Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Cekakak belukar

Cekakak belukar atau cekakak dada-putih adalah sejenis burung raja-udang dari suku Halcyonidae. Burung yang menyebar luas di Asia ini dikenal dengan banyak nama dalam bahasa Inggris, di antaranya White-throated Kingfisher, White-breasted Kingfisher atau Smyrna Kingfisher.

spesies burung
Diperbarui 17 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cekakak belukar
Cekakak Belukar
Cekakak belukar (Halcyon smyrnensis)
di Muara Rupit, Musi Rawas Utara
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Aves
Ordo:
Coraciiformes
Famili:
Halcyonidae
Genus:
Halcyon
Spesies:
H. smyrnensis
Nama binomial
Halcyon smyrnensis
Linnaeus, 1758
Sinonim
  • Alcedo smyrnensis L., 1758[2] (basionym)
Artikel takson sembarang

Cekakak belukar[3]: 226  atau cekakak dada-putih[4]: 225  (Halcyon smyrnensis) adalah sejenis burung raja-udang dari suku Halcyonidae (dahulu, Alcedinidae). Burung yang menyebar luas di Asia ini dikenal dengan banyak nama dalam bahasa Inggris, di antaranya White-throated Kingfisher, White-breasted Kingfisher atau Smyrna Kingfisher.

Etimologi

Nama penunjuk jenisnya, smyrnensis, berarti 'berasal dari Smyrna', merujuk pada sebuah kota kuno di Turki yang kini dikenal sebagai İzmir.[5]

Pemerian

Burung cekakak yang berukuran agak besar, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 27 cm. Dominan berwarna cokelat dan biru, dengan dagu, tenggorokan dan dada berwarna putih. Kepala, leher dan perut hingga pantat cokelat merah. Sayap, mantel dan ekor biru terang berkilau. Penutup sayap bagian atas dan ujung sayap cokelat tua.[3]: 226,  [4]: 225  Ketika terbang, sisi bawah sayap tampak biru dengan bulatan putih besar di tengahnya.[6]: 197,  [7]: 143 

Iris mata cokelat tua, paruh dan kaki merah.[3]: 226,  [4]: 225  Dari segi penampilan dan perilaku, sepintas burung ini mirip kerabatnya, cekakak jawa (Halcyon cyanoventris) yang menyebar terbatas di Jawa dan Bali.[4]: 225 

Agihan dan kebiasaan

Bertengger bersama perling kumbang, Aplonis panayensis

Cekakak belukar menyebar luas mulai dari Timur Tengah, India, Tiongkok, Asia Tenggara, Semenanjung Malaya, Filipina, Kep. Andaman, dan Sumatra. Burung migran kadang-kadang sampai ke Jawa Barat.[3]: 226,  [4]: 225 

Sering terlihat sendirian, cekakak belukar terutama menghuni lahan-lahan pertanian dan yang berpohon-pohon, baik dekat maupun jauh dari badan air.[6]: 197  Kisaran habitat yang digunakan burung ini termasuk luas: lingkungan perkebunan kelapa sawit, pohon-pohon tepi jalan, persawahan, kebun, kolam dan bendungan, kanal air, sungai kecil, rawa nipah, tepi hutan mangrove, paparan lumpur, pantai berpohon-pohon atau dengan kebun kelapa, hutan bambu, hutan gugur daun, dan lain-lain.[7]: 144  Di Sumatra terutama menghuni lahan-lahan terbuka, wilayah pertanian dekat sungai atau badan air lainnya, hingga ketinggian 900 m dpl.[3]: 226  Di India, burung ini merupakan jenis cekakak yang paling dikenal umum, dan paling tidak tergantung dengan kehadiran air.[6]: 197 

Burung ini kerap terlihat bertengger di dahan kering, tonggak, kawat listrik dan lain-lain tenggeran terbuka.[6]: 197  Bersuara ribut sambil terbang, cikikikikikikikikiii..., atau memanggil sedih dari tenggerannya: ciririririririiii..ew berulang-ulang, nada di ujung menurun.[6]: 197,  [7]: 144 

