Hefriansyah Noor adalah mantan Wali Kota Pematangsiantar periode 2017–2022. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pematangsiantar periode 22 Februari 2017 – 10 Agustus 2017.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Hefriansyah Noor | |
|---|---|
| Wali Kota Pematangsiantar ke-18 | |
| Masa jabatan 10 Agustus 2017 – 22 Februari 2022 (Pelaksana Tugas: 22 Februari 2017 – 10 Agustus 2017) | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur |
|
| Wakil | Togar Sitorus |
| Wakil Wali Kota Pematangsiantar ke-3 | |
| Masa jabatan 22 Februari 2017 – 10 Agustus 2017 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Tengku Erry Nuradi |
| Wali Kota | Hulman Sitorus |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 4 September 1973 Pematangsiantar, Sumatera Utara |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Anak | 4 |
| Almamater | Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Universitas Islam Sumatera Utara |
| Profesi | Birokrat |
Hefriansyah Noor (lahir 4 September 1973) adalah mantan Wali Kota Pematangsiantar periode 2017–2022.[1][2][3] Ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pematangsiantar periode 22 Februari 2017 – 10 Agustus 2017.
Anggota DPRD Provinsi sumatera periode 2024-2029 daerah pemilihan Sumut 10 dari Partai Keadilan Sejahtera.
Hefriansyah mencalonkan diri dan menang sebagai Wakil Wali Kota Pematangsiantar berpasangan dengan Calon Wali Kota Hulman Sitorus pada Pilkada pematang Siantar 2015.[4]
Sebelum di lantik, Calon Wali Kota Hulman Sitorus meninggal dunia. Ia di lantik sebagai Wakil Wali Kota pada 22 Februari 2017 oleh Gubernur Tengku Erry Nuradi.[5]
Pada 10 Agustus 2017, Ia di lantik secara defenitif sebagai Wali Kota Pematangsiantar oleh Tengku Erry Nuradi.[2]
Walaupun baru satu periode menjadi Wali kota Pematangsiantar pada pilkada tahun 2019, dia tidak ikut mencalonkan diri karena tidak ada partai politik yang mencalonkan, pilkada Kota Pematangsiantar hanya diikuti satu pasangan calon