Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hubungan Britania Raya dengan Jepang

Britania dan Jepang sama-sama merupakan anggota dari Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership, G7, G20, International Criminal Court, OECD, United Nations, dan World Trade Organization. Mereka juga memiliki perjanjian perdagangan bebas yang disebut Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Jepang–Inggris Raya, perjanjian pajak, dan perjanjian akses timbal balik; Britania Raya adalah salah satu dari hanya tiga negara yang memiliki kesamaan terakhir dengan Jepang, dan merupakan satu-satunya negara Eropa yang memiliki kesamaan tersebut.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hubungan Britania Raya dengan Jepang
Hubungan Jepang–Britania Raya
Peta memperlihatkan lokasi Jepang dan Britania Raya

Jepang

Britania Raya
Misi diplomatik
Kedutaan Besar Jepang, LondonKedutaan Besar Britania Raya, Tokyo
Wakil
Duta Besar Jepang untuk Britania Raya
Hiroshi Suzuki
(sejak November 2024)
Duta Besar Britania Raya untuk Jepang
Julia Longbottom
(sejak 1 Maret 2021)

Britania dan Jepang sama-sama merupakan anggota dari Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership, G7, G20, International Criminal Court, OECD, United Nations, dan World Trade Organization. Mereka juga memiliki perjanjian perdagangan bebas yang disebut Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Jepang–Inggris Raya, perjanjian pajak, dan perjanjian akses timbal balik; Britania Raya adalah salah satu dari hanya tiga negara yang memiliki kesamaan terakhir dengan Jepang,[a] dan merupakan satu-satunya negara Eropa yang memiliki kesamaan tersebut.

Sejarah

Diketahui bahwa Britania Raya telah berlabuh di Jepang sejak tahun 1580 pada era Tensho. Namun, tidak ada bukti yang kuat sebelum kedatangan William Adams pada 19 April 1600. Ia bergabung sebagai navigator rombongan kapal Belanda yang berlayar dari pulau Texel dengan tujuan awal ke Hindia melewati selat Magellan. Namun, tujuan berganti ke Jepang setelah mendapat saran dari Dirk Herritzon.[1]

Namun, sumber lain mengatakan bahwa pada tanggal 12 Juli 1596, sebuah kapal bermuatan berat bernama San Felipe berlayar dari Manila menuju Meksiko, tetapi tiga bulan kemudian kapal tersebut terjebak badai dan terdampar di Urado, Sakuni (sekarang bagian selatan Kota Kochi) pada tanggal 19 Oktober di tahun yang sama. Kapal tersebut tenggelam beberapa hari kemudian, tetapi penguasa feodal, Chosokabe Motochika (1539-1599) mengirim kapal untuk menyelamatkan awak kapal San Felipe dan mengambil muatan yang ada di dalamnya. Seluruh muatan disita oleh Toyotomi Hideyoshi, kemudian kapten serta awak kapal dibebaskan pada Januari 1597, dari Nagasaki kembali ke Filipina. Kapal San Felipe membawa sekitar tujuh misionaris dan pelaut dari berbagai negara, termasuk Inggris.[1]

Hubungan diplomatik formal dimulai dengan perjanjian pada September 1854, yang akhirnya mengarah pada Aliansi Anglo-Jepang tahun 1902. Ini menandai berakhirnya filosofi "isolasi gemilang" yang dianut Inggris sejak tahun 1815, sementara Jepang menerima dukungan Inggris yang sangat dibutuhkan menjelang Perang Russo-Jepang yang akan datang. Kemenangan Jepang atas Rusia memperkuat aliansi tersebut, yang berlangsung selama dua dekade, tetapi tekanan dari Amerika Serikat dan Perjanjian Empat Kekuatan tahun 1921 kemudian mengakhirinya. Hubungan memburuk dengan cepat selama tahun 1930-an karena invasi Jepang ke Manchuria, dan terputusnya pasokan minyak pada tahun 1941 semakin meningkatkan ketegangan. Jepang menyatakan perang pada Desember 1941 dan menggunakan kekuatan yang luar biasa untuk merebut sebagian besar wilayah kekuasaan Inggris di sebelah timur British Raj (India saat ini) seperti Borneo Inggris (dengan cadangan minyaknya yang vital), Burma, Hong Kong Britania, Malaya Britania, dan Singapura. Namun, Inggris mulai mendorong mundur pasukan Jepang setelah mereka mencapai pinggiran India.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Miyanaga, Takashi (2000). Nihon to Igirisu: Nichi-Ei kōryū no 400-nen (Edisi Dai 1-han). Tōkyō: Yamakawa Shuppansha. ISBN 978-4-634-60850-4.
  1. ↑ Dua negara lainnya adalah Australia dan Filipina.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi

Artikel Terkait

Imperium Britania Raya

harta benda Inggris dan kemudian Britania Raya di seberang lautan (1607-1997)

Britania Raya

negara di Eropa Barat Laut

Hubungan India dengan Jepang

Hubungan India–Jepang (日印関係code: ja is deprecated , Nichiinkankei) secara tradisional kuat. Selama berabad-abad, orang-orang India dan Jepang telah mengadakan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026