Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHidangan kuil Korea
Artikel Wikipedia

Hidangan kuil Korea

Hidangan kuil Korea merujuk kepada jenis hidangan yang mulanya dihidangkan di kuil-kuil Buddha Korea. Semenjak agama Buddha disebarkan ke Korea, tradisi-tradisi Buddha juga sangat memengaruhi hidangan Korea. Pada zaman Silla, chalbap, yakgwa dan yumilgwa disajikan pada altar-altar Buddha dan berkembang dalam jenis-jenis hangwa, manisan tradisional Korea. Pada zaman Dinasti Goryeo, sangchu ssam, yaksik, dan yakgwa dikembangkan, sehingga menyebar ke Tiongkok dan negara lain. Sejak zaman Dinasti Joseon, hidangan Buddha telah menyebar ke berbagai wilayah dan kuil di Korea.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hidangan kuil Korea
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)
Hidangan kuil Korea
Hidangan kuil Korea di Sanchon, sebuah tempat makan yang terletak di Insadong, Seoul.
Nama Korea
Hangul
사찰음식code: ko is deprecated
Hanja
寺刹飮食code: ko is deprecated
Alih Aksarasachal eumsik
McCune–Reischauersach'al ŭmsik

Hidangan kuil Korea merujuk kepada jenis hidangan yang mulanya dihidangkan di kuil-kuil Buddha Korea. Semenjak agama Buddha disebarkan ke Korea, tradisi-tradisi Buddha juga sangat memengaruhi hidangan Korea. Pada zaman Silla (57 SM - 935 M), chalbap (찰밥, semangkuk nasi gluten masak), yakgwa (약과, manisan goreng) dan yumilgwa (nasi ringan goreng dan mekar) disajikan pada altar-altar Buddha dan berkembang dalam jenis-jenis hangwa, manisan tradisional Korea. Pada zaman Dinasti Goryeo, sangchu ssam (hidangan gulung yang terbuat dari selada), yaksik, dan yakgwa dikembangkan, sehingga menyebar ke Tiongkok dan negara lain. Sejak zaman Dinasti Joseon, hidangan Buddha telah menyebar ke berbagai wilayah dan kuil di Korea.[1][2]

Catatan

  1. ↑ "Sachal eumsik (사찰음식 寺刹飮食)" (dalam bahasa Korean). Doosan Encyclopedia. Diakses tanggal 2008-08-08. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ Song, Min-seop (송민섭) (2008-05-08). 심신이 맑아지는 사찰음식…마음까지 정갈 (dalam bahasa Korean). Seyeo Ilbo. Diakses tanggal 2008-08-08. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Daftar pustaka

  • "Significance of Temple Food". Korea Temple. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-15. Diakses tanggal 2008-08-08.
  • "History of Temple Food". Korea Temple. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-15. Diakses tanggal 2008-08-08.
  • Kim Yeon-sik (김연식) (1999). 한국사찰음식 (dalam bahasa Korean). Uri Publishing (우리출판사). ISBN 89-7561-086-1. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Seonjae (2005-05-25). Kim Su-kyeong (김수경) (ed.). 선재 스님의 사찰음식 (dalam bahasa Korean). Design House. ISBN 89-7041-917-9. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Seono (2008-04-21). 선오 스님의 백련으로 만드는 사찰음식 (dalam bahasa Korean). Unjusa (운주사). ISBN 978-89-5746-208-9. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Jeokmun (적문) (2000-06-01). 전통 사찰음식 (dalam bahasa Korean). Uri Publishing (우리출판사). ISBN 89-7561-128-0. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "사찰음식". Cultural Institute of Traditional Food. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-08-06. Diakses tanggal 2009-03-26.
  • Seungsook Moon. "Buddhist Temple Food in South Korea". Winter. 2008. Korea Journal. Diakses tanggal 2009-05-09.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Korean temple cuisine.
  • (Korea) Cultural Research Center for Korea Traditional Temple Cuisine
  • (Korea) Buddhist temple cuisine Diarsipkan 2008-10-14 di Wayback Machine. at buddhaclub.co.kr
  • (Korea) 깊고 맑고 순한 맛 ‘사찰음식’ at Munhwa Ilbo

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Daftar pustaka
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Dhammasālā

is deprecated ) di Korea, dan Pháp Đườngcode: vi is deprecated di Vietnam. Aula Dharma merupakan struktur utama dalam tata letak kuil tradisional Buddhisme

Penindasan terhadap buddhis

Buddhist-Christian Studies: "Sepanjang dekade terakhir [1990an], sejumlah besar kuil Buddha di Korea Selatan dihancurkan atau dirusak oleh api yang dinyalakan para fundamentalis

Fritter

sangat populer. Piyaji adalah hidangan fritter Bengali dengan bawang. Pakoracabai Gorengan Bawang (piyaji) adalah hidangan Bengali yang dibuat dengan bawang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026