Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ibex pirenia

Ibex pirenia, atau yang juga dikenal dengan nama bucardo dalam bahasa Spanyol dan Aragon, bukardo dalam Basque, herc dalam Katalan, atau bouquetin dalam bahasa Prancis, adalah salah satu dari empat subspesies ibex iberia atau kambing liar iberia, yang endemik ke Pegunungan Pirenia. Ibex pirenia paling umum ditemukan di Pegunungan Cantabria, Prancis Selatan, dan Pirenia utara. Spesies ini umum pada kala Holosen dan Pleistosen akhir, dimana mereka memiliki morfologi, terutama beberapa tengkorak, yang ditemukan lebih besar dari pada subspesies-subspesies Capra lainnya diE Eropa barat daya dari masa yang sama.

Wikipedia article
Diperbarui 15 April 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ibex pirenia

Ibex pirenia
Ilustrasi dari tahun 1898
Status konservasi
Punah  (2000, 2003)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Subfamili: Caprinae
Tribus: Caprini
Genus: Capra
Spesies:
C. pyrenaica
Subspesies:
†C. p. pyrenaica
Nama trinomial
†Capra pyrenaica pyrenaica
(Schinz, 1838)

Ibex pirenia (Capra pyrenaica pyrenaica), atau yang juga dikenal dengan nama bucardo dalam bahasa Spanyol dan Aragon, bukardo dalam Basque, herc dalam Katalan, atau bouquetin dalam bahasa Prancis, adalah salah satu dari empat subspesies ibex iberia atau kambing liar iberia, yang endemik ke Pegunungan Pirenia. Ibex pirenia paling umum ditemukan di Pegunungan Cantabria, Prancis Selatan, dan Pirenia utara. Spesies ini umum pada kala Holosen dan Pleistosen akhir, dimana mereka memiliki morfologi, terutama beberapa tengkorak, yang ditemukan lebih besar dari pada subspesies-subspesies Capra lainnya diE Eropa barat daya dari masa yang sama.

Pada Januari 2000, ibex pirenia terakhir mati, menandai punahnya subspesies ini. Subspesies lainnya masih sintas: Ibex spanyol barat atau ibex gredos dan ibex spanyol tenggara atau ibex beceite, sementara ibex portugal telah punah. Karena ibex pirenia terakhir mati sebelum para ahli dapat cukup menelaahnya, taksonomi dari subspesies ini masih kontroversial.

Setelah beberapa percobaan gagal dalam menghidupkan kembali subspesies ini melalui kloning, seekor spesimen hidup lahir pada Juli 2003. Ibex pirenia hasil kloning ini lahir di Spanyol melalui metode-metode kloning genetik, dengan makalah risetnya diterbitkan pada 2009.[2] Namun, ibex tersebut mati beberapa menit setelah kelahiran karena adanya cacat paru-paru.[3][4] Ibex pirenia menjadi satu-satunya hewan yang pernah dipulihkan dari kepunahan—dan juga satu-satunya yang punah dua kali.

Referensi

  1. ↑ Herrero, J.; Pérez, J.M. (2008). "Capra pyrenaica subsp. pyrenaica". 2008: e.T3798A10085397. doi:10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T3798A10085397.en.
  2. ↑ "Return of the Neanderthals". National Geographic Society. 2013-03-06.
  3. ↑ Folch, José; Cocero, María Jesús; Chesné, Patrick; Alabart, J. L.; Domínguez, Verónica; Cognié, Yves; Roche, Alberto; Fernández-Árias, Alberto; Martí, José Ignacio; Sánchez, P.; Echegoyen, E.; Beckers, Jeane François; Sánchez Bonastre, Armand; Vignon, Xavier (2009). "First birth of an animal from an extinct subspecies (Capra pyrenaica pyrenaica) by cloning". Theriogenology. 71 (6): 1026–1034. doi:10.1016/j.theriogenology.2008.11.005. PMID 19167744.
  4. ↑ Zimmer, Carl (April 2013). "Bringing Them Back to Life". National Geographic Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-01-19. Diakses tanggal 2019-11-17.
Pengidentifikasi takson
Capra pyrenaica pyrenaica
  • Wikidata: Q1941059
  • ECOS: 4236
  • Fauna Europaea (new): 6c29c76c-8c50-477d-b83c-c77e0fe5de3c
  • GBIF: 7342823
  • iNaturalist: 424102
  • ITIS: 898944
  • NCBI: 398063

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026