Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hans Krebs (tentara)

Hans Otto Wilhelm Eugen Krebs atau dikenal juga sebagai Hans Krebs adalah seorang jenderal infanteri Angkatan Darat Jerman Nazi selama berlangsungnya perang dunia kedua. Sebagai seorang prajurit karier, ia bertugas di Reichswehr dan Wehrmacht. Ia menjabat sebagai Kepala Staf terakhir Oberkommando des Heeres (OKH) selama fase akhir perang dunia kedua di teater Eropa. Krebs mencoba membuka negosiasi damai bersama dengan Theodor von Dufving beserta dengan penyerahan diri ke Tentara Merah dan negosiasi itu gagal dan tidak ada hasil yang jelas. Pada akhirnya ia bunuh diri di Führerbunker pada dini hari tanggal 2 Mei 1945, dua hari setelah Adolf Hitler bunuh diri dan pendudukan penuh militer Uni Soviet di Berlin.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hans Krebs (tentara)
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Hans Krebs" tentara – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini berisi tentang Jenderal Wehrmacht yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat Jerman Nazi pada Perang Dunia Kedua. Untuk Ilmuwan Pemenang Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 1953, lihat Hans Adolf Krebs.
Hans Krebs
Hans Krebs
Informasi pribadi
Lahir4 Maret 1898
Helmstedt
Meninggal2 Mei 1945
(umur 47)
Berlin
KebangsaanJerman
Penghargaan sipilKnight's Cross of the Iron Cross with Oak Leaves
Karier militer
Pihak
  • Kekaisaran Jerman Kekaisaran Jerman (sampai tahun 1918)
  • Jerman Republik Weimar (sampai tahun 1933)
  • Jerman Nazi Nazi Jerman (sampai tahun 1945)
Dinas/cabangWehrmacht Heer Wehrmacht
Masa dinas1914–1945
PangkatGeneral der Infanterie
KomandoKepala Staff Oberkommando des Heeres(OKH)/ Komando Pusat Angkatan Darat
Pertempuran/perang
  • Perang Dunia I
  • Perang Dunia II
Penghargaan
  • German Cross in Gold (en) Terjemahkan
  • Knight's Cross of the Iron Cross with Oak Leaves (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Hans Otto Wilhelm Eugen Krebs (4 Maret 1898 – 2 Mei 1945) atau dikenal juga sebagai Hans Krebs adalah seorang jenderal infanteri Angkatan Darat Jerman Nazi selama berlangsungnya perang dunia kedua. Sebagai seorang prajurit karier, ia bertugas di Reichswehr dan Wehrmacht . Ia menjabat sebagai Kepala Staf terakhir Oberkommando des Heeres (OKH) selama fase akhir perang dunia kedua di teater Eropa (1 April hingga 1 Mei 1945). Krebs mencoba membuka negosiasi damai bersama dengan Theodor von Dufving beserta dengan penyerahan diri ke Tentara Merah dan negosiasi itu gagal dan tidak ada hasil yang jelas. Pada akhirnya ia bunuh diri di Führerbunker pada dini hari tanggal 2 Mei 1945, dua hari setelah Adolf Hitler bunuh diri dan pendudukan penuh militer Uni Soviet di Berlin.

Kehidupan Pribadi

Hans Krebs lahir di Helmstedt, Jerman. Dia menjadi seorang prajurit Kekaisaran Jerman pada 1914. Lalu dipromosikan menjadi Letnan tahun 1915 dan menjadi Letnan satu tahun 1925. Lalu pangkatnya naik pesat sampai menjadi Jenderal Infanteri dan menjadi Kepala Staff Angkatan Darat Jerman Nazi saat Perang Dunia Kedua.

Berlin 1945

Sebagai Kepala Staff Oberkommando des Heeres/Angkatan Darat Jerman Nazi, Krebs berada di Führerbunker di bawah Kantor Kekanseliran Reich pada saat Pertempuran Berlin.

