Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHipomenorea
Artikel Wikipedia

Hipomenorea

Hipomenorea adalah perdarahan haid yang lebih sedikit dari biasanya yaitu terjadinya perdarahan menstruasi yang lebih sedikit dari volume normal dan lamanya kurang dari 3 hari. kelainan ini siklus menstruasi tetap teratur sesuai dengan jadwal menstruasi akan tetapi jumlah darah yang dikeluarkan relatif sedikit. Menstruasi normal memiliki lama siklus dengan tenggang waktu antra hari pertama haid sampai hari pertama siklus berikutnya. Rata-rata lama siklus menstruasi 21 sampai 35 hari dengan rata-rata keluarnya darah 3 sampai 7 hari dan kehilangan darah 30 sampai 40 ml setiap hari. Darah yang kurang > 80 mL persiklusnya adalah abnormal dan tetap menyebabkan anemia. Hipomenorea ini penyebabnya terletak pada konstitusi penderita, pada gangguan hormonal endoktrin atau penyakit menahun dan kelainan uterus. Kecuali jika ditemukan penyebab yang nyata dan pasti, cara penanganannya adalah dengan pemberian konseling psikoterapi dan penenangan diri. Adanya hipomenorea biasanya tidak mengganggu fertilitas.

Wikipedia article
Diperbarui 21 September 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)

Hipomenorea adalah perdarahan haid yang lebih sedikit dari biasanya yaitu terjadinya perdarahan menstruasi yang lebih sedikit dari volume normal dan lamanya kurang dari 3 hari.[1][2] kelainan ini siklus menstruasi tetap teratur sesuai dengan jadwal menstruasi akan tetapi jumlah darah yang dikeluarkan relatif sedikit.[3] Menstruasi normal memiliki lama siklus dengan tenggang waktu antra hari pertama haid sampai hari pertama siklus berikutnya.[4] Rata-rata lama siklus menstruasi 21 sampai 35 hari dengan rata-rata keluarnya darah 3 sampai 7 hari dan kehilangan darah 30 sampai 40 ml setiap hari.[4] Darah yang kurang > 80 mL persiklusnya adalah abnormal dan tetap menyebabkan anemia.[4] Hipomenorea ini penyebabnya terletak pada konstitusi penderita, pada gangguan hormonal endoktrin atau penyakit menahun dan kelainan uterus (misalnya sesudah miomektomi).[1][5] Kecuali jika ditemukan penyebab yang nyata dan pasti, cara penanganannya adalah dengan pemberian konseling psikoterapi dan penenangan diri.[1][5] Adanya hipomenorea biasanya tidak mengganggu fertilitas.[5]

Rujukan

  1. 1 2 3 H. Hendirk (2006). Problem Haid: Tinjauan Syariat Islam dan Medis. Jakarta: Tiga Serangkai. hlm. 124. ISBN 9793304421.
  2. ↑ "Menstruasi" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 13 Juni 2014.
  3. ↑ "Gangguan Menstruasi dan siklusnya". Diakses tanggal 13 Juni 2014.
  4. 1 2 3 "Remaja" (PDF). Diakses tanggal 13 Juni 2014.[pranala nonaktif permanen]
  5. 1 2 3 "Hipermenorea". Diakses tanggal 13 Juni 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026