Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Haji Sumatrabhumi

Haji Sumatrabhumi [yang berarti "Raja Tanah Sumatera"] adalah seorang Yowa Raja Sriwijaya pada era keemasan Sriwijaya yang mengirimkan utusannya ke Tiongkok pada tahun 1017. Namanya tercatat dalam sumber Tiongkok sebagai Ha-ch'i-su-wa-ch'a-p'u. Haji Sumatrabhumi beliau bergelar Punku Haji Yowa Rajya Sri Haridewa sebagaimana tertatah pada Prasasti Hujung Langit di Bhumi Lampung.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Haji Sumatrabhumi [yang berarti "Raja Tanah Sumatera"][1][2] adalah seorang Yowa Raja Sriwijaya pada era keemasan Sriwijaya yang mengirimkan utusannya ke Tiongkok pada tahun 1017.[3][4] Namanya tercatat dalam sumber Tiongkok sebagai Ha-ch'i-su-wa-ch'a-p'u.[5][6] [7] Haji Sumatrabhumi beliau bergelar Punku Haji Yowa Rajya Sri Haridewa sebagaimana tertatah pada Prasasti Hujung Langit di Bhumi Lampung.

Para utusan yang dikirimkan Baginda Haji Sumatrabhumi membawa surat bertulisan emas, dengan persembahan hadiah mutiara, gading, buku berbahasa Sansekerta, serta budak.[5][8] Kaisar Tiongkok sangat berkenan kepada para Diplomat utusan Baginda, dan mengizinkan para utusan tersebut melihat-lihat bangunan kerajaan, sebelum membawa pulang surat balasan beserta beragam hadiah lainnya.[5]

Pada masa pemerintahan Yowa Raja Haji Sumatrabhumi, Kedatuan Sriwijaya mencapai puncak keemasannya dan diperkirakan mulai mengalami kampanye militer dari Chola, yang puncaknya terjadi pada tahun 1025 di bawah pimpinan Raja Rajendra I.[3] Kejadian tersebut tercatat pada Prasasti Tanjore.[3] Penguasa Sriwijaya sesudah beliau adalah Sangrama Vijayottunggawarman, yang tertawan oleh Cholamandala dalam serangannya ke Kedah [Kadaram].[3]

Lihat pula

  • Sriwijaya
  • Prasasti Hujung Langit
  • Sangrama Vijayottunggawarman

Referensi

  1. ↑ Houtsma, M. Th (1987). E.J. Brill's first encyclopaedia of Islam, 1913-1936: L - Moriscos (dalam bahasa Inggris). E.J. Brill. ISBN 9789004082656.
  2. ↑ Journal asiatique (dalam bahasa Prancis). Société asiatique. 1922.
  3. 1 2 3 4 Hall, D.G.E. (1981). History of South East Asia (dalam bahasa Inggris). Macmillan International Higher Education. hlm. 67. ISBN 9781349165216.
  4. ↑ Munoz, Paul Michel (2006). Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula (dalam bahasa Inggris). Continental Sales, Incorporated. hlm. 175–177. ISBN 9789814155670.
  5. 1 2 3 Bulletin de l'École française d'Extrême-Orient (dalam bahasa Inggris). L'Ecole. 1941. hlm. 285.
  6. ↑ Sastri, Kallidaikurichi Aiyah Nilakanta (1949). History of Sri Vijaya (dalam bahasa Inggris). University of Madras. hlm. 79.
  7. ↑ Beberapa karya dalam ilmu-ilmu sastra (dalam bahasa Inggris). Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. 1975. hlm. 87.
  8. ↑ Society, Siam (1969). Collected articles (dalam bahasa Inggris). Siam Society.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Sumatra

pulau di Indonesia

Sriwijaya

Kerajaan 671-1025 di Asia Tenggara

Dapunta

gelar aristokratis Jawa kuno

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026