Loftleiðir Penerbangan 001 adalah penerbangan sewaan haji yang dioperasikan oleh pesawat Douglas DC-8 yang mengalami kecelakaan saat mendekati Kolombo, Sri Lanka pada 15 November 1978. Kecelakaan tersebut menewaskan 183 dari 262 penumpang dan awak pesawat. Laporan resmi dari otoritas Sri Lanka menyimpulkan bahwa penyebab kemungkinan kecelakaan adalah kegagalan awak pesawat untuk mematuhi prosedur pendaratan; namun, otoritas Amerika Serikat dan Islandia mengklaim bahwa peralatan yang rusak di bandara dan kesalahan kontrol lalu lintas udara menjadi penyebab kecelakaan. Kecelakaan ini merupakan kecelakaan penerbangan paling mematikan kedua pada tahun 1978, setelah Air India Penerbangan 855.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Oktober 2010) |
TF-FLA, pesawat yang terlibat dalam kecelakaan itu | |
| Ringkasan Accident | |
|---|---|
| Tanggal | 15 November 1978 |
| Lokasi |
|
![]() | |
| Pesawat | |
| Jenis pesawat | Douglas DC-8-63CF |
| Nama pesawat | Leifur Eiríksson |
| Operator | Loftleiðir atas nama Garuda Indonesia |
| IATA | LL001 |
| Kode panggil | LIMA LIMA 001 |
| Registrasi | TF-FLA |
| Asal | Bandar Udara Kandara, Jeddah, Arab Saudi |
| Perhentian | Bandar Udara Internasional Bandaranaike, Kolombo, Sri Lanka |
| Tujuan | Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Indonesia |
| Orang dalam pesawat | 262 |
| Penumpang | 249 |
| Awak | 13 |
| Tewas | 183 |
| Cedera | 75 |
| Selamat | 79 |
Loftleiðir Penerbangan 001 adalah penerbangan sewaan haji yang dioperasikan oleh pesawat Douglas DC-8 yang mengalami kecelakaan saat mendekati Kolombo, Sri Lanka pada 15 November 1978. Kecelakaan tersebut menewaskan 183 dari 262 penumpang dan awak pesawat. Laporan resmi dari otoritas Sri Lanka menyimpulkan bahwa penyebab kemungkinan kecelakaan adalah kegagalan awak pesawat untuk mematuhi prosedur pendaratan; namun, otoritas Amerika Serikat dan Islandia mengklaim bahwa peralatan yang rusak di bandara dan kesalahan kontrol lalu lintas udara menjadi penyebab kecelakaan.[1] Kecelakaan ini merupakan kecelakaan penerbangan paling mematikan kedua pada tahun 1978, setelah Air India Penerbangan 855.
Dengan 183 korban tewas, kecelakaan Penerbangan 001 merupakan kecelakaan paling mematikan yang melibatkan maskapai Islandia dan kecelakaan paling mematikan kedua dalam sejarah penerbangan Sri Lanka setelah Martinair Penerbangan 138, sebuah pesawat DC-8 sewaan yang jatuh empat tahun sebelumnya (juga disewa oleh Garuda).[2]
Pesawat yang mengalami kecelakaan adalah pesawat Douglas DC-8-63CF registrasi TF-FLA yang memiliki nama Leifur Eiríksson. Pesawat buatan tahun 1968 tersebut memiliki nomor seri manufaktur 46020, nomor lini produksi 415, dan ditengai oleh empat mesin turbofan Pratt & Whitney JT3D.[3] Loftleiðir sebagai operator pesawat tersebut saat itu menyewakannya kepada Garuda Indonesian Airways untuk mengoperasikan penerbangan haji.[4]

Pemerintah Indonesia membangun sebuah kompleks perkuburan umum di Banjarbaru yang bernama Makam Syuhada Haji untuk memakamkan seluruh jenazah korban kecelakaan yang berasal dari Indonesia. Terdapat pula sebuah monumen yang bertuliskan nama para korban yang dimakamkan di perkuburan tersebut.[5]