Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hemofilia B

Hemofilia B adalah kelainan genetik yang disebabkan oleh protein pembekuan Faktor IX yang hilang atau rusak. Ia juga diturunkan dan dapat disebabkan oleh mutasi genetik spontan pada sepertiga kasus. Jenis hemofilia ini juga memengaruhi semua kelompok etnis secara merata, tetapi sekitar empat kali lebih jarang daripada hemofilia A.

Wikipedia article
Diperbarui 11 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hemofilia B

Hemofilia B adalah kelainan genetik yang disebabkan oleh protein pembekuan Faktor IX yang hilang atau rusak. Ia juga diturunkan dan dapat disebabkan oleh mutasi genetik spontan pada sepertiga kasus. Jenis hemofilia ini juga memengaruhi semua kelompok etnis secara merata, tetapi sekitar empat kali lebih jarang daripada hemofilia A.

Hemofilia B juga dibawa dalam kromosom X, secara resesif terkait-X, yang berarti bahwa dua kromosom X pembawa hemofilia harus diwariskan agar penyakit tersebut aktif pada wanita, tetapi hanya dalam satu kromosom X pada pria.

Wanita mewarisi dua kromosom XX, satu dari ibu dan satu lagi dari ayah (XX). Laki-laki mewarisi kromosom X dan kromosom Y dari ayah mereka (XY). Artinya seorang anak laki-laki yang mewarisi kromosom X dari ibunya yang mengidap hemofilia, maka ia akan mengidap hemofilia. Namun, karena wanita menerima dua kromosom X, hanya jika keduanya membawa gen yang rusak barulah kondisi ini bisa terjadi. 

Pada hemofilia B, pengobatan yang paling umum adalah pemberian Faktor IX pekat, yang diberikan secara intravena. Kasus hemofilia B yang parah juga akan menjalani pengobatan profilaksis, untuk mempertahankan faktor pembekuan Faktor IX.[1]

Referensi

  1. ↑ "Perbedaan Hemofilia Tipe B dengan Hemofilia Tipe C". Halodoc.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Hemofilia

Kelainan genetik pada darah

Hemofilia pada keluarga kerajaan Eropa

Hemofilia menonjol dalam sejarah kerajaan Eropa pada abad ke-19 dan ke-20. Ratu Victoria dan suaminya, Pangeran Albert, dari Britania Raya, melalui dua

Victoria dari Britania Raya

Ratu Britania Raya dari tahun 1837 hingga 1901

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026