Hidangan Tionghoa Jepang, yang juga dikenal sebagai chūka, merupakan perpaduan unik antara tradisi kuliner Jepang dan Tiongkok yang telah berkembang selama akhir abad ke-19 dan beberapa waktu terakhir. Gaya ini, yang sebagian besar disajikan oleh restoran Tiongkok di Jepang, berbeda dari "makanan Tiongkok asli" yang ditemukan di daerah seperti Pecinan Yokohama. Meskipun ada perbedaan ini, masakan ini tetap memiliki pengaruh kuat dari berbagai gaya kuliner Tiongkok, seperti yang terlihat pada gaya memasak shippoku.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Hidangan Tionghoa Jepang, yang juga dikenal sebagai chūka, merupakan perpaduan unik antara tradisi kuliner Jepang dan Tiongkok yang telah berkembang selama akhir abad ke-19 dan beberapa waktu terakhir. Gaya ini, yang sebagian besar disajikan oleh restoran Tiongkok di Jepang, berbeda dari "makanan Tiongkok asli" yang ditemukan di daerah seperti Pecinan Yokohama. Meskipun ada perbedaan ini, masakan ini tetap memiliki pengaruh kuat dari berbagai gaya kuliner Tiongkok, seperti yang terlihat pada gaya memasak shippoku.
Chūka (中華code: ja is deprecated , singkatan untuk 中華料理 chūka ryōri, secara harfiah "makanan Tionghoa") adalah kata sifat untuk hidangan "Tionghoa" gaya "Jepang", atau restoran di Jepang yang menyajikannya.[1]