Petrel Herald adalah spesies burung laut dan merupakan anggota kelompok gadfly petrels. Wilayah persebarannya meliputi Samudra Pasifik selatan dan Samudra Hindia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Petrel Herald adalah spesies burung laut dan merupakan anggota kelompok gadfly petrels.[1] Wilayah persebarannya meliputi Samudra Pasifik selatan dan Samudra Hindia.
Burung ini berukuran 35–39 cm (14–15 inci), dengan rentang sayap 88–102 cm (35–40 inci). Dahulu, spesies ini dianggap satu jenis dengan petrel Trindade dan petrel Henderson.[butuh rujukan] Petrel ini memiliki beberapa morf warna: gelap, terang, serta bentuk antara keduanya.[butuh rujukan]
Petrel Herald bersarang di pulau-pulau samudra dan atol, pada tebing, punggungan, atau lereng berbatu. Di beberapa pulau, burung-burung yang bersarang terancam oleh kucing liar dan tikus.[butuh rujukan]
Meskipun terutama ditemukan di Pasifik selatan, burung ini juga telah terlihat di Hawaii. Pada Mei 2007, seekor Petrel Herald yang diberi tanda di Raine Island tahun 1984 terlihat di lepas pantai Mauritius di Samudra Hindia. Penemuan ini memperluas pemahaman tentang rentang hidup dan penyebaran spesies tersebut.[2]
Pada 2009, burung yang sebelumnya dikira merupakan spesies Pterodroma tak dikenal, akhirnya diidentifikasi sebagai Petrel Herald yang bersarang di Pulau Round, 22 km utara Mauritius.[3]
Pada Agustus 2017, staf Queensland Parks and Wildlife Service (QPWS) mengonfirmasi bahwa seekor anak Petrel Herald menetas di Raine Island, setelah sebelumnya melihat seekor dewasa mengerami telur pada Juni 2017. Anak burung yang terlihat ini merupakan kasus pertama perkembangbiakan Petrel Herald dalam 30 tahun. Raine Island adalah satu-satunya lokasi berkembang biak yang diketahui di Australia.[4]
Spesies ini dikategorikan sebagai "Risiko Rendah / Least Concern" oleh Daftar Merah IUCN.[5]
Namun, di Australia spesies ini terdaftar sebagai kritis terancam punah di bawah Environment Protection and Biodiversity Conservation Act 1999 (EPBC Act) sejak Juli 2002, dan juga di bawah Nature Conservation (Animals) Regulation 2020 milik Pemerintah Queensland (daftar November 2021). Meskipun sebelumnya ada rencana pemulihan dari 2005 hingga 2015, saat ini tidak ada rencana pemulihan yang aktif karena populasinya di Raine Island telah mendapat perlindungan tinggi dan ancamannya relatif sedikit.[5]
Sebuah studi tahun 2018 menempatkan spesies ini di peringkat kesembilan dalam daftar burung Australia yang paling berisiko punah.[6]