Mangsa

Bercak putih di sayap tampak ketika terbang

Cekakak belukar dengan lincah memburu aneka mangsanya:[3]: 226  pelbagai jenis serangga, yuyu, ikan, kodok, kadal, ular, anak burung, dan juga mencit.[6]: 197,  [7]: 144  Komposisi mangsa burung ini bervariasi dari tempat ke tempat. Suatu penelitian yang dibuat di Tamil Nadu, India, mendapatkan bahwa artropoda menyusun porsi utama (83,40%) mangsa, dengan serangga-serangga dari bangsa Coleoptera (kumbang), Hymenoptera (kerabat lebah), dan Hemiptera (walangsangit) berturut-turut menyusun 22,3%, 20,8% dan 14,1% dari komposisi mangsa. Sementara vertebrata secara keseluruhan hanya menempati sekitar 10% mangsa.[8] Akan tetapi penelitian yang lain dengan topik serupa di Bangladesh mendapatkan hasil yang hampir berkebalikan, dengan artropoda menyusun 36,2% dan vertebrata menempati 63,8% komposisi mangsa; terutama ikan menyusun 61,1% porsi mangsa cekakak belukar.[9]

Beberapa jenis reptil yang tercatat sebagai mangsa cekakak belukar, di antaranya, sejenis cecak, Hemidactylus aquilonius;[10] ular rumah (Lycodon aulicus);[11] dan ular kisik Xenochrophis vittatus.[12]

Di Gujarat, burung ini pernah teramati menangkap dan memangsa burung cipoh kacat (Aegithina tiphia). Selain itu dilaporkan pula bahwa cekakak belukar pernah memangsa burung-burung lain, di antaranya sejenis bondol, Lonchura malabarica; burung kacamata biasa Zosterops palpebrosus; dan sejenis kipasan, Rhipidura aureola.[13]

Perkembang biakan

Sepasang burung Cekakak belukar (Halcyon smyrnensis) yang sedang bertengger bersama. Interaksi sosial dan keberadaan pasangan sangat krusial dalam siklus perkembangbiakan spesies ini, terutama dalam proses pencarian sarang di lubang tanah atau pohon. Kodealam2 Login 2026

Sarang cekakak belukar berupa liang atau terowongan dalam tanah yang dibuat pada tebing sungai yang hampir vertikal. Catatan dari Bangladesh menyebutkan bahwa panjang terowongan sarang ini berkisar antara 44 hingga 86 cm (median 59,25 cm, n = 10); sementara lebar melintang mulut terowongan bervariasi antara 6,5 hingga 14 cm (median 9.5 cm, n = 10). Di ujungnya, terdapat sebuah rongga yang berfungsi sebagai kamar telur, dengan rata-rata diameter horizontal dan vertikal, berturut-turut, 11–21 cm (median 17 cm, n = 10) dan 10–16 cm (median 12 cm, n = 10).[14] Liang sarang adakalanya juga dibuat di tebing-tebing tepi jalan, tepi kolam, tepi selokan, dan juga batang pohon.[7]: 144 

Cekakak belukar bertelur sejumlah 4-7 butir;[7]: 144  telur berbentuk hampir bulat dan berwarna putih.[6]: 197  Telur tercatat diletakkan pada bulan April (di Sumatra dan Thailand), Maret-April (Filipina), Maret-April dan Juli (Pakistan), Desember-April (Srilanka), April-Mei (Israel dan Irak, Desember-Mei (Malaysia), dan Juni di Mesir.[5][7]: 144,  

Ras dan agihan

Ada 5 anak jenis (subspesies) yang diakui:[5]

  • H. s. smyrnensis (Linnaeus, 1758) – menyebar di Turki barat dan selatan, hingga ke Mesir timur laut; Afghanistan timur laut, Irak, ke timur hingga Pakistan dan India barat laut
  • H. s. fusca (Boddaert, 1783) – India dari Uttarakhand hingga ke Benggala Barat, dan ke selatan hingga Sri Lanka
  • H. s. perpulchra Madarász, 1904 – India timur ke Bangladesh, Burma dan Indocina, ke selatan hingga Sumatra dan Jawa Barat.
  • H. s. saturatior A. O. Hume, 1874 – Kep. Andaman.
  • H. s. fokiensis Laubmann & Gotz, 1926 – Tiongkok selatan dan timur.

Keluarga

Cekakak belukar termasuk dalam keluarga Cekakak (Latin: Alcedinidae). Berikut adalah beberapa anggota keluarga lainnya:

| SPARQL | Temukan gambar

Daftar ini dibuat secara otomatis dari data Wikidata dan diperbarui secara berkala oleh Listeriabot.

