Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHari Konservasi Kehidupan Liar
Artikel Wikipedia

Hari Konservasi Kehidupan Liar

Hari Konservasi Kehidupan Liar — juga dikenal sebagai World Wildlife Conservation Day atau Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia — adalah peringatan yang jatuh setiap tanggal 4 Desember. Peringatan ini bertujuan mempromosikan kesadaran global akan pentingnya pelestarian satwa liar dan flora liar, serta menekan kegiatan ilegal seperti perburuan, perdagangan satwa liar, dan kerusakan habitat alam.

Wikipedia article
Diperbarui 3 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2025)

Hari Konservasi Kehidupan Liar — juga dikenal sebagai World Wildlife Conservation Day atau Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia — adalah peringatan yang jatuh setiap tanggal 4 Desember. Peringatan ini bertujuan mempromosikan kesadaran global akan pentingnya pelestarian satwa liar dan flora liar, serta menekan kegiatan ilegal seperti perburuan, perdagangan satwa liar, dan kerusakan habitat alam. [1]

Sejarah dan Asal-usul

Inisiatif Hari Konservasi Kehidupan Liar lahir dari seruan global untuk memperkuat tindakan terhadap perdagangan dan perburuan ilegal satwa liar. Pada tanggal 8 November 2012, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, mengemukakan seruan “Wildlife Trafficking and Conservation: A Call to Action”, yang menjadi cikal bakal peringatan ini. [2] Sejak itu, setiap 4 Desember diperingati sebagai hari untuk mengenang dan memobilisasi upaya pelestarian satwa liar dan flora liar. [3]

Beberapa sumber menyebutkan bahwa pada tahun 2024 tema yang diusung adalah “Connecting People and Planet: Exploring Digital Innovation in Wildlife Conservation”, yang menyoroti peran teknologi digital dalam mendukung konservasi satwa liar. [4]

Tujuan dan makna

Beberapa tujuan utama peringatan Hari Konservasi Kehidupan Liar di antaranya:

  • Meningkatkan kesadaran publik akan ancaman yang dihadapi satwa liar (seperti perburuan, perdagangan ilegal, kerusakan habitat) dan kemunduran populasi spesies tertentu.
  • Mendorong tindakan nyata—baik tingkat individu maupun institusional—dalam pelestarian dan perlindungan flora dan fauna liar.
  • Memfasilitasi diskusi, kampanye, dan advokasi tentang regulasi, pengawasan, dan pemulihan habitat yang mendukung keanekaragaman hayati.
  • Menjadi momentum bagi organisasi konservasi, lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dan media untuk bersinergi dalam mengkampanyekan dan melaksanakan program perlindungan satwa. [4]

Cara peringatan

Berbagai cara dapat dilakukan untuk merayakan Hari Konservasi Kehidupan Liar, antara lain:

  • Kampanye edukatif di sekolah, perguruan tinggi, lembaga lingkungan, dan media massa, untuk menyebarkan informasi tentang pentingnya pelestarian satwa dan flora liar.
  • Pameran foto, dokumenter alam, webinar, diskusi panel, dan talkshow tentang isu konservasi, perdagangan satwa liar, serta keberlanjutan habitat.
  • Program relawan lapangan (monitoring, patroli anti-perburuan, penanaman tanaman pakan, pemulihan habitat) yang melibatkan masyarakat lokal.
  • Penggunaan teknologi digital (aplikasi, sistem informasi, pemantauan satwa via sensor atau kameratrap) sebagai bagian dari inovasi konservasi.
  • Seruan untuk menghentikan konsumsi produk dari hewan liar dan flora yang dilindungi, serta mendukung lembaga konservasi melalui donasi atau advokasi. [4]

Hubungan dengan peringatan Satwa Internasional

Perlu dicatat bahwa Hari Konservasi Kehidupan Liar berbeda dari World Wildlife Day yang diperingati 3 Maret atas keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2013. [5]

World Wildlife Day diresmikan melalui resolusi PBB (UNGA 68/205) untuk menyoroti pentingnya satwa liar di tingkat global dan memperingati adopsi CITES. [6]

Referensi

  1. ↑ Wibawana, Widhia Arum. "Tentang Peringatan Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia 4 Desember". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-25.
  2. ↑ Rebecca (2022-12-02). "World Wildlife Conservation Day". IAPWA (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ↑ Wibawana, Widhia Arum. "Tentang Peringatan Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia 4 Desember". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-25.
  4. 1 2 3 Tengah, Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung. "Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia 2024 - Berita dan Siaran Pers". lampungtengahkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-09-25.
  5. ↑ "Home | Official website of UN World Wildlife Day". wildlifeday.org (dalam bahasa Inggris). 2025-03-03. Diakses tanggal 2025-09-25.
  6. ↑ Nations, United. "World Wildlife Day". United Nations (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-25.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah dan Asal-usul
  2. Tujuan dan makna
  3. Cara peringatan
  4. Hubungan dengan peringatan Satwa Internasional
  5. Referensi

Artikel Terkait

Anoa

Kerbau endemik yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton

Paus pembunuh

habitat liar, dan kelompok sosial paus tangkapan sangat asing dibandingkan dengan yang ditemukan di alam liar. Kritikus mengklaim kehidupan di penangkaran

Mangkubumi (lahir 1972)

Anggota keluarga kerajaan Kesultanan Yogyakarta (lahir 1972)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026