Hashimoto Kunihiko adalah seorang komponis, pemain biola, konduktor dan guru musik Jepang. Ia lahir di distrik Hongō, Tokyo. Pada 1923, ia masuk Sekolah Musik Tokyo di mana ia belajar biola dan konduksi. Dalam komposisi, ia kebanyakan belajar sendiri, tetapi kemudian ia belajar pelajaran tersebut sebagai murid kelulusan di sekolah yang sama. Pada awalnya, ia aktif sebagai komponis dan pengaransemen, tetapi ia kemudian menjadi guru. Pada 1933, ia diangkat menjadi profesor di alma mater-nya. Beberapa muridnya yang menjadi komponis terkenal adalah Akio Yashiro, Yasushi Akutagawa, Ikuma Dan, dan Toshiro Mayuzumi. Antara 1934 dan 1937, ia mengunjungi Wien sebagai cendekiawan pemerintah Jepang untuk belajar dengan Egon Wellesz. Pada masa itu, ia berkenalan dengan Alban Berg, Wilhelm Furtwängler, dan Bruno Walter. Sebelum pulang, ia juga mengunjungi Los Angeles, di mana ia belajar dengan Arnold Schoenberg.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2022) |
Hashimoto Kunihiko 橋本國彦 | |
|---|---|
| Informasi latar belakang | |
| Nama lain | Ashikaga Ryūnosuke |
| Lahir | (1904-09-14)14 September 1904 Hongō, Tokyo, Kekaisaran Jepang |
| Meninggal | 6 Mei 1949(1949-05-06) (umur 44) Kamakura, Prefektur Kanagawa, Jepang |
| Pekerjaan | komponis, konduktor, pemain biola, pengajar |
Hashimoto Kunihiko (橋本國彦code: ja is deprecated , juga Qunihico Hashimoto) (14 September 1904 – 6 Mei 1949) adalah seorang komponis, pemain biola, konduktor dan guru musik Jepang. Ia lahir di distrik Hongō, Tokyo. Pada 1923, ia masuk Sekolah Musik Tokyo (kini Universitas Seni Rupa Murni dan Musik Nasional Tokyo) di mana ia belajar biola dan konduksi. Dalam komposisi, ia kebanyakan belajar sendiri, tetapi kemudian ia belajar pelajaran tersebut sebagai murid kelulusan di sekolah yang sama. Pada awalnya, ia aktif sebagai komponis dan pengaransemen, tetapi ia kemudian menjadi guru. Pada 1933, ia diangkat menjadi profesor di alma mater-nya. Beberapa muridnya yang menjadi komponis terkenal adalah Akio Yashiro, Yasushi Akutagawa, Ikuma Dan, dan Toshiro Mayuzumi. Antara 1934 dan 1937, ia mengunjungi Wien sebagai cendekiawan pemerintah Jepang untuk belajar dengan Egon Wellesz. Pada masa itu, ia berkenalan dengan Alban Berg, Wilhelm Furtwängler, dan Bruno Walter. Sebelum pulang, ia juga mengunjungi Los Angeles, di mana ia belajar dengan Arnold Schoenberg.
Pada Februari 1949, Hashimoto pindah ke agama Katolik.[1] Ia meninggal dalam usia 44 tahun pada 6 Mei 1949 di Kamakura akibat kanker lambung.