Spesies nama takson Gambar
Cekakak-hutan melayu Actenoides concretus
cekakak-hutan tunggir-hijau Actenoides monachus
Cekakak-hutan dada-sisik Actenoides princeps
Raja-udang erasia Alcedo atthis
Raja-udang biru Alcedo coerulescens
Raja-udang kalung-biru Alcedo euryzona
Raja-udang meninting Alcedo meninting
Cekakak tunggir-putih Caridonax fulgidus
Q320043 Ceryle rudis
Udang biru-langit Ceyx azureus
Raja-udang berpita nila Ceyx cyanopectus
Udang api Ceyx erithaca
Udang-merah sulawesi Ceyx fallax
Raja-udang kecil Ceyx pusillus
Udang punggung-merah Ceyx rufidorsa
Udang-merah sangihe Ceyx sangirensis
Cekakak hijau Chloroceryle americana
raja-udang pipi-ungu Cittura cyanotis
Cekakak pigmi madagaskar Corythornis madagascariensis
Cekakak madagaskar Corythornis vintsioides
kukabura perut-merah Dacelo gaudichaud
raja-udang paruh-sekop Dacelo rex
Cekakak merah Halcyon coromanda
Cekakak jawa Halcyon cyanoventris
Cekakak kepala abu-abu Halcyon leucocephala
Cekakak cina Halcyon pileata
Q838793 Halcyon senegalensis
Cekakak belukar Halcyon smyrnensis
Cekakak batu Lacedo pulchella
Cekakak bersabuk Megaceryle alcyon
Q371843 Megaceryle lugubris
Q731910 Megaceryle maxima
Q1272848 Megaceryle torquata
raja-udang paruh-kait Melidora macrorrhina
Pekaka emas Pelargopsis capensis
Pekaka bua-bua Pelargopsis melanorhyncha
Cekakak gunung Syma megarhyncha
Cekakak torotoro Syma torotoro
cekakak-pita biasa Tanysiptera galatea
cekakak-pita biak Tanysiptera riedelii
cekakak-pita dada-jingga Tanysiptera sylvia
cekakak kalung-coklat Todiramphus australasia
Cekakak sungai Todiramphus chloris
cekakak talaud Todiramphus enigma
Cekakak rimba Todiramphus macleayii
cekakak suci Todiramphus sanctus
cekakak pantai Todiramphus saurophagus
Akhir dari daftar yang dibuat secara otomatis.

Sumber bacaan

  1. ↑ BirdLife International (2017). Halcyon smyrnensis (amended version of 2016 assessment). The IUCN Red List of Threatened Species 2017: e.T22725846A119289544. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T22725846A119289544.en. Diakses pada 05 Maret 2019.
  2. ↑ Linnaeus, C. & Lars Salvius (1758). Systema Naturae per regna tria naturae, secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis. Editio decima, reformata. v. 1: 106. Holmiae : Impensis Direct. Laurentii Salvii, 1758-1759.
  3. 1 2 3 4 5 6 MacKinnon, J., K. Phillipps, dan B. van Balen. (2000). Burung-burung di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan. Bogor:Puslitbang Biologi LIPI dan BirdLife IP. ISBN 979-579-013-7
  4. 1 2 3 4 5 MacKinnon, J. (1993). Panduan lapangan pengenalan burung-burung di Jawa dan Bali. Jogyakarta:Gadjah Mada University Press. ISBN 979-420-150-2
  5. 1 2 3 Woodall, P.F. & G.M. Kirwan (2019). White-breasted Kingfisher (Halcyon smyrnensis). In: del Hoyo, J., Elliott, A., Sargatal, J., Christie, D.A. & de Juana, E. (eds.). Handbook of the Birds of the World Alive. Lynx Edicions, Barcelona. (dari laman https://www.hbw.com/node/55748 diakses pada 4 Maret 2019).
  6. 1 2 3 4 5 6 7 Ali, S.. (1996). The Book of Indian Birds. Mumbai:Bombay Nat. Hist. Soc.
  7. 1 2 3 4 5 6 7 Fry, C.H., K. Fry & A. Harris (1992). Helm identification guides: Kingfishers, Bee-eaters and Rollers, p.143. London:A & C Black. ISBN 978-1-4081-3525-9
  8. ↑ Asokan, S., A.M.S. Ali & R. Manikannan (2009). "Diet of three insectivorous birds in Nagapattinam District, Tamil Nadu, India – a preliminary study". Journal of Threatened Taxa 1(6): 327-30.
  9. ↑ Naher, H., & N.J. Sarker (2014). "Food and feeding habits of white-throated kingfisher (Halcyon smyrnensis) in Bangladesh". Bangladesh J. Zool. 42(2): 237-49, 2014
  10. ↑ Purkayastha, J., & A. Purkayastha (2012). "A case of White-breasted kingfisher (Halcyon smyrnensis) preying on a gecko (Hemidactylus aquilonius)". Asian Journal of Conservation Biology, July 2012. Vol. 1(1): 45-6.
  11. ↑ Soud, R., K. Mazumdar, & A. Gupta (2010). "Predation by White-throated Kingfisher Halcyon smyrnensis on Common wolf snake Lycodon aulicus (Linnaeus)". NeBIO Vol. 1(1): 53-4.
  12. ↑ Parasharya, D., J. Teli & B.M. Parasharya (2016). "Striped Keelback in the diet of White-throated kingfisher". Zoos' Print 31(5): 19-20, May 2016.
  13. ↑ Theba, I.N. (2010). "On the diet of the White-throated Kingfisher Halcyon smyrnensis". Indian Birds 5(6): 181.
  14. ↑ Naher, H. & N.J. Sarker (2016). "Nest and nest characteristics of common kingfisher (Alcedo atthis) and white-throated kingfisher (Halcyon smyrnensis) in Bangladesh". Bangladesh J. Zool. 44(1): 99-109.

