Hubungan Papua Nugini dengan Timor Leste merujuk pada hubungan luar negeri antara negara Papua Nugini dan Timor Leste.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Papua Nugini |
Timor Leste |
|---|---|
Hubungan Papua Nugini dengan Timor Leste merujuk pada hubungan luar negeri antara negara Papua Nugini dan Timor Leste.

Timor Leste dan Papua Nugini menjalin hubungan diplomatik pada tanggal 22 Juli 2002, pada akhir konferensi Kelompok ACP di Fiji.[1]
Timor Leste adalah rumah bagi kelompok etnis berbahasa Papua dan menjalin hubungan dengan kawasan Melanesia dan Pasifik. Sebagai pengamat, Timor Leste berpartisipasi dalam KTT ketiga negara-negara ACP pada Juli 2002 dan, sejak Agustus 2002, dalam pertemuan tahunan kepala negara dan pemerintahan Forum Kepulauan Pasifik.[2] Pada tahun 2016, negara ini bergabung dengan Forum Kepulauan Pasifik. Timor Leste memiliki status pengamat di Melanesian Spearhead Group sejak tahun 2010.
Timor Leste dan Papua Nugini sama-sama merupakan anggota Gerakan Non-Blok, Kelompok Daerah Afrika, Karibia, dan Pasifik, serta negara-negara G7+, di mana Timor Leste memainkan peran utama. Papua Nugini memiliki status pengamat di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), sedangkan Timor Leste menjadi anggota penuh sejak 26 Oktober 2025.[3]
Pada tahun 2019, Richard Maru, Menteri Perencanaan dan Pemantauan Nasional Papua Nugini, mengunjungi Timor Leste.[4]
Duta Besar Papua Nugini di Jakarta, Indonesia, juga bertanggung jawab atas Timor Leste.
Timor Leste diwakili di Port Moresby oleh Konsul Kehormatan Chris Durman.[5][6]
Kantor Statistik Timor Leste tidak melaporkan adanya hubungan perdagangan antara Timor Leste dan Papua Nugini pada tahun 2018.[7]