Lepomis macrochirus atau ikan insang biru merupakan ikan air tawar asal Amerika Utara yang umum dijumpai di berbagai perairan tenang dan mengalir termasuk sungai, danau, kolam, serta lahan basah di wilayah timur Pegunungan Rocky. Spesies ini berperan sebagai spesies tipe bagi genus Lepomis dan tergolong dalam famili Centrarchidae, yang mencakup kerakap, serta kakap hitam, berada di bawah ordo Centrarchiformes.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ikan insang biru | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Actinopterygii |
| Ordo: | Centrarchiformes |
| Famili: | Centrarchidae |
| Genus: | Lepomis |
| Spesies: | L. macrochirus |
| Nama binomial | |
| Lepomis macrochirus Rafinesque, 1810 | |
| Sinonim[2] | |
|
Lepomis purpurescens Cope, 1870 | |
Lepomis macrochirus atau ikan insang biru[3] merupakan ikan air tawar asal Amerika Utara yang umum dijumpai di berbagai perairan tenang dan mengalir termasuk sungai, danau, kolam, serta lahan basah di wilayah timur Pegunungan Rocky. Spesies ini berperan sebagai spesies tipe bagi genus Lepomis dan tergolong dalam famili Centrarchidae, yang mencakup kerakap, serta kakap hitam, berada di bawah ordo Centrarchiformes.[4]
Lepomis macrochirus mudah dikenali berkat pelengkap hitam besar yang sering disebut “telinga” yang terletak di sisi belakang penutup insang serta di pangkal sirip punggungnya. Kepala dan bagian dagu biasanya berwarna biru gelap, meskipun pola warna keseluruhannya dapat berubah karena pengaruh kromatofor yang dikendalikan secara saraf di bawah kulit. Setelah ditangkap, ikan ini kerap menampilkan 5–9 garis vertikal pada sisi tubuhnya sebagai bagian dari respons ancaman. Bagian dada dan perut umumnya berwarna kekuningan, sedangkan jantan yang sedang dalam kondisi berkembang biak memperlihatkan dada berwarna oranye terang.[5][6][7]
Ciri morfologinya mencakup tiga duri pada sirip dada, sepuluh hingga dua belas jari-jari sirip, enam hingga tiga belas duri pada sirip punggung, serta sebelas hingga dua belas jari-jari punggung dan dua belas hingga tiga belas jari-jari dada. Bentuk tubuhnya dalam dan pipih, dengan mulut terminal, sisik stenoid, dan garis lateral yang sedikit melengkung ke atas di bagian depan. Ukurannya berkisar antara 100–300 mm, tetapi dapat mencapai lebih dari 410 mm. Rekor terbesar yang pernah tertangkap mencapai 2,2 kg pada tahun 1950. Spesies ini berkerabat dekat dengan mola-mola berbintik oranye dan mola-mola lainnya, namun dapat dibedakan terutama pada struktur di area pangkal sirip punggung lunaknya.[8][9]
Ikan ini secara alami tersebar di Amerika Serikat bagian timur Pegunungan Rocky, mulai dari pesisir Virginia hingga Florida, meluas ke barat hingga Texas dan Meksiko utara, serta ke utara mencapai Minnesota bagian barat, New York, dan tenggara Ontario. Spesies ini kemudian diperkenalkan ke berbagai wilayah di luar sebaran aslinya, termasuk banyak bagian Amerika Utara, Eropa, Afrika Selatan, Zimbabwe, Asia, Amerika Selatan, dan Oseania. Keberadaannya di Teluk Chesapeake juga menunjukkan bahwa ikan ini mampu bertahan pada tingkat salinitas hingga sekitar 1,8%.[10][11]
Di sejumlah daerah introduksi, spesies ini justru menjadi organisme pengganggu; perdagangannya bahkan dilarang di Jerman dan Jepang. Di Jepang, kemunculannya berawal dari hadiah yang diberikan Richard J. Daley, wali kota Chicago saat itu, kepada Putra Mahkota Akihito pada tahun 1960. Sang pangeran kemudian menitipkan ikan tersebut ke lembaga riset perikanan setempat, tetapi populasi itu lolos ke alam liar dan berkembang menjadi spesies invasif yang merugikan fauna lokal, terutama di Danau Biwa. Akihito kemudian menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.[12]