Dalam matematika, istilah homologi, awalnya dikenalkan pada topologi aljabar, memiliki tiga penggunaan yang saling berhubungan. Penggunaan paling langsung terhadap istilah ini adalah mengambil homologi dari kompleks rantai, yang menghasilkan barisan grup Abelian yang disebut sebagai grup homologi. Operasi ini memungkinkan penggunaan nama homologi dan teori homologi pada berbagai tipe dari objek matematika. Terakhir, karena banyak teori homologi untuk ruang topologis yang menghasilkan jawaban yang sama, matematikawan sering menyebutkan tentang homologi dari ruang topologis. Terdapat pula gagasan tentang kohomologi dari kompleks korantai yang memunculkan beberapa teori kohomologi, sebagai tambahan terhadap gagasan kohomologi dari ruang topologis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Dalam matematika, istilah homologi, awalnya dikenalkan pada topologi aljabar, memiliki tiga penggunaan yang saling berhubungan. Penggunaan paling langsung terhadap istilah ini adalah mengambil homologi dari kompleks rantai, yang menghasilkan barisan grup Abelian yang disebut sebagai grup homologi. Operasi ini memungkinkan penggunaan nama homologi dan teori homologi pada berbagai tipe dari objek matematika. Terakhir, karena banyak teori homologi untuk ruang topologis yang menghasilkan jawaban yang sama, matematikawan sering menyebutkan tentang homologi dari ruang topologis.[a] Terdapat pula gagasan tentang kohomologi dari kompleks korantai yang memunculkan beberapa teori kohomologi, sebagai tambahan terhadap gagasan kohomologi dari ruang topologis.
Untuk mendapatkan homologi dari kompleks rantai, kita dapat memulai dengan kompleks rantai, yang adalah barisan (C • , d • ) dari grup Abelian Cn (yang elemennya disebut sebagai rantai) yang maka komposisi dari dua peta berurutan adalah nol:
Grup homologi Hn ke-n dari kompleks rantai ini adalah grup hasil bagi Hn = Zn / Bn dari siklus batas modulo, dengan grup siklus Zn ke-n diberikan dengan subgrup kernel Zn := ker dn := { c ∈ Cn | dn(c) = 0 }, dan grup batas Bn ke-n diberikan sebagai bayangan subgrup Bn := im dn + 1 := { dn + 1(c) | c ∈ Cn + 1 }. Kita juga dapat memberikan tambahan struktur pada kkompleks rantai, misalnya dengan menambahkan grup Cn menjadi modul terhadap gelanggang koefisien R, dan mengambil peta batas dn menjadi modul homomorfisme R, menghasilkan grup homologi Hn yang juga merupakan modul hasil bagi. Perkakas dari aljabar homologis dapat juga digunakan menghubungkan grup homologi dari beberapa kompleks rantai yang berbeda.
Untuk mengasosiasikan teori homologi pada objek matematika lainnya, kita pertama harus membuat "resep" untuk mengasosiasikan kompleks rantai pada objek tersebut, dan lalu mengambil homologi pada kompleks rantai tersebut. Agar homologi teori menjadi valid, seluruh kompleks rantai yang diasosiasikan pada objek matematika tersebut harus memiliki homologi yang sama. Hasil teori homologi tersebut seringkali dinamakan berdasarkan tipe dari kompleks rantai yang dibuat. Misalnya, homologi tunggal, homologi Morse, homologi Khovanov, dan homologi Hochschild masing-masing didapatkan dari kompleks rantai tunggal, Morse, Khovanov, dan Hochschild. Pada kasus lain, misalnya grup homologi, terdapat berbagai metode umum untuk menghitung grup homologi yang sama.
