Ibrahim Müteferrika adalah seorang diplomat, polimatik, penerbit pencetak, abdi, ekonom, pembawa surat, astronom, sejarawan, historiografer, sarjana Islam Ottoman kelahiran Hungaria dan teolog, sosiolog, dan Muslim pertama yang menjalankan sebuah pers percetakan dengan menggunakan tulisan Arab.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama dalam bahasa asli | (tr) İbrahim Müteferrika |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 1674 Cluj-Napoca |
| Kematian | 1745 Istanbul |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | ekonom, sosiolog, penyair, ahli geografi, antropolog, sejarawan, penulis |


Ibrahim Müteferrika (bahasa Turki: İbrahim Müteferrikacode: tr is deprecated ; 1674–1745) adalah seorang diplomat, polimatik, penerbit pencetak, abdi, ekonom, pembawa surat, astronom, sejarawan, historiografer, sarjana Islam Ottoman kelahiran Hungaria dan teolog, sosiolog,[1] dan Muslim pertama yang menjalankan sebuah pers percetakan dengan menggunakan tulisan Arab.[2]
Ibrahim Muteferrika lahir di Kolozsvár (sekarang Cluj-Napoca, Rumania). Ia adalah seorang Unitarian beretnis Hungaria yang berpindah ke agama Islam.[2][3] Namun, nama bahasa Hungaria aslinya tidak diketahui.[2]
"Kenapa negara-negara Kristen, yang bangkit pada masa lampau berbanding dengan negara-negara Muslim yang mulai mendominasi sejumlah lahan pada masa-masa modern dan sempat dikalahkan sesekali oleh kemenangan para tentara Ottoman?"..."Karena mereka memiliki hukum dan peraturan yang diciptakan oleh akal budi"
Ibrahim Muteferrika, Rational basis for the Politics of Nations (1731)[4]
Pada usia muda, Ibrahim Muteferrika masuk ke pelayanan diplomatik Ottoman. Ia mengambil sebuah bagian aktif dalam negosiasi antara Austria dan Rusia. Ibrahim Muteferrika adalah sebuah figur aktif dalam mempromosikan aliansi Prancis-Ottoman (1737–1739) melawan Austria dan Rusia. Ibrahim Muteferrika juga dikenal karena perannya dalam aksi Ottoman-Swedia melawan Rusia. Pada masa pelayanannya sebagai seorang diplomat, ia dikenal karena berteman dengan beberapa tokoh berpengaruh termasuk Osman Aga dari Temesvar, seorang diplomat asal Transylvania dan mantan tahanan perang yang ditahan di Austria.[5]
Pada masa ia menjadi diplomat, ia memiliki minat dalam hal mengumpulkan buku yang membantunya mengetahui Renaisans, gerakan Protestan di Eropa, dan kebangkitan kekuasaan kekaisaran kolonial di Eropa.

Muteferrika, yang merupakan nama terakhir yang berasal dari nama pekerjaannya sebagai seorang Müteferrika, kepala rumah tangga, dibawah kepemimpinan Sultan Ahmed III dan pada masa Era Tulip, juga merupakan seorang geografer, astronom, dan filsuf.[2]
Muteferrika meninggal di Istanbul.
Sebuah patung Muteferrika dapat ditemukan di Sahaflar Çarşısı, Grand Bazaar, Istanbul.[6]
Sebanyak 17 judul diterbitkan oleh Muteferrika di pers miliknya sendiri pada masa hidupnya:
(Kebanyakan salinan dari Tarih-i Çelebizade dapat ditemukan dalam volume ketiga dan terakhir dari Tarih-i Raşid dan dijual bersama dengan karya tersebut.)