Pada 28 April 1945, Krebs menelepon Marsekal Lapangan Wilhelm Keitel yang saat itu Keitel berada di Markas Komando Tertinggi Wehrmacht di Fürstenberg. Krebs mengatakan bahwa jika bantuan tidak datang ke Berlin, semua akan jatuh. Keitel lalu berjanji mengirim bantuan. Keitel lalu menghubungi Jenderal Walther Wenck yang memimpin Tentara Angkatan Darat ke-12 Jerman dan Jenderal Theodor Busse yang memimpin Tentara Angkatan Darat ke-9 Jerman. Keitel memerintahkan Tentara ke-12 menyerang ke Berlin dari barat dan Tentara ke-9 menyerang dari selatan. Adolf Hitler telah memerintahkan kedua tentara untuk bergabung dan datang untuk membantu Berlin. Namun, perintah itu dianggap mustahil oleh para Jenderal. Selain itu pasukan di bawah Jenderal Rudolf Holste telah bersiap untuk menyerang Berlin dari utara.

Masih pada tanggal 28 April, ketika diketahui bahwa Heinrich Himmler mencoba menegosiasikan menyerah kepada Sekutu barat melalui Count Folke Bernadotte tanpa diketahui Hitler, Krebs menjadi bagian dari sebuah pengadilan militer yang diperintahkan oleh Hitler untuk mengadili Himmler secara militer via Hermann Fegelein. Namun Fegelein terlalu mabuk untuk mengikuti pengadilan militer sehingga akhirnya Fegelein ditembak mati.

Tanggal 29 April, Krebs, Joseph Goebbels, Martin Bormann dan General der Infanterie Wilhelm Burgdorf melihat dan menandatangani surat wasiat terakhir dari Hitler. Malam harinya, Krebs menghubungi Alfred Jodl yang menjabat Komandan Tertinggi Angkatan Darat melalui radio untuk menanyakan hal sebagai berikut:

  • Pertama, Dimana keberadaan Jenderal Wenck dan Angkatan Darat ke-12 ?
  • Kedua, Kapan serangan akan dilakukan oleh Angkatan Darat ke-12 ?
  • Ketiga, Dimana letak Tentara ke-9 ?
  • Keempat, Dari mana Tentara ke-9 akan menerobos ?
  • Kelima, Dimana Jendral Holste ?

Pagi hari tanggal 30 April, Jodl menjawab kepada Krebs:

  • Pertama, Jenderal Wenck tidak dapat bergerak di selatan Danau Schwielow
  • Kedua, karena itu, Angkatan Darat ke-12 tidak dapat meneruskan serangan kepada Tentara Merah dan membantu Berlin
  • Ketiga, sebagian besar Tentara ke-9 telah menyerah
  • Keempat, Jenderal Holste melakukan defensif

Pada hari itu juga, pukul 15.30 Hitler bunuh diri. Sesuai dengan keinginan wasiat terakhir Hitler, Großadmiral (Grand Admiral/Laksamana Besar) Karl Dönitz diangkat menjadi penerus Hitler sebagai Staatsoberhaupt (Kepala Negara) dengan gelar Reichspräsident (Presiden Reich) dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata. Dan juga Hitler memerintahkan kepada Menteri Penerangan Umum dan Propaganda Joseph Goebbels untuk menjadi "Kepala Pemerintahan" dengan gelar Reichskanzler (Kanselir Reich).

Proses menyerah dan akhir hayat

Pada tanggal 1 Mei, setelah Hitler bunuh diri pada 30 April, Goebbels mengirim Krebs dan Kolonel Theodor von Dufving, di bawah bendera putih, untuk memberikan surat yang ditulis untuk Jenderal Vasily Chuikov dari Tentara Merah. Dufving adalah Kepala Staff Divisi Artileri yang dipimpin oleh Jenderal Helmuth Weidling. Surat itu berisi tentang penerimaan penyerahan oleh Goebbels. Zhukov adalah Komandan Angkatan Darat ke-8 Tentara Merah Soviet yang menguasai wilayah Berlin tengah. Krebs sampai sebelum pukul 4 pagi dan membuat Zhukov terkejut. Lalu dengan berbicara bahasa Rusia, Krebs mengatakan bahwa Hitler dan Eva Braun, istrinya telah bunuh diri di Bunker bawah tanah Kantor Kekanseliran Reich. Zhukov tidak menyadari bahwa terdapat Bunker di bawah Kantor Kekanseliran Reich dan ia juga tak menyadari bahwa Hitler telah menikah. Dan dengan tenang Zhukov mengatakan bahwa ia tahu tentang itu. Soviet yang hanya menerima penyerahan tanpa syarat akhirnya tidak menyetujui Surat Goebbels dan negosiasi dari Krebs. Akhirnya pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan.

