Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hukum perbandingan tetap

Dalam kimia, hukum perbandingan tetap atau hukum Proust adalah hukum yang menyatakan bahwa suatu senyawa kimia terdiri dari unsur-unsur dengan perbandingan massa yang selalu tepat sama. Dengan kata lain, setiap sampel suatu senyawa memiliki komposisi unsur-unsur yang tetap. Misalnya, air terdiri dari 8/9 massa oksigen dan 1/9 massa hidrogen. Bersama dengan hukum perbandingan berganda, hukum perbandingan tetap adalah hukum dasar stoikiometri.

Wikipedia article
Diperbarui 12 September 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hukum perbandingan tetap
Joseph Louis Proust, pencetus hukum perbandingan tetap

Dalam kimia, hukum perbandingan tetap atau hukum Proust (diambil dari nama kimiawan Prancis Joseph Proust) adalah hukum yang menyatakan bahwa suatu senyawa kimia terdiri dari unsur-unsur dengan perbandingan massa yang selalu tepat sama.[1] Dengan kata lain, setiap sampel suatu senyawa memiliki komposisi unsur-unsur yang tetap. Misalnya, air terdiri dari 8/9 massa oksigen dan 1/9 massa hidrogen. Bersama dengan hukum perbandingan berganda (hukum Dalton), hukum perbandingan tetap adalah hukum dasar stoikiometri.

Sejarah

Perbandingan tetap pertama kali dikemukakan oleh Joseph Proust, setelah serangkaian eksperimen pada tahun 1797 dan 1804.[2] Hal ini telah sering diamati sejak lama sebelum itu, tetapi Proust-lah yang mengumpulkan bukti-bukti dari hukum ini dan mengemukakannya[3] Pada saat Proust mengemukakan hukum ini, konsep yang jelas mengenai senyawa kimia belum ada (misalnya bahwa air adalah H2O dsb.). Hukum ini memberikan kontribusi pada konsep mengenai bagaimana unsur-unsur membentuk senyawa. Pada 1803 John Dalton mengemukakan sebuah teori atom, yang berdasarkan pada hukum perbandingan tetap dan hukum perbandingan berganda, yang menjelaskan mengenai atom dan bagaimana unsur membentuk senyawa.

Hukum perbandingan tetap menurut data percobaan di laboratorium Proust mengemukakan bahwa suatu senyawa yang dibentuk oleh massar unsur-unsur itu selalu tetap. Massa zat yang bereaksi dengan sejumlah tertentu zat lain massa yang tetap atau suatu senyawa selalu terdiri atas unsur-unsur yang sama dengan perbandingan yang tetap pada suatu reaksi kimia.[4]

Penyimpangan dari hukum Proust

Perlu diketahui bahwa sekalipun hukum ini amat berguna dalam dasar-dasar kimia modern, hukum perbandingan tetap tidak selalu berlaku untuk semua senyawa. Senyawa yang tidak mematuhi hukum ini disebut senyawa non-stoikiometris. Perbandingan massa unsur-unsur pada senyawa non-stoikiometris berbeda-beda pada berbagai sampel. Misalnya oksida besi wüstite, memiliki perbandingan antara 0.83 hingga 0.95 atom besi untuk setiap atom oksigen. Proust tidak mengetahui hal ini karena peralatan yang ia gunakan tidak cukup akurat untuk membedakan angka ini.

Selain itu, hukum Proust juga tidak berlaku untuk senyawa-senyawa yang mengandung komposisi isotop yang berbeda. Komposisi isotop dapat berbeda sesuai sumber dari unsur yang membentuk senyawa tersebut. Perbedaan ini dapat digunakan untuk penanggalan secara kimia, karena proses-proses astronomis, atmosferis, maupun proses dalam samudra, kerak bumi dan Bumi bagian dalam kadang-kadang memiliki kecenderungan terhadap isotop berat ataupun ringan. Perbedaan yang diakibatkan amat sedikit, tetapi biasanya dapat diukur dengan peralatan modern. Selain itu, hukum proust juga tidak berlaku pada polimer, baik polimer alami maupun polimer buatan.

Lihat pula

  • Hukum kimia
  • Hukum perbandingan berganda
  • Stoikiometri

Referensi

  1. ↑ Hasan, M., Fitri, Z., dan Rahmayani, R.F.I. (2017). Ikatan Kimia (PDF). Banda Aceh: SYIAH KUALA UNIVERSITY PRESS. hlm. 2. ISBN 978-602-5679-04-9. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "The Law of Definite Proportions: Proust 1797". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-11-18. Diakses tanggal 2007-08-28.
  3. ↑ law of definite proportions, Encyclopædia Britannica
  4. ↑ Sulastri dan Rahmadani, R.F.I. (2017). Kimia Dasar 1 (PDF). Banda Aceh: Program Studi Pendidikan Kimia. hlm. 55–56. ISBN 978-602-5679-02-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]

Daftar pustaka

Sulastri dan Rahmadani, R.F.I. (2017). Kimia Dasar 1 (PDF). Banda Aceh: Program Studi Pendidikan Kimia. hlm. 55–56. ISBN 978-602-5679-02-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]

Hasan, M., Fitri, Z., Rahmayani, R.F.I. (2017). Ikatan Kimia (PDF). Banda Aceh: SYIAH KUALA UNIVERSITY PRESS. hlm. 2. ISBN 978-602-5679-04-9. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Penyimpangan dari hukum Proust
  3. Lihat pula
  4. Referensi
  5. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Hukum perbandingan berganda

pada karbondioksida. Perbandingan massa oksigen mendekati 2:1,yang perbandingan bilangan bulat sederhana, mematuhi hukum perbandingan berganda. Pengamatan

Hukum Gay-Lussac

Hukum perbandingan volume atau hukum Gay Lussac adalah sebuah hukum kimia yang menyatakan bahwa sejumlah gas yang direaksikan dengan volume konstan atau

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

kementerian di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026