Pada area teori kategori, teori homologi adalah tipe dari fungtor dari kategori dari objek matematika yang dipelejari pada kategori grup Abelian dan grup homomorfisme, atau lebih umumnya pada kategori yang sesuai dengan kompleks rantai yang diasosiasikan. Kita dapat memformulasikan teori homologi sebagai fungtor yang diturunkan pada kategori abelian yang sesuai. Hal ini dapat dilakukan untuk mengukur kegagalan dari fungtor yang sesuai sebagai eksak. Kita dapat mendeskripsikan konstruksi terakhir tersebut lebih eksplisit menurut resolusi, atau lebih abstrak dari perspektif Kategori yang diturunkan atau kategori model.
Terlepas dari bagaimana mereka diformulasikan, teori homologi membantu memberikan informasi tentang struktur dari objek matematika yang diasosiasikan padanya, dan kadang dapat membantu membedakan objek yang berbeda.
Homologi dari ruang topologis X adalah himpunan dari invarian topologis dari X yang direpresentasikan oleh grup homologinya:
dengan grup homologi Hk(X) ke-k mendeskripsikan, secara informal, jumlah lubang pada X dengan batas dimensi k. Sebuah lubang batas dimensi 0 secara sederhana adalah celah antara dua komponen. Konsekuensinya, H0(X) mendeskripsikan komponen yang terhubung jalur dari X.[1]
Sebuah bola satu dimensi S1 adalah lingkaran. Hal ini memiliki satu komponen yang terkoneksi dan satu lubang batas satu dimensi, tetapi tidak ada lubang dengan dimensi lebih tinggi. Grup homologi yang sesuai diberikan sebagai
dengan Z adalah grup dari bilangan bulat dan {0} adalah grup trivial. Grup H1(S1) = Z merepresentasikan Grup abelian yang dihasilkan hingga, dengan satu generator tunggal merepresentasikan lubang satu dimensi yang terkandung pada lingkaran.[2]
Bola dua dimensi s2 memiliki satu komponen terkoneksi, tidak ada lubang batas dimensi satu, dan sebuah lubang batas dimensi dua, dan tidak ada lubang dimensi lebih tinggi. Grup homologi yang sesuai adalah [2]
Secara umum, untuk bola berdimensi n Sn, grup homologi adalah
Bola dua dimensi B2 adalah cakram pejal. Bola ini memiliki komponen jalur-terhubung, tapi tidak seperti lingkaran, tidak memiliki lubang dimensi lebih tinggi. Grup homologi yang sesuai adalah trivial kecuali untuk H0(B2) = ℤ. Secara umum, untuk sebuah bola berdimensi n Bn,[2]
Torus didefinisikan sebagai produk dari dua lingkaran T2 = S1 × S1. Torus memiliki satu komponen jalur terhubung, dua lubang satu dimensi independen (diindikasikan ooleh lingkaran dengan merah dan biru) dan satu lubang dua dimensi sebagai interior dari torus. Grup homologi yang sesuai adalah[3]
Jika produk n dari ruang topologis X ditulis sebagai Xn, maka secara umum, untuk torus berdimensi n Tn = (S1)n,
(Lihat Torus § torus berdimmensi n dan Nomor Betti § Lebih banyak contoh untuk lebih detailnya).
Dua lubang dimensi 1 independen membentuk generator independen pada grup Abelian yang dibuat terbatas, diekspresikan sebagai produk grup ℤ × ℤ.
Untuk bidang proyektif P, sebuah perhitungan sederhana (dengan ℤ2 adalah grup siklik dengan orde 2):
H0(P) = ℤ menyesuaikan, seperti contoh sebelumnya, kepada fakta bahwa terdapat sebuah komponen terkoneksi tunggal. H1(P) = ℤ2 adalah fenomena baru: secara intuitif, hal ini sesuai dengan fakta bahwa terdapat sebuah "pengulangan" yang tidak dapat dikecilkan, tapi jika kita membuat pengulangan tersebut dua kali, ia menjadi dapat dikecilkan menjadi nol. Fenomena ini disebut sebagai torsi.