Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHollandsch-Inlandsche School
Artikel Wikipedia

Hollandsch-Inlandsche School

Hollandsch-Inlandsche School adalah sekolah pada zaman penjajahan Belanda. Sekolah ini, kali pertama didirikan di Indonesia pada tahun 1914 seiring dengan diberlakukannya Politik Etis. Sekolah ini ada pada jenjang Pendidikan Rendah atau setingkat dengan pendidikan dasar sekarang. HIS termasuk Sekolah Rendah dengan bahasa pengantar bahasa Belanda, dibedakan dengan Inlandsche School yang menggunakan bahasa daerah.

sekolah di Hindia Belanda
Diperbarui 9 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hollandsch-Inlandsche School
Sekelompok siswa HIS sedang mengunjungi Cisarua di bawah pengawasan mahasiswa Hogere Kweekschool (sekolah pendidikan guru) Bandung pada tahun 1925-1926
Siswa HIS Sumenep pada tahun 1934

Hollandsch-Inlandsche School (disingkat HIS) (sekolah Belanda untuk bumiputera) adalah sekolah pada zaman penjajahan Belanda. Sekolah ini, kali pertama didirikan di Indonesia pada tahun 1914[1] seiring dengan diberlakukannya Politik Etis. Sekolah ini ada pada jenjang Pendidikan Rendah (Lager Onderwijs) atau setingkat dengan pendidikan dasar sekarang. HIS termasuk Sekolah Rendah dengan bahasa pengantar bahasa Belanda (Westersch Lager Onderwijs), dibedakan dengan Inlandsche School yang menggunakan bahasa daerah.

Sekolah ini diperuntukan bagi golongan penduduk keturunan Indonesia asli. Pada umumnya disediakan untuk anak-anak dari golongan bangsawan, tokoh-tokoh terkemuka, atau pegawai negeri. Lama sekolahnya adalah tujuh tahun.

Peraturan Pendidikan 1848, 1892, dan Politik Etis 1901

Peraturan pendidikan dasar untuk masyarakat pada waktu Hindia Belanda pertama kali dikeluarkan pada tahun 1848, dan disempurnakan pada tahun 1892 di mana pendidikan dasar harus ada pada setiap Karesidenan, Kabupaten, Kawedanaan, atau pusat-pusat kerajinan, perdagangan, atau tempat yang dianggap perlu.[2] Peraturan yang terakhir (1898) diterapkan pada tahun 1901 setelah adanya Politik Etis atau Politik Balas Budi dari Kerajaan Belanda, yang diucapkan pada pidato penobatan Ratu Belanda Wilhelmina pada 17 September 1901, yang intinya ada 3 hal penting: irigrasi, transmigrasi, pendidikan.[3]

Pada zaman Hindia Belanda, anak masuk HIS pada usia 6 tahun dan tidak ada Kelompok Bermain (speel groep) atau Taman Kanak-Kanak (Voorbels), sehingga langsung masuk dan selama 7 tahun belajar. Setelah itu dapat melanjutkan ke MULO, HBS, atau Kweekschool. Bagi masyarakat keturunan Tionghoa biasanya memilih jalur HCS (Hollands Chinesche School) karena selain bahasa pengantar Belanda, juga diberikan bahasa Tionghoa. Di luar jalur resmi Pemerintah Hindia Belanda, maka masih ada pihak swasta seperti Taman Siswa, Perguruan Rakyat, Kristen dan Katolik. Pada jalur pendidikan Islam ada pendidikan yang diselenggrakan oleh Muhammadiyah, Pondok Pesantren, dlsb.

Lihat pula

  • Hogere Burger School (HBS)
  • Hollandsch Chineesche School (HCS)
  • Hollandsche Indische Kweekschool (HIK)
  • Hollandsch Javaansche School (HJS)
  • Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)
  • Schakelschool dinamakan Vervolg School atau Sekolah Sambungan terutama
  • Tweede Inlandsche School (Sekolah Ongko Loro)
  • Moderne Islamietische Kweekschool

Referensi

  1. ↑ Mission Schools in Batakland (Indonesia) 1861-1940, Jan S. Aritonang, Penerbit E.J.Brill, 1994[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ http://pakguruonline.pendidikan.net/sjh_pdd_sumbar_bab3a.html
  3. ↑ http://id.buck1.com/lingkungan-hidup/ramalan-raffles-dan-du-bus-472%5B%5D


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Peraturan Pendidikan 1848, 1892, dan Politik Etis 1901
  2. Lihat pula
  3. Referensi

Artikel Terkait

Hindia Belanda

koloni Belanda di Asia Tenggara; sejak tahun 1949 dikenal sebagai Indonesia

Pendudukan Jepang di Hindia Belanda

Pendudukan Jepang di Hindia Belanda selama Perang Dunia II, 1942-1945

Sepak bola di Hindia Belanda

NIVB/NIVU

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026