Bacaan lanjut

  • King, B., M. Woodcock, and E.C. Dickinson. 1975. A Field Guide to The Birds of South-East Asia. Collins. London. ISBN 0-00-219206-3
  • Niall H. K. Burton (1998). "Notes on the diet of nestling White-throated Kingfishers Halcyon smyrnensis in Malaysia". Forktail 14: 79-80
  • H.S. Yahya (2001). "Feeding habits of the White-breasted Kingfisher Halcyon smyrnensis (Linn.) family Alcedinidae". J. Bombay Nat. Hist. Soc. 98(3): 451-2
  • Habibon Naher & Noor Jahan Sarker (2016). "Preying frequency of white-throated kingfisher, Halcyon smyrnensis (Linnaeus, 1758)". Ecoprint: An International Journal of Ecology, 22: 39-49. https://doi.org/10.3126/eco.v22i0.15469

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Halcyon smyrnensis.
  • (Inggris) BirdLife Data Zone: White-breasted Kingfisher Halcyon smyrnensis. Diakses pada 05 Maret 2019
  • (Inggris) eBird: White-breasted Kingfisher Halcyon smyrnensis. Diakses pada 05 Maret 2019
  • (Inggris) GBIF: Halcyon smyrnensis (Linnaeus, 1758). Diakses pada 05 Maret 2019
  • (Inggris) India Biodiv.: Halcyon smyrnensis (Linnaeus, 1758), Smyrna Kingfisher. Diakses pada 05 Maret 2019
  • (Inggris) Macau Biodiv.: Halcyon smyrnensis Diarsipkan 2019-03-06 di Wayback Machine.. Diakses pada 05 Maret 2019
  • (Inggris) Xeno-Canto: White-breasted Kingfisher, Halcyon smyrnensis (Linnaeus, 1758). Diakses pada 05 Maret 2019
  • (Inggris) White-throated Kingfisher Diarsipkan 2014-04-15 di Wayback Machine. di Sungai Buloh, Singapura. Diakses 03/8/2006. (archive 2019)
Pengidentifikasi takson
Halcyon smyrnensis
  • Wikidata: Q735158
  • Wikispecies: Halcyon smyrnensis
  • ADW: Halcyon_smyrnensis
  • ARKive: halcyon-smyrnensis
  • Avibase: 3EEE4BB4CEACA3FC
  • BirdLife: 22725846
  • BOLD: 115073
  • BOW: whtkin2
  • CoL: 6KY3J
  • eBird: whtkin2
  • EUNIS: 1072
  • EURING: 8270
  • Fauna Europaea: 97080
  • Fauna Europaea (new): 94a61c3c-1829-4d80-ad42-12772be2d9e2
  • GBIF: 5228328
  • iNaturalist: 204519
  • IRMNG: 10861544
  • ITIS: 554585
  • IUCN: 22725846
  • NBN: NHMSYS0000533339
  • NCBI: 1003843
  • Observation.org: 71102
  • OBIS: 1443780
  • Open Tree of Life: 704458
  • WoRMS: 1443780
  • Xeno-canto: Halcyon-smyrnensis
Alcedo smyrnensis
  • Wikidata: Q107055600
  • CoL: 8VJS9
  • GBIF: 8826750
  • WoRMS: 1443781
  • ZooBank: EB047693-F9FD-4EDF-8E0B-8191FE3E2649
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Pemerian
  3. Agihan dan kebiasaan
  4. Mangsa
  5. Perkembang biakan
  6. Ras dan agihan
  7. Keluarga
  8. Sumber bacaan
  9. Bacaan lanjut
  10. Pranala luar

Artikel Terkait

Burung

binatang dari tetrapoda

Burung cinta

genus burung

Burung madu sriganti

spesies burung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026