Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hukum termodinamika kedua

Hukum termodinamika kedua adalah hukum fisika yang menyatakan bahwa adalah tidak mungkin untuk membuat sebuah mesin kalor yang bekerja dalam suatu siklus yang semata-mata mengubah energi panas yang diperoleh dari suatu reservoir pada suhu tertentu seluruhnya menjadi usaha mekanik. Hukum kedua termodinamika mengatakan bahwa aliran kalor memiliki arah; dengan kata lain, tidak semua proses di alam semesta adalah reversible . Sebagai contoh jika seekor beruang kutub tertidur di atas salju, maka salju di bawah tubuh nya akan mencair karena kalor dari tubuh beruang tersebut. Akan tetapi beruang tersebut tidak dapat mengambil kalor dari salju tersebut untuk menghangatkan tubuhnya. Dengan demikian, aliran energi kalor memiliki arah, yaitu dari panas ke dingin. Satu aplikasi penting dari hukum kedua adalah studi tentang mesin kalor.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hukum termodinamika kedua
Termodinamika
Mesin panas klasik Carnot
Cabang
  • Klasik
  • Statistik
  • Kimia
  • Termodinamika kuantum
  • Kesetimbangan / Tak setimbang
Hukum
  • Kenol
  • Pertama
  • Kedua
  • Ketiga
Sistem
Keadaan
  • Persamaan keadaan
  • Gas ideal
  • Gas nyata
  • Wujud zat
  • Kesetimbangan
  • Volume kontrol
  • Instrumen
Proses
  • Isobarik
  • Isokorik
  • Isotermis
  • Adiabatik
  • Isentropik
  • Isentalpik
  • Quasistatik
  • Politropik
  • Ekspansi bebas
  • Reversibel
  • Ireversibel
  • Endoreversibilitas
Siklus
  • Mesin kalor
  • Pompa kalor
  • Efisiensi termal
Properti sistem
Catatan: Variabel konjugat dengan huruf miring
  • Diagram properti
  • Sifat ekstensif dan intensif
Fungsi proses
  • Kerja
  • Panas
Fungsi keadaan
  • Suhu / Entropi (Pendahuluan)
  • Tekanan / Volume
  • Potensi kimia / Nomor partikel
  • Kualitas uap
  • Properti tereduksi
Persamaan
  • Teorema Carnot
  • Teorema Clausius
  • Hubungan dasar
  • Hukum gas ideal
  • Hubungan Maxwell
  • Onsager reciprocal relations
  • Persamaan Bridgman
  • Tabel persamaan termodinamika
Potensial
  • Energi bebas
  • Entropi bebas
  • Energi dalam
    U ( S , V ) {\displaystyle U(S,V)} {\displaystyle U(S,V)}
  • Entalpi
    H ( S , p ) = U + p V {\displaystyle H(S,p)=U+pV} {\displaystyle H(S,p)=U+pV}
  • Energi bebas Helmholtz
    A ( T , V ) = U − T S {\displaystyle A(T,V)=U-TS} {\displaystyle A(T,V)=U-TS}
  • Energi bebas Gibbs
    G ( T , p ) = H − T S {\displaystyle G(T,p)=H-TS} {\displaystyle G(T,p)=H-TS}
Ilmuwan
  • Bernoulli
  • Boltzmann
  • Carnot
  • Clapeyron
  • Clausius
  • Carathéodory
  • Duhem
  • Gibbs
  • von Helmholtz
  • Joule
  • Maxwell
  • von Mayer
  • Onsager
  • Rankine
  • Smeaton
  • Stahl
  • Thompson
  • Thomson
  • van der Waals
  • Waterston
  • Wikipedia book Buku
  • Category Kategori
  • Portal Portal Termodinamika
  • l
  • b
  • s

Hukum termodinamika kedua adalah hukum fisika yang menyatakan bahwa adalah tidak mungkin untuk membuat sebuah mesin kalor yang bekerja dalam suatu siklus yang semata-mata mengubah energi panas yang diperoleh dari suatu reservoir pada suhu tertentu seluruhnya menjadi usaha mekanik.[1] Hukum kedua termodinamika mengatakan bahwa aliran kalor memiliki arah; dengan kata lain, tidak semua proses di alam semesta adalah reversible (dapat dibalikkan arahnya). Sebagai contoh jika seekor beruang kutub tertidur di atas salju, maka salju di bawah tubuh nya akan mencair karena kalor dari tubuh beruang tersebut. Akan tetapi beruang tersebut tidak dapat mengambil kalor dari salju tersebut untuk menghangatkan tubuhnya. Dengan demikian, aliran energi kalor memiliki arah, yaitu dari panas ke dingin. Satu aplikasi penting dari hukum kedua adalah studi tentang mesin kalor.

Lihat pula

  • Hukum termodinamika

Referensi

  1. ↑ Yuberti (2013). Konsep Materi Fisika Dasar 2 (PDF). Bandar Lampung: Anugrah Utama Raharja (AURA). hlm. 74. ISBN 978-602-1297-30-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • (Indonesia) Hukum kedua termodinamika
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Republik Ceko


Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Termodinamika

pertama termodinamika dan hukum termodinamika kedua menjadi acuan dalam membahas mengenai perubahan energi. Pengukuran di dalam termodinamika tidak dinyatakan

Hukum termodinamika

Hukum-hukum termodinamika pada prinsipnya menjelaskan peristiwa perpindahan panas dan usaha pada proses termodinamika. Sejak perumusannya, hukum-hukum

Hukum pertama termodinamika

Pernyataan paling umum dari hukum pertama termodinamika ini berbunyi: Kenaikan energi internal dari suatu sistem termodinamika sebanding dengan jumlah energi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026