Handi Irawan Djuwadi adalah seorang pengusaha dan pakar pemasaran, strategi dan digital di Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023) |
Handi Irawan Djuwadi (lahir di Solo, Jawa Tengah, 1 April 1964) adalah seorang pengusaha dan pakar pemasaran, strategi dan digital di Indonesia.[1]
Ia dikenal sebagai CEO dan pendiri dari Frontier, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Riset, Pemasaran, Teknologi dan Digital. Selain itu, Handi Irawan Djuwadi juga merupakan inisiator beberapa hari penting dan penghargaan di Indonesia seperti Hari Pelanggan Nasional dan Top Brand Award, serta saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia periode 2022 - 2027, dan anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia periode 2026 - 2031.
Handi Irawan Djuwadi adalah alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Teknologi Pangan dan lulus pada tahun 1987.
Ia kemudian meraih gelar MBA di IPMI Business School pada tahun 1990.
Di tahun 1991, Handi melanjutkan studi ke University of New South Wales dengan jurusan Marketing dan meraih gelar Master of Commerce in Marketing pada 1993.
Pada tahun 2006, ia mengikuti Executive Program di Harvard Business School dan Kellogg School of Management.
Pada tahun 2012, Handi mendapatkan penghargaan dari pemerintah Australia, yaitu Australian Alumni Award di bidang entrepreneurship.[2][3]
Handi Irawan Djuwadi adalah pencetus Hari Pelanggan Nasional yang kemudian diresmikan oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri pada 4 September 2003.[4][5]
Sejak pertama kali digaungkan, Hari Pelanggan Nasional selalu diperingati pada 4 September setiap tahunnya oleh berbagai perusahaan baik besar maupun kecil di seluruh Indonesia.[6]
Handi Irawan Djuwadi menggagas Top Brand Award sejak tahun 2000. Top Brand Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada merek-merek dengan performa luar biasa di pasar Indonesia.[7]
Pemberian penghargaannya berdasarkan hasil survei yang dilakukan langsung kepada pelanggan.
Pada 1 April 2014, Handi bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencanangkan tanggal 1 April sebagai Hari Marketing Indonesia (HAMARI).[8]
Diresmikan oleh Mari Elka Pangestu selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada masa itu.
Pada 10 Juni 2015, Handi menggagas Hari Media Sosial sebagai salah satu upaya mengedukasi para pengguna media sosial di Indonesia agar dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, baik dalam membuat ataupun membagikan konten.[9][10]
Pada 13 Maret 2026, Handi secara resmi dilantik sebagai anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026 - 2031 oleh Abdul Mu'ti selaku Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.[11]