Hana Muammar Khadafi merupakan anak perempuan yang diklaim oleh Muammar Khadafi sebagai anak angkatnya, meskipun klaim ini masih diperdebatkan. Ia diduga terbunuh saat berusia empat tahun, pada saat pengeboman yang dilakukan oleh Amerika Serikat pada tahun 1986.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Hana Khadafi | |
|---|---|
| Lahir | Hana Muammar Khadafi Kemungkinan 11 November 1985 |
| Meninggal | 1986 (diduga) Libya |
| Dikenal atas | diduga anak angkat Muammar Gaddafi |
Hana Muammar Khadafi merupakan anak perempuan yang diklaim oleh Muammar Khadafi sebagai anak angkatnya, meskipun klaim ini masih diperdebatkan. Ia diduga terbunuh saat berusia empat tahun, pada saat pengeboman yang dilakukan oleh Amerika Serikat pada tahun 1986.[1]
Berbagai aspek dari dugaan tersebut diragukan oleh beberapa pihak. Hana mungkin tidak meninggal; adopsi mungkin dilakukan secara anumerta; atau ia mungkin telah mengadopsi putri kedua dan memberinya nama yang sama setelah yang pertama meninggal.[2] Setelah pemberontak mengambil alih kediaman keluarga di Bab al-Azizia di Tripoli, The New York Times melaporkan bukti (lengkap dengan foto) mengenai kehidupan Hana setelah klaim atas kematiannya, ketika dia menjadi dokter dan bekerja di sebuah rumah sakit Tripoli. Paspor Hana menunjukkan tanggal lahir 11 November 1985, yang berarti ia berusia enam bulan pada waktu serangan.[3] Pada bulan Agustus 2011, Daily Telegraph melaporkan penemuan catatan gigi yang berhubungan dengan Hana Khadafi oleh staf NLC yang mengambil alih kedutaan besar di London. Laporan ini, yang juga mengutip 1999 spotting oleh pejabat Tiongkok, mengutip seorang juru bicara pemerintah Libya yang tidak disebutkan namanya, yang menyatakan bahwa Qaddafi telah mengadopsi seorang anak perempuan kedua, dan menamai dia Hana untuk menghormati anak perempuan pertamanya yang terbunuh dalam serangan tahun 1986.[4]
Pada bulan September 2011, klaim bahwa Hana telah tewas dalam pengeboman tahun 1986 semakin diperdebatkan ketika sebuah video yang direkam pada tahun 1989 oleh juru kamera Khadafi, Mohammad Ali, diperoleh oleh The Daily Telegraph. Dalam video tersebut, Muammar dan anggota keluarga Khadafi lainnya menyebut Hana dengan namanya saat bermain sepak bola di sebuah tempat perkemahan. Hana dikabarkan telah melarikan diri ke Aljazair bersama ibunya dan tiga saudara kandungnya, Muhammad, Hannibal, dan Ayesha.[5]
[Subtitle:] "Some accounts say Hana Gaddafi died in a 1986 raid, others that she lived to become a doctor or never existed at all."
Files stored in a basement room in one of London's most expensive districts could shed new light on one of the greatest mysteries of Muammar Gaddafi's Libya: the alleged death of his baby daughter Hana.