Troupial venezuela atau umum disebut troupial adalah spesies burung pengicau dari keluarga Icteridae. Laboratorium Ornitologi Cornell menyebutnya sebagai "burung yang cantik dan berbakat bersuara". Burung ini merupakan burung nasional Venezuela sehingga nama "Troupial Venezuela" tepat digunakan. Spesies ini terutama tersebar di seluruh Venezuela, meskipun jangkauannya meluas hingga Kolombia utara. Ia juga dapat ditemukan di pulau Margarita, serta di Aruba dan Curaçao, di lepas pantai Venezuela. Spesies ini telah berhasil diintroduksi ke beberapa pulau Karibia, dengan Puerto Riko sebagai introduksi yang paling berhasil. Mereka merupakan penghuni umum semak belukar gurun, hutan kering, dan lahan pertanian dengan pepohonan yang tersebar.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Icterus icterus | |
|---|---|
| Rekaman | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22735310 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Passeriformes |
| Famili | Icteridae |
| Genus | Icterus |
| Spesies | Icterus icterus Linnaeus, 1766 |
| Distribusi | |
Troupial venezuela (Icterus icterus) atau umum disebut troupial adalah spesies burung pengicau dari keluarga Icteridae. Laboratorium Ornitologi Cornell menyebutnya sebagai "burung yang cantik dan berbakat bersuara". Burung ini merupakan burung nasional Venezuela sehingga nama "Troupial Venezuela" tepat digunakan. Spesies ini terutama tersebar di seluruh Venezuela, meskipun jangkauannya meluas hingga Kolombia utara. Ia juga dapat ditemukan di pulau Margarita, serta di Aruba dan Curaçao, di lepas pantai Venezuela. Spesies ini telah berhasil diintroduksi ke beberapa pulau Karibia, dengan Puerto Riko sebagai introduksi yang paling berhasil. Mereka merupakan penghuni umum semak belukar gurun, hutan kering, dan lahan pertanian dengan pepohonan yang tersebar.[1]
Troupial venezuela bisa mencapai ukuran 23-27 cm, dengan berat sekitar 66-88 gram (jantan) dan 61-73 gram (betina).[2] EBird mendeskripsikan troupial ini sebagai "burung yang cerdas dan berani dan merupakan penghuni semak berduri, hutan kaktus, dan lanskap kering lainnya. Berkepala agak besar, sering kali memiliki jambul pendek dan lebat, di sekitar matanya ada kulit telanjang berwarna biru yang mirip tetesan air mata, sehingga berbeda dari kebanyakan burung oriole lainnya. Ia memiliki garis putih panjang di setiap sayapnya. Burung oriole baltimore agak berfisik mirip, tetapi lebih kecil, lebih ramping, dan memiliki lebih sedikit warna hitam di dada dibandingkan troupial venezuela. Vokalisasinya sebagian besar keras dan mirip seruling. Mereka termasuk "chu-wee" dengan intonasi tinggi, "shee-oo" dengan intonasi rendah, serangkaian suara cepat yang seperti terdengar "thank-you, thank-you, thank-you, chu-eee, che-ee, chu-ee," dan "Chu-oo-eee-o."[3]
Burung troupial venezuela lebih menyukai habitat di tepi kering daripada di daerah dengan curah hujan tinggi, dan biasanya ditemukan di area sabana semi-terbuka, hutan kering, llano, semak kering, atau hutan galeri. Troupial juga sering mengunjungi perkebunan buah dan kebun yang dipenuhi buah dan bunga.[4]
Burung ini mencari makan sebagai pasangan kawin atau sebagai keluarga, yang terdiri dari pasangan kawin dan anak-anaknya. Baik berpasangan maupun sebagai kelompok keluarga, troupial jarang mencari makan di sekitar kawanan besar. Sepanjang musim kawin, troupial mencari makan serangga di pohon dan semak rendah. Di pulau-pulau tropis, mereka mencari makan berupa buah yang jatuh di tanah. Selama musim non-kawin, troupial di beberapa daerah mengonsumsi buah. Buah kaktus raksasa, misalnya, dapat menjadi makanan troupial saat musimnya. Buah-buahan lain yang dimakan meliputi mangga, kenepa, sawo, sirsak, pepaya, kurma, dan ceri malphighia. Burung ini juga telah diamati mencari makan di tempat makan burung, di kebun dengan pohon buah-buahan, dan di perkebunan buah.[4]