Hinke Maria Osinga adalah seorang matematikawan asal Belanda yang ahli dalam sistem dinamis. Ia menjabat sebagai profesor matematika terapan di Universitas Auckland, Selandia Baru. Selain dikenal melalui penelitian ilmiahnya, ia juga terkenal sebagai pencipta seni matematika.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Hinke Osinga | |
|---|---|
| Lahir | 25 Desember 1969 Dokkum, Belanda |
| Kebangsaan | Belanda |
| Dikenal atas | Seni matematika |
| Suami/istri | Bernd Krauskopf |
| Latar belakang akademis | |
| Alma mater | Universitas Groningen |
| Tesis | Computing Invariant Manifolds: Variations on the Graph Transform (1996) |
| Pembimbing doktoral | Henk Broer Gert Vegter |
| Penasihat akademik lainnya | Ruth F. Curtain Floris Takens |
| Karya akademis | |
| Disiplin ilmu | Matematika |
| Lembaga | Universitas Exeter Universitas Bristol Universitas Auckland |
| Penghargaan
| |
Hinke Maria Osinga (lahir 25 Desember 1969)[1] adalah seorang matematikawan asal Belanda yang ahli dalam sistem dinamis. Ia menjabat sebagai profesor matematika terapan di Universitas Auckland, Selandia Baru.[2] Selain dikenal melalui penelitian ilmiahnya, ia juga terkenal sebagai pencipta seni matematika.
Osinga meraih gelar magister pada tahun 1991 dan gelar doktor pada tahun 1996 dari Universitas Groningen.[2] Disertasi doktornya, yang dibimbing oleh ahli teori sistem dinamis Henk Broer dan ahli geometri komputasi Gert Vegter, membahas perhitungan manifold invarian.[3]
Setelah menyelesaikan studi pascadoktoral di The Geometry Center dan California Institute of Technology, serta menjabat sebagai dosen sementara di Universitas Exeter, Osinga diangkat menjadi dosen di Universitas Bristol pada tahun 2001. Ia kemudian dipromosikan menjadi pembaca (reader) pada tahun 2005 dan profesor pada tahun 2011. Pada tahun yang sama, ia pindah ke Auckland,[2] menjadi profesor matematika perempuan pertama di Auckland dan yang kedua di Selandia Baru.[4]
Pada tahun 2004, Osinga menciptakan visualisasi rajutan dari manifold Lorenz, sebuah manifold invarian untuk sistem Lorenz, dan memublikasikan pola rajutannya bersama suaminya, Bernd Krauskopf. Karya tekstil matematika ini terdiri dari lebih dari 25.000 jahitan rajut dan memiliki lebar hampir satu meter.[5][6] Osinga dan Krauskopf kemudian berkolaborasi dengan seniman Benjamin Storch dalam menciptakan patung baja tahan karat yang memberikan interpretasi lain dari sistem matematika yang sama.[7]
Osinga menjadi pembicara undangan pada Kongres Internasional Matematikawan tahun 2014, dengan topik "Matematika dalam Sains dan Teknologi".[8]
Pada tahun 2015, ia terpilih sebagai fellow dari Society for Industrial and Applied Mathematics atas kontribusinya dalam teori dan metode komputasi sistem dinamis.[9]