Hutan, lahan berpohon, dan semak belukar Mediterania merupakan suatu bioma yang didefinisikan oleh World Wide Fund for Nature. Bioma ini umumnya ditandai oleh musim panas yang kering dan musim dingin yang basah, meskipun di beberapa wilayah curah hujan dapat berlangsung merata sepanjang tahun. Musim panas biasanya terasa panas di daerah pedalaman yang rendah, tetapi dapat sejuk di wilayah pesisir yang berdekatan dengan laut yang lebih dingin. Sebaliknya, musim dingin cenderung ringan hingga sejuk di dataran rendah, namun bisa menjadi dingin di daerah pedalaman dan dataran tinggi. Seluruh ekoregion ini memiliki karakteristik yang sangat khas dan, secara keseluruhan, menampung sekitar 10% dari seluruh spesies tumbuhan di Bumi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Hutan, lahan berpohon, dan semak belukar Mediterania merupakan suatu bioma yang didefinisikan oleh World Wide Fund for Nature.[1] Bioma ini umumnya ditandai oleh musim panas yang kering dan musim dingin yang basah, meskipun di beberapa wilayah curah hujan dapat berlangsung merata sepanjang tahun. Musim panas biasanya terasa panas di daerah pedalaman yang rendah, tetapi dapat sejuk di wilayah pesisir yang berdekatan dengan laut yang lebih dingin. Sebaliknya, musim dingin cenderung ringan hingga sejuk di dataran rendah, namun bisa menjadi dingin di daerah pedalaman dan dataran tinggi. Seluruh ekoregion ini memiliki karakteristik yang sangat khas dan, secara keseluruhan, menampung sekitar 10% dari seluruh spesies tumbuhan di Bumi.[2]

Bioma hutan, lahan kayu, dan semak belukar Mediterania umumnya ditemukan di zona beriklim Mediterania pada wilayah lintang menengah, meskipun tidak terbatas pada zona tersebut.[1] Wilayah-wilayah utama bioma ini meliputi:
Namun, bioma ini tidak terbatas hanya pada zona beriklim Mediterania. Vegetasi serupa juga dapat dijumpai di zona iklim lain yang berbatasan dengan wilayah Mediterania, seperti daerah yang lebih kering dalam iklim samudra dan iklim subtropis lembap, serta di wilayah yang lebih subur pada zona iklim semi-kering. Wilayah non-Mediterania yang memiliki vegetasi khas Mediterania antara lain Lembah Sungai Nil di Mesir (yang memanjang ke hulu di sepanjang tepi sungainya), sebagian Eastern Cape di Afrika Selatan, tenggara Australia, tenggara Azerbaijan, tenggara Turki, bagian utara Irak, Provinsi Mazandaran di Iran, Italia Tengah, beberapa bagian Balkan (termasuk Yunani Utara), Krimea Selatan di Ukraina, serta wilayah utara dan barat Yordania.[butuh rujukan]