Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHeksapla
Artikel Wikipedia

Heksapla

Heksapla adalah edisi Alkitab bagian Perjanjian Lama dalam 6 versi yang disusun secara sistematis oleh Origenes sekitar tahun 240 Masehi. Teks ini sangat berguna sebagai sumber teks Alkitab. Karyanya "Heksapla" merupakan prestasi dalam bidang kritik teks. Dengan tabulasi heksapla, Origenes mencoba mengidentifikasi terjemahan Yunani yang terbaik bagi Perjanjian Lama dan Alkitab Ibrani. Dalam enam kolom sejajar Origenes menyejajarkan Perjanjian Lama Ibrani, sebuah transliterasi Yunani, tiga terjemahan Yunani dan Septuaginta.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Heksapla
Kesinambungan antara teks-teks kuni dengan resensi Perjanjian Lama (Septuaginta)

Heksapla (berarti: lipat enam) adalah edisi Alkitab bagian Perjanjian Lama dalam 6 versi yang disusun secara sistematis oleh Origenes sekitar tahun 240 Masehi.[1] Teks ini sangat berguna sebagai sumber teks Alkitab.[1] Karyanya "Heksapla" merupakan prestasi dalam bidang kritik teks.[2] Dengan tabulasi heksapla, Origenes mencoba mengidentifikasi terjemahan Yunani yang terbaik bagi Perjanjian Lama dan Alkitab Ibrani. Dalam enam kolom sejajar Origenes menyejajarkan Perjanjian Lama Ibrani, sebuah transliterasi Yunani, tiga terjemahan Yunani dan Septuaginta.[2]

Susunan

Karya ini terdiri dari enam kolom pararel, tetapi karena penambahan-penambahan pada bagian tertentu menjadi sembilan kolom.[1] Enam teks yang pokok adalah naskah-naskah Perjanjian Lama yang terdiri dari:

  1. naskah Bahasa Ibrani (mirip dengan Teks Masoret).[1]
  2. Secunda – Naskah Ibrani yang ditulis/ditransliterasi dalam huruf-huruf Yunani
  3. naskah bahasa Yunani yang disusun oleh Aquila dari Sinope
  4. naskah bahasa Yunani yang disusun oleh Symmachus orang Ebionit
  5. naskah resensi Septuaginta, dengan
    1. interpolasi untuk mengindikasikan di mana kata Ibrani tidak direpresentasikan dalam Septuaginta — ini terutama diambil dari teks Theodotion dan ditandai dengan "asteris" (tanda bintang "*"), dan
    2. indikasi, menggunakan tanda-tanda yang disebut obeloi (bentuk tunggal: obelus), yaitu pada kata-kata, frasa, atau kadang kala bagian yang lebih besar dalam Septuaginta yang tidak mencerminkan kata-kata Ibrani yang mendasarinya.
  6. naskah bahasa Yunani yang disusun oleh Theodotion.

Karya ini mulai dikerjakan oleh Origenes sebelum meninggalkan Alexandria sebelum ia pada tahun 231 pergi ke Kaisarea dan belum selesai hingga pada tahun 245.[1] Karya ini dipergunakan oleh Hieronimus dan ditemukan di perpustakaan di Kaisarea.[1] Menurut Hieronimus, Eusebius dan beberapa bapa-bapa gereja saat itu menggunakannya secara terpisah dan disebut Tetrapla.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia) F.D Wellem., Kamus Sejarah Gereja, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006
  2. 1 2 (Indonesia)A. Kenneth Curtis, J. Stephen Lang & Randy Petersen, 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen, Immanuel, 1999. Dapat dibaca di sini Diarsipkan 2023-04-08 di Wayback Machine.

Pranala luar

  • Pindaian lengkap Origen of Alexandria, Hexapla Vol I
  • Pindaian lengkap Origen of Alexandria, Hexapla Vol II
  • Sebuah naskah Hexapla Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine.
  • Naskah Hexapla lain Diarsipkan 2012-10-22 di Wayback Machine.
  •  Lua error in Modul:Citation/CS1/Configuration at line 2124: attempt to index a boolean value.
  • Jewish Encyclopedia: Origen: His "Hexapla" Diarsipkan 2011-09-27 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
    • 2
Nasional
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Susunan
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Septuaginta

terlestarikan selain dalam bentuk fragmen (beberapa bagian darinya dikenali dari Heksapla karya Origen, suatu perbandingan enam terjemahan dalam kolom-kolom yang

Perjanjian Lama

divisi pertama dari Alkitab Kristen

1 Esdras

tetapi dipandang apokrif dalam Kekristenan Barat. 1 Esdras ditemukan dalam Heksapla karya Origenes. Versi-versi Alkitab Yunani, dan yang berkaitan, memuat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026