Huta Rakyat merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Huta Rakyat | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Kantor Kepala Desa Huta Rakyat | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kabupaten | Dairi | ||||
| Kecamatan | Sidikalang | ||||
| Kode pos | 22219 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.11.01.2011 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | 7.752 jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Huta Rakyat merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Nama Desa Huta Rakyat berasal dari Bahasa Batak Toba, di mana huta berarti kampung atau desa. Sehingga nama Huta Rakyat secara harfiah memiliki arti sebagai "kampung rakyat".
Pada masa pendudukan Belanda, wilayah ini dikenal dengan nama Huta Raja, yang berarti “tempat tinggal para raja”. Sebagian wilayahnya juga disebut Kampung Karo, yang kini berada di Dusun III, karena banyaknya etnis Batak Karo yang bermukim di daerah tersebut. Seiring dengan perkembangan pemerintahan di Kabupaten Dairi, wilayah ini kemudian ditetapkan sebagai desa dengan nama Desa Huta Rakyat.[1]
Desa Huta Rakyat terdiri dari enam dusun, yaitu:[1]
Mayoritas penduduk Desa Huta Rakyat adalah Suku Batak Toba. Selain itu, terdapat juga etnis Batak Pakpak, Batak Karo, dan Batak Simalungun. Estimasi jumlah etnis Batak Pakpak di Desa Huta Rakyat adalah sekitar 8% dari total populasi desa, sedangkan estimasi jumlah etnis Batak Karo adalah sekitar 4% dari total populasi desa.
Mayoritas penduduk Desa Huta Rakyat memeluk agama Kristen.