Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia adalah hari yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setiap tanggal 26 November untuk memperingati transportasi berkelanjutan. Transportasi berkelanjutan sendiri menurut Kelompok Penasihat Tingkat Tinggi Sekretaris Jenderal adalah "penyediaan layanan dan infrastruktur untuk mobilitas orang dan barang—memajukan pembangunan ekonomi dan sosial untuk memberi manfaat bagi generasi saat ini dan masa depan—dengan cara yang aman, terjangkau, mudah diakses, efisien, dan tangguh, sambil meminimalkan karbon dan emisi lainnya serta dampak lingkungan". Hari peringatannya pertama kali diperingati tahun 2023. Hari peringatan ini juga memberikan tekanan bahwa transportasi berkelanjutan itu sendiri bukan tujuan, melainkan cara untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia (bahasa Inggris: World Sustainable Transport Day) adalah hari yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setiap tanggal 26 November untuk memperingati transportasi berkelanjutan. Transportasi berkelanjutan sendiri menurut Kelompok Penasihat Tingkat Tinggi Sekretaris Jenderal adalah "penyediaan layanan dan infrastruktur untuk mobilitas orang dan barang—memajukan pembangunan ekonomi dan sosial untuk memberi manfaat bagi generasi saat ini dan masa depan—dengan cara yang aman, terjangkau, mudah diakses, efisien, dan tangguh, sambil meminimalkan karbon dan emisi lainnya serta dampak lingkungan".[1] Hari peringatannya pertama kali diperingati tahun 2023.[2] Hari peringatan ini juga memberikan tekanan bahwa transportasi berkelanjutan itu sendiri bukan tujuan, melainkan cara untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.[3]
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 26 November sebagai Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia untuk mengakui peran penting sistem transportasi yang aman, terjangkau, mudah diakses, dan ramah lingkungan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kerja sama dan perdagangan antarnegara, seraya mendorong kolaborasi global untuk mengoptimalkan jaringan jalan raya, rel kereta api, jalur air, udara, serta fasilitas pelabuhan dan transfer modal. Selain itu, fokus diberikan pada pembangunan infrastruktur yang hemat energi, lahan, dan sumber daya, dengan emisi gas rumah kaca, zat perusak ozon, dan polutan lainnya yang lebih rendah, sambil memastikan dampak sosial yang positif.[1]
"Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia yang pertama ini mengingatkan kita bahwa jalan menuju masa depan yang lebih baik bergantung pada sistem transportasi yang lebih bersih dan hijau."
Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum PBB melalui sidang pleno pada 16 Mei 2023. Majelis Umum PBB menyetujui pembentukan hari peringatan tersebut yang tiba pada 26 November dan menetapkannya dalam resolusi A/RES/77/286 Mei 2023.[2][4] Melalui resolusi tersebut, Majelis Umum mengajak semua negara anggota organisasi PBB, organisasi internasional dan regional, serta masyarakat sipil untuk memperingati Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia melalui kegiatan pendidikan dan acara yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang transportasi berkelanjutan. [4]