Sekitar pukul 8 malam tanggal 1 Mei, Goebbels bunuh diri dengan istrinya, Magda, setelah membunuh anaknya sendiri. Lalu mayatnya dibakar oleh ajudannya. Setelah itu, Krebs melakukan bunuh diri dengan menembak kepalanya bersama Wilhelm Burgdorf. Lalu tanggung jawab proses penyerahan Berlin diberikan kepada Jenderal Artileri Helmuth Weidling, Komandan Zona Pertahanan Berlin.

Jabatan

Selama satu dekade jabatannya adalah:

  • 1936-1939: atase militer di Moskow (Krebs fasih berbahasa Rusia)
  • 1939: Kepala Seksi Pelatihan Angkatan Darat
  • 1939-1942: Kepala Staf Korps VII
  • 1942-1943: Kepala Staf Angkatan Darat Kesembilan Jerman, Front Timur
  • 1943-1944: Kepala Staf Angkatan Darat Grup Pusat, Front Timur
  • 1944-1945: Kepala Staf Angkatan Darat Grup B, Front Barat
  • 1945: Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Darat (OKH)
  • 1945, 1 April - 1 Mei: Kepala Staf Umum Angkatan Darat (OKH)
  • l
  • b
  • s
Penghuni terakhir Führerbunker menurut tanggal keluar (1945)
20 April
  • Hermann Göring
  • Heinrich Himmler
National Insignia of Germany
21 April
  • Robert Ley
22 April
  • Hugo Blaschke
  • Karl Gebhardt
  • Julius Schaub
  • Christa Schroeder
  • Johanna Wolf
  • Eckhard Christian
23 April
  • Albert Bormann
  • Theodor Morell
  • Karl-Jesco von Puttkamer
  • Joachim von Ribbentrop
  • Albert Speer
24 April
  • Walter Frentz
28 April
  • Robert Ritter von Greim
  • Hanna Reitsch
  • Walter Wagner
29 April
  • Bernd Freytag von Loringhoven
  • Gerhard Boldt
  • Rudolf Weiss
  • Wilhelm Zander
  • Heinz Lorenz
  • Willy Johannmeyer
30 April
  • Nicolaus von Below
1 Mei
  • Wilhelm Mohnke
  • Traudl Junge
  • Gerda Christian
  • Constanze Manziarly
  • Else Krüger
  • Otto Günsche
  • Walther Hewel
  • Ernst-Günther Schenck
  • Hans-Erich Voss
  • Johann Rattenhuber
  • Peter Högl
  • Werner Naumann
  • Martin Bormann
  • Heinz Linge
  • Erich Kempka
  • Hans Baur
  • Georg Betz
  • Ludwig Stumpfegger
  • Artur Axmann
  • Günther Schwägermann
  • Ewald Lindloff
  • Hans Reisser
  • Armin D. Lehmann
  • Josef Ochs
  • Werner Schwiedel
  • Heinz Krüger
  • Heinrich Doose
  • Gerhard Schach
2 Mei
  • Rochus Misch
  • Helmuth Weidling
  • Hans Refior
  • Theodor von Dufving
  • Siegfried Knappe
Masih ada pada 2 Mei
  • Erna Flegel
  • Werner Haase
  • Helmut Kunz
  • Fritz Tornow
  • Johannes Hentschel
Bunuh diri
  • Alwin-Broder Albrecht
  • Ernst-Robert Grawitz
  • Adolf Hitler
  • Eva Hitler (Eva Braun)
  • Joseph Goebbels
  • Magda Goebbels
  • Wilhelm Burgdorf
  • Hans Krebs
  • Franz Schädle
Dieksekusi
  • Hermann Fegelein
Dibunuh
  • Anak-anak Goebbels
Tak diketahui
  • Heinrich Müller
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Orang
  • Deutsche Biographie

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Pribadi
  2. Berlin 1945
  3. Proses menyerah dan akhir hayat
  4. Jabatan

Artikel Terkait

Krebs

halaman disambiguasi

Adolf Hitler

diktator Jerman sejak 1933 hingga 1945

Wilhelm Burgdorf

perwira Angkatan Darat Jerman Nazi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026