Harmony Korine adalah seorang produser film, pemeran fotografer, seniman, dan pengarang berkebangsaan Amerika Serikat. Korine mempunyai gaya film yang tidak dapat diramal, tidak konvensional, provokatif, menelusuri tema yang tabu, dan menggunakan teknik yang eksperimental, dan selain itu Korine ikut serta dalam proyek kesenian, musik, mode, dan periklanan.
Harmony Korine (lahir 4 Januari 1973) adalah seorang produser film, pemeran fotografer, seniman, dan pengarang berkebangsaan Amerika Serikat. Korine mempunyai gaya film yang tidak dapat diramal, tidak konvensional, provokatif, menelusuri tema yang tabu, dan menggunakan teknik yang eksperimental,[1][2] dan selain itu Korine ikut serta dalam proyek kesenian, musik, mode, dan periklanan.[3][4]
Korine dikenal dengan karya filmnya yang berjudul Kids (1995) dan Gummo (1997) yang mendalami narasi yang inovatif dan bertemakan keluarga difungsional, dan ia juga dikenal dengan karyanya yang berjudul Mister Lonely (2007), Spring Breakers (2012), The Beach Bum (2019), dan Aggro Dr1ft (2023)
Korine adalah pendiri perusahaan teknologi dan kreatif bernama EDGLRD pada tahun 2023.[5]
Kehidupan awal
Korine lahir dalam keluarga keturunan bangsa Yahudi di Bolinas, California, dan merupakan putra dari Eve dan Sol Korine.[6] Ayahnya adalah seorang imigran berkebangsaan Yahudi Persia.[7] Selain itu, ayahnya pula merupakan seorang penari tapdancer (menari dengan suara sepatu tap) dan memproduksi program dokumenter untuk jaringan televisi PBS pada dasawarsa 1970-an mengenai "beragam jenis gaya hidup orang Amerika Serikat bagian Selatan" dan ayahnya sendiri pernah menngajak Korine ke berbagai karnaval dan sirkus[8] serta mengajari ia cara memakai kamera Bolex.[9] Selain itu masa kecil Korine dihabiskan dengan menonton filmnya bersama sang ayahnya yang menyewa film-film Buster Keaton ke Korine dan mengajak ia untuk menonton film Even Dwarfs Started Small (1970) di bioskop. Dari pengalaman masa kecil tersebut, Korine mengingat kembali bahwa "ternyata benar [ada dampak emosional ibaratkan] puisi dalam dunia perfilman yang belum pernah aku ketahui seumur hidupku [dan rasa emosional] ini [juga] sangat kuat".[10][11]
Kehidupan Pribadi
Korine bertemu Chloë Sevigny di Washington Square Park, New York City, pada tahun terakhir Sevigny di sekolah menengah pada 1993.[12] Keduanya menjadi teman dekat, yang kemudian berujung pada keterlibatannya dalam film independen beranggaran rendah Kids (1995). Mereka menjalin hubungan romantis yang berakhir pada awal tahun 2000-an, meskipun hingga kini mereka tetap berteman. Korine kemudian menikah dengan aktris Rachel Korine, dan dari pernikahan tersebut mereka memiliki tiga orang anak.
Pada 2009, Korine menerima kritik karena menandatangani sebuah petisi yang mendukung sutradara film Roman Polanski, yang menyerukan pembebasannya setelah Polanski ditangkap di Swiss terkait tuntutan tahun 1977 atas kasus pemberian obat dan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 13 tahun.[13]
↑Kennedy, Dana (March 12, 2000). "Oscar films/First timers; Who Says You Have to Struggle to Be a Star?". The New York Times.
↑Paletta, Anthony (2009-10-02). "The Polanski Hypocrisy". Wall Street Journal (dalam bahasa American English). ISSN0099-9660. Diakses tanggal 2025-11-27.