Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hiperkarnivor

Hiperkarnivor adalah hewan yang memiliki diet yang mencakup lebih dari 70% daging, baik melalui predasi aktif atau dengan memakan bangkai. Sisa dari diet hiperkarnivor yang bukan daging dapat mencakup makanan-makanan non-hewan seperti buah-buahan, jamur atau material tumbuhan lainnya. Beberapa contoh hiperkarnivor hidup adalah buaya, burung hantu, pentet, elang, burung bangkai, felid, kebanyakan canid liar, beruang kutub, cetacea odontocetid, ular, laba-laba, kalajengking, belalang sentadu, marlin, kerapu, piranha dan kebanyakan hiu. Semua spesies dalam famili Felidae, termasuk kucing domestik, adalah hiperkarnivor secara alami. Selain itu, istilah ini juga digunakan dalam paleobiologi, untuk mendeskripsikan takson hewan yang memiliki komponen iris berlebih dalam dentisi mereka relatif terhadap komponen penggilas mereka. Memberi makan hewan-hewan seperti buaya dan aligator sebagian atau sepenuhnya makanan berdasarkan tumbuhan terkadang dilakukan untuk menghemat biaya atau sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Hiperkarnivor tidak selalu berarti bahwa hewan tersebut adalah predator puncak. Contohnya, salmon adalah karnivor secara eksklusif, tetapi menjadi mangsa berbagai jenis organisme.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hiperkarnivor
Singa, seperti felid lainnya, adalah seekor hiperkarnivor secara alami.

Hiperkarnivor adalah hewan yang memiliki diet yang mencakup lebih dari 70% daging, baik melalui predasi aktif atau dengan memakan bangkai. Sisa dari diet hiperkarnivor yang bukan daging dapat mencakup makanan-makanan non-hewan seperti buah-buahan, jamur atau material tumbuhan lainnya.[1][2] Beberapa contoh hiperkarnivor hidup adalah buaya, burung hantu, pentet, elang, burung bangkai, felid, kebanyakan canid liar, beruang kutub, cetacea odontocetid (paus bergigi), ular, laba-laba, kalajengking, belalang sentadu, marlin, kerapu, piranha dan kebanyakan hiu. Semua spesies dalam famili Felidae, termasuk kucing domestik, adalah hiperkarnivor secara alami. Selain itu, istilah ini juga digunakan dalam paleobiologi, untuk mendeskripsikan takson hewan yang memiliki komponen iris berlebih dalam dentisi mereka relatif terhadap komponen penggilas mereka.[2] Memberi makan hewan-hewan seperti buaya dan aligator sebagian atau sepenuhnya makanan berdasarkan tumbuhan terkadang dilakukan untuk menghemat biaya atau sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.[3][4] Hiperkarnivor tidak selalu berarti bahwa hewan tersebut adalah predator puncak. Contohnya, salmon adalah karnivor secara eksklusif, tetapi menjadi mangsa berbagai jenis organisme.

Referensi

  1. ↑ Van Valkenburgh, Blaire (Spring 1988). "Trophic diversity in past and present guilds of large predatory mammals". Paleobiology. 14 (2): 155–73. Bibcode:1988Pbio...14..155V. doi:10.1017/S0094837300011891.
  2. 1 2 2.0.CO;2"}},"i":0}}]}' id="mwUw"/>Holliday, Jill A.; Steppan, Scott J. (2004). "Evolution of hypercarnivory: the effect of specialization on morphological and taxonomic diversity" (PDF). Paleobiology. 30 (1): 108–128. doi:10.1666/0094-8373(2004)030<0108:EOHTEO>2.0.CO;2.
  3. ↑ Flint, Mark; Flint, Jaylene (2023-10-26). "Use of soybean as an alternative protein source for welfare-orientated production of American alligators (Alligator mississippiensis)". PeerJ (dalam bahasa Inggris). 11: e16321. doi:10.7717/peerj.16321. ISSN 2167-8359. PMC 10613434. PMID 37904841.
  4. ↑ "Crocodiles in Zimbabwe fed vegetarian diet to make better handbags". The Telegraph (dalam bahasa Inggris). 2014-04-08. Diakses tanggal 2024-04-10.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Iganyana

Spesies canidae yang berhabitat asli di wilayah Sub-sahara Afrika

Mamalia

kelas dari tetrapoda

Karnivor

organisme yang memakan sebagian besar atau hanya jaringan hewan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026