. Imbila bertahan hidup dengan membuat rumah di dalam lubang atau celah bukit batu yang biasa terdapat di sepanjang sisi jurang yang terjal untuk menghindari para pemangsa seperti elang, alap-alap, serigala, anjing hutan, ular serta musang.

ordo mamalia dari Afrika dan Timur Tengah
Diperbarui 22 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Imbila
Imbila
Rentang waktu: Eosen–sekarang 55.8–0 jtyl
PreЄ
Є
O
S
D
C
P
T
J
K
Pg
N
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Eukaryota
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Superordo:
Afrotheria
Grandordo:
Paenungulata
Ordo:
Hyracoidea

Huxley, 1869
Subkelompok
  • Pliohyracidae (punah)
  • Procaviidae
  • Titanohyracidae (punah)
Peta persebaran Procaviidae, satu-satunya anggota Hyracoidea yang masih ada
Artikel takson sembarang

Imbila atau hiraks (dari bahasa yunani ὕραξ "tikus-celurut"), juga disebut wabar, adalah sebagian spesies dari empat spesies yang cukup kecil, gemuk, dan merupakan mamalia herbivor di ordo Hyracoidea. Imbila hidup di Afrika dan Timur Tengah. Walau secara fisik hewan ini terlihat dan berukuran seperti tikus atau kelinci, imbila memiliki kekerabatan paling dekat dengan gajah. Imbila bertahan hidup dengan membuat rumah di dalam lubang atau celah bukit batu yang biasa terdapat di sepanjang sisi jurang yang terjal untuk menghindari para pemangsa seperti elang, alap-alap, serigala, anjing hutan, ular serta musang.

Etimologi

Nama "imbila" berasal dari kata imbila (nama spesies ini di habitat aslinya) dari bahasa Xhosa.[1]

Spesies yang masih ada

Hyracoidea
Procaviidae
  Dendrohyrax  

Imbila pohon selatan, D. arboreus arboreus

Imbila pohon timur, D. arboreus validus[2]


Imbila pohon barat, D. dorsalis
 

Imbila pohon Benin, D. interfluvialis[3]

(genus)
Heterohyrax

Imbila totol-kuning, H. brucei

 

(genus)

 
Procavia

Imbila tanjung, P. capensis

(genus)
(family)
(order)

Evolusi

Daftar spesies yang punah

Filogenik hyracoida awal
Hyracoidea

Seggeurius

Microhyrax

Saghatheriinae

Bunohyrax

Pachyhyrax

Thyrohyrax

Selenohyrax

Saghatherium

Titanohyrax

Antilohyrax

Megalohyrax

Geniohyiinae

Geniohyus

Proboscidea

Perissodactyla[a]

Phenacodontidae

Sebuah filogeni hyracoids yang diketahui dari era Eosen hingga Oligosen. Imbila dunia modern (Procaviidae) mungkin termasuk kelompok kecil yang disebut Saghatheriinae.[4]
  1. ↑ Hubungan antara hyracoida dan Perissodactlya masih diperdebatkan, dan tidak didukung oleh data molekuler.
  • Pliohyracidae
    • Geniohyinae
      • Seggeurius
      • Geniohyus
    • Saghatheriinae
      • Microhyrax
      • Meroehyrax
      • Selenohyrax
      • Bunohyrax
      • Pachyhyrax
      • Megalohyrax
      • Saghatherium
      • Thyrohyrax
    • Titanohyracinae
      • Antilohyrax
      • Titanohyrax
    • Pliohyracinae
      • Sogdohyrax
      • Kvabebihyrax
      • Prohyrax
      • Parapliohyrax
      • Pliohyrax
      • Postschizotherium
  • Procaviidae
    • Procaviinae
      • Gigantohyrax
      • Procavia (Imbila)
        • Procavia antigua
        • Procavia transvaalensis

Referensi

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Imbila" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(July 2007)
  1. ↑ Feely, J.M. isiXhosa names of South African land mammals (PDF). hlm. 142. Diakses tanggal 2025-03-03.
  2. ↑
  3. ↑ Oates, John F.; Woodman, Neal; Gaubert, Philippe; Sargis, Eric J.; Wiafe, Edward D.; Lecompte, Emilie; Dowsett-Lemaire, Françoise; Dowsett, Robert J.; Gonedelé Bi, Sery; Ikemeh, Rachel A.; Djagoun, Chabi A. M. S.; Tomsett, Louise; Bearder, Simon K. (2022). "A new species of tree hyrax (Procaviidae: Dendrohyrax) from West Africa and the significance of the Niger–Volta interfluvium in mammalian biogeography". Zoological Journal of the Linnean Society. 194 (2): 527–552. doi:10.1093/zoolinnean/zlab029.
  4. ↑ Gheerbrant, E; D. Donming; P. Tassy (2005). "Paenungulata (Sirenia, Proboscidea, Hyracoidea, and Relatives)". Dalam Kenneth D. Rose, J. David Archibald (eds.) (ed.). The Rise of Placental Mammals: Origins and Relationships of the Major Extant Clades. Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 84–105. ISBN 080188022X.

Pranala luar

Lihat entri imbila di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hyracoidea.
  • A reference to Hyrax on a website about elephants (includes video of Procavia capensis- video link dead-many links broken) Diarsipkan 2006-10-18 di Wayback Machine.
Pengidentifikasi takson
Hyracoidea
  • Wikidata: Q53099
  • Wikispecies: Hyracoidea
  • ADW: Hyracoidea
  • BOLD: 365
  • CoL: 3DH
  • EoL: 1690
  • EPPO: 1HYRAO
  • GBIF: 784
  • iNaturalist: 43083
  • IRMNG: 10096
  • ITIS: 180675
  • MSW: 11400001
  • NCBI: 9810
  • Open Tree of Life: 561107
  • Paleobiology Database: 43292
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Spesies yang masih ada
  3. Evolusi
  4. Daftar spesies yang punah
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Kerbau Afrika

menyeruduk dan membunuh lebih dari 200 orang setiap tahun. Kerbau afrika bukan merupakan nenek moyang sapi domestik dan jauh lebih besar dengan mamalia anggota

Gajah

hewan darat besar berbelalai, hidup di Afrika dan Asia

Gazel

rumput, dan sabana di Afrika, tetapi mereka juga ditemukan di Asia barat daya dan tengah serta anak benua India. Mereka cenderung hidup berkelompok, dan memakan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026