Hukuman mati adalah sebuah keputusan hukum di Guatemala, dan dilakukan dengan cara suntik mati dan, yang kurang sering dipakai, regu tembak.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Hukuman mati adalah sebuah keputusan hukum di Guatemala, dan dilakukan dengan cara suntik mati dan, yang kurang sering dipakai, regu tembak.
Pada April 2017, lima eksekusi telah dilakukan sejak 1983; semuanya disiarkan langsung di televisi. Eksekusi terakhir dilakukan pada 29 Juni 2000, saat penculik dan pembunuh Amilcar Cetino Perez dan Tomas Cerrate Hernandez dieksekusi dengan cara suntik mati yang disiarkan secara langsung di televisi.
Dari 2005-2012, hukuman dari seluruh 54 tahanan yang terancam hukuman mati diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup. Saat ini, tak ada tahanan yang terancam hukuman mati di Guatemala.
Presiden Guatemala saat ini, Jimmy Morales, mendukung hukuman mati.
| Orang yang dieksekusi | Tanggal eksekusi | Kejahatan | Metode | Di bawah pemerintahan Presiden | |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Pedro Castillo | 13 September 1996 | penculikan, pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis berusia 4 tahun | regu tembak | Álvaro Arzú |
| 2 | Roberto Giron | 13 September 1996 | penculikan, pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis berusia 4 tahun | regu tembak | Álvaro Arzú |
| 3 | Manuel Martinez Coronado | 10 Februari 1998 | menjagal tujuh anggota keluarga | suntik mati | Álvaro Arzú |
| 4 | Amilcar Cetino Perez | 29 Juni 2000 | penculikan dan pembunuhan pengusahawati Isabel de Botra | suntik mati | Alfonso Portillo |
| 5 | Tomas Cerrate Hernandez | 29 Juni 2000 | penculikan dan pembunuhan pengusahawati Isabel de Botra | suntik mati | Alfonso Portillo |