Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiArsiran
Artikel Wikipedia

Arsiran

Arsiran (hatching) dan juga arsiran silang (cross-hatching) adalah teknik dalam lukisan dan karya grafis yang digunakan untuk memberikan efek warna maupun bayangan dengan membuat garis-garis sejajar. Jika garis-garis sejajar ini ditimpa dengan garis-garis sejajar lain yang saling berpotongan, maka teknik ini menjadi arsir silang.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arsiran
Albrecht Dürer, Veronica, 1513. Contoh penerapan teknik hatching.
Detail Veronica.

Arsiran (hatching) dan juga arsiran silang (cross-hatching) adalah teknik dalam lukisan dan karya grafis yang digunakan untuk memberikan efek warna maupun bayangan dengan membuat garis-garis sejajar. Jika garis-garis sejajar ini ditimpa dengan garis-garis sejajar lain yang saling berpotongan, maka teknik ini menjadi arsir silang.

Perupa menggunakan teknik ini dengan memvariasikan jarak, sudut, panjang, dan jenis-jenis garis sehingga dihasilkan gradasi bayangan tertentu.

Teknik ini sangat populer pada masa Renaisans Awal.

Dalam mengarsir, penguasaan komposisi merupakan hal penting. Penguasaan komposisi akan membimbing dan mengarahkan susunan objek dalam menggambar.

Komposisi dalam menggambar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu simetris dan asimetris. Komposisi simetris menunjukkan bahwa objek di bagian kanan sama atau mirip dengan objek di bagian kiri bidang gambar. Sedangkan, komposisi asimetris menunjukkan bahwa objek di bagian kanan tidak sama atau mirip dengan objek di bagian kiri gambar, akan tetapi, terkesan menunjukkan keseimbangan.

Arsiran memiliki fungsi jika kita menerapkannya pada gambar, di antaranya yaitu Memberikan karakter kepada objek gambar, Memberikan kesan bentuk dan volume benda, Memberikan kesan karak kedalam gambar, dan Mengisi bidang kosong.

Teknik dasar

Konsep utama dari hatching adalah bahwa kepadatan, jumlah, dan ketebalan garis akan sangat memengaruhi efek bayangan yang dihasilkan. Dengan meningkatkan kepadatan, jumlah, dan jarak antar garis, maka bayangan yang dihasilkan semakin gelap, begitu pula sebaliknya.

Kontras bayangan bisa pula dicapai dengan mendekatkan dua jenis hatching yang berbeda sudut garisnya. Sebagai hasilnya, variasi garis ini akan memberikan ilusi warna, yang bila digunakan secara konsisten akan mengasilkan imaji

yang realistis.

Referensi

  • ArtLex Art Dictionary

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Teknik dasar
  2. Referensi

Artikel Terkait

Lambang negara Indonesia

lambang dan semboyan yang digunakan Indonesia

Gerhana matahari

fenomena alam ketika matahari tertutupi bulan

Daftar kata serapan dari bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026