Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hidrofili

Hidrofili atau hidrogami adalah penyerbukan yang diantarai oleh air. Umumnya terjadi pada tanaman yang melepaskan serbuk sari mereka langsung ke dalam air sekitarnya dan tersebar oleh aliran air, umumnya terjadi pada tanaman yang mampu melakukan penyerbukan di dalam air. Terbagi dalam 2 kategori, yakni: (1) Tanaman yang melepas serbuk sari yang terapung ke permukaan air, (2) dan tanaman yang melepas serbuk sari terendam di dalam air.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini bukan mengenai Hidrofilik.

Hidrofili atau hidrogami adalah penyerbukan yang diantarai oleh air.[1] Umumnya terjadi pada tanaman yang melepaskan serbuk sari mereka langsung ke dalam air sekitarnya dan tersebar oleh aliran air,[2] umumnya terjadi pada tanaman yang mampu melakukan penyerbukan di dalam air. Terbagi dalam 2 kategori, yakni: (1) Tanaman yang melepas serbuk sari yang terapung ke permukaan air, (2) dan tanaman yang melepas serbuk sari terendam di dalam air.

Permukaan Air

Penyerbukan di permukaan air lebih banyak terjadi [3] karena sebagian besar serbuk sari mengapung dipermukaan, sebagian genus memiliki benang sari yang tampak diatas permukaan air yang juga berada di fase antara anemofili (penyerbukan oleh angin), dan hidrofili sejati (hanya melalui air). Di sini serbuk sari mengapung di permukaan dan mencapai stigma bunga betina seperti pada tumbuhan Hydrilla, Callitrichales,Ruppia, Zostera, dan Elodea. Pada genus Vallisneria bunga jantan terlepas dan mengapung di permukaan air; dengan demikian benang sari bersentuhan dengan kepala putik bunga betina.[3] Observasi Hidrofil pada permukaan telah dilakukan pada beberapa spesies Potamogeton serta beberapa spesies laut lainnya.

Dalam Air

Genus dengan penyerbukan di dalam air (terendam) meliputi Najas, butiran serbuk sari dengan masa jenis lebih berat dari air, sehingga benang sari tenggelam dan menempel pada kepala putik,[3] seperti pada Posidonia australis, Zostera marina[4] dan Hydrilla.

Referensi

  1. ↑ Astari, Rika; Triana, Winda (2018). Kamus Kesehatan Indonesia-Arab (PDF). Sleman, Yogyakarta: Trussmedia Grafika. hlm. 161. ISBN 978-602-5747-22-9.
  2. ↑ (Inggris) Competition Science Vision. 2006. hlm. 1501.
  3. 1 2 3 {{Cox, P.A. (1988). Hydrophilous pollination. Vol. 19. hlm. 261–279.
  4. ↑ Cox 1988, hlm. 261–279.

Pranala luar

  • Cox, P.A. (1988). Hydrophilous pollination. Vol. 19. hlm. 261–279. ;
  •  Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Pollination" . Encyclopædia Britannica. Vol. 22 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 2–5. ;
  • Result of 12th BSEB 2019: ItsmeNews.com Diarsipkan 2019-03-30 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Penyerbukan
Morfologi bunga
  • Monoecious
  • Dioecious
Morfologi Penyerbukan
  • Penyerbukan sendiri
  • Penyerbukan terbuka
  • Penyerbukan tertutup
Penyerbukan simbiosis dan Penyerbuk nya
Abiotik
  • Anemofili (angin)
  • Hidrofili (air)
Biotik
Entomofili (Serangga)
  • Melitofili
  • Falenofili (ngengat)
  • Fisofili (kupu-kupu)
  • Miofili (lalat)
Zoofili (vertebrata)
  • Chiropterophily (kelelawar)
  • Ornithofili (bird)
Penyerbukan artifisial
  • Pemuliaan tanaman
  • Varietas hibrida
  • Persilangan (biologi)
Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Permukaan Air
  2. Dalam Air
  3. Referensi
  4. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026