Harjanto Kusuma Halim atau Liem Tun Hian adalah pengusaha dan filantropis keturunan Tionghoa berkebangsaan Indonesia. Harjanto merupakan CEO dari PT Marimas Putera Kencana, perusahaan yang memproduksi minuman segar, Marimas. Di luar pekerjaannya sebagai pengusaha, dia juga beraktivitas di bidang sosial, antara lain menjadi Ketua Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong, Ketua Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata yang kegiatannya dimaksudkan untuk meningkatkan minat wisatawan ke Semarang, menjadi dosen tamu di Universitas Katolik Soegijapranata, dan dewan penyantun Unnes.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 18 Desember 1965 Semarang |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | pebisnis |
Harjanto Kusuma Halim atau Liem Tun Hian (lahir 18 Desember 1965) adalah pengusaha dan filantropis keturunan Tionghoa berkebangsaan Indonesia. Harjanto merupakan CEO dari PT Marimas Putera Kencana, perusahaan yang memproduksi minuman segar, Marimas. Di luar pekerjaannya sebagai pengusaha, dia juga beraktivitas di bidang sosial, antara lain menjadi Ketua Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong, Ketua Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis) yang kegiatannya dimaksudkan untuk meningkatkan minat wisatawan ke Semarang, menjadi dosen tamu di Universitas Katolik Soegijapranata, dan dewan penyantun Unnes.[1][2][3][4]
Harjanto Halim lahir di Semarang, Jawa Tengah. Namanya dikenal sebagai pengusaha dan filantropis keturunan Tionghoa. Halim adalah CEO dari PT Marimas Putera Kencana yang bergerak di bidang produksi makanan dan minuman, di antaranya Marimas. Predikat lain yang melekat padanya yakni budayawan, tokoh pariwisata Semarang dan juga pemerhati UMKM. Sebagai Pimpinan Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis, Harjanto Halim telah banyak kiprahnya membangun kawasan Pecinan sebagai tujuan wisata di Kota Semarang. Mecintai budaya lokal dan mengembangkannya menjadi daya tarik wisata merupakan keinginan terbesarnya. Perusahaan yang dipimpinnya pun dimulai dari skala UKM dan saat ini telah berkembang menjadi perusahaan nasional.