Iljumun (일주문) adalah jenis arsitektur pintu gerbang tradisional yang didirikan untuk menandai suatu wilayah peribadatan agama Buddha di Korea. Iljumun didirikan untuk melambangkan perbatasan antara kuil dan kehidupan duniawi. Gapura jenis ini memiliki gerbang yang melambangkan pintu masuk menuju kesucian di mana semua pikiran duniawi harus ditinggalkan. Iljumun lebih sering ditemukan sebagai pintu gerbang masuk kuil-kuil Buddha di pegunungan. Sebagian besar arsitektur iljumun didirikan dengan dua atau empat buah tiang penyangga atap yang bila dilihat dari suatu sudut seakan membentuk garis tunggal. Atap bangunan iljumun dikonstruksikan dengan potongan kayu yang disusun secara berhubungan dan menyangga bagian genting. Iljumun diberi ornamen warna-warni seperti hijau, merah, dan kuning untuk mempercantik. Teknik pewarnaan ini dinamakan dancheong.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Iljumun (일주문) adalah jenis arsitektur pintu gerbang tradisional yang didirikan untuk menandai suatu wilayah peribadatan agama Buddha di Korea.[1][2] Iljumun didirikan untuk melambangkan perbatasan antara kuil dan kehidupan duniawi.[1] Gapura jenis ini memiliki gerbang yang melambangkan pintu masuk menuju kesucian di mana semua pikiran duniawi harus ditinggalkan.[1] Iljumun lebih sering ditemukan sebagai pintu gerbang masuk kuil-kuil Buddha di pegunungan.[1] Sebagian besar arsitektur iljumun didirikan dengan dua atau empat buah tiang penyangga atap yang bila dilihat dari suatu sudut seakan membentuk garis tunggal.[1] Atap bangunan iljumun dikonstruksikan dengan potongan kayu yang disusun secara berhubungan dan menyangga bagian genting.[1] Iljumun diberi ornamen warna-warni seperti hijau, merah, dan kuning untuk mempercantik.[3] Teknik pewarnaan ini dinamakan dancheong.[3]