Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hadiwarno, Ngadirojo, Pacitan

Hadiwarno adalah sebuah desa di kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Desa Hadiwarno letaknya tidak terlalu dari jauh dari Pacitan Kota yaitu 38 KM. Jarak dengan ibu kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, sejauh 400 KM. Sedangkan jarak dari pemerintah kecamatan sejauh 5 KM. Mata pencaharian yang utama di Desa Hadiwarno yaitu di bidang pertanian dan perkebunan serta perikanan dan pertambakan. Desa Hadiwarno merupakan sebuah desa swakarya yaitu transisi atau peralihan dari desa swadaya menuju desa swasembada dengan ciri-ciri:Kebiasaan atau adat istiadat sudah tidak mengikat penuh. Sudah mulai menpergunakan alat-alat dan teknologi Desa swakarya sudah tidak terisolasi lagi walau letaknya jauh dari pusat perekonomian. Telah memiliki tingkat perekonomian, pendidikan, jalur lalu lintas dan prasarana lain. Jalur lalu lintas antara desa dan kota sudah agak lancar.

desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur
Diperbarui 30 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Desa in Jawa Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Jawa Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Hadiwarno
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenPacitan
KecamatanNgadirojo
Kode pos
63572
Kode Kemendagri35.01.11.2002 Suntingan nilai di Wikidata
Luas749,60 Ha
Jumlah penduduk3.869 jiwa
Kepadatan5,16 jiwa/Ha
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Tampilkan peta yang diperbesar
Tampilkan peta yang diperkecil
Tampilkan peta penuh
Koordinat:
  • 8°15′9.468″S 111°18′45.18″E / 8.25263000°S 111.3125500°E / -8.25263000; 111.3125500
  • 8°15′6″S 111°18′53″E / 8.25167°S 111.31472°E / -8.25167; 111.31472

Hadiwarno adalah sebuah desa di kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Desa Hadiwarno letaknya tidak terlalu dari jauh dari Pacitan Kota yaitu 38 KM. Jarak dengan ibu kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, sejauh 400 KM. Sedangkan jarak dari pemerintah kecamatan sejauh 5 KM. Mata pencaharian yang utama di Desa Hadiwarno yaitu di bidang pertanian dan perkebunan serta perikanan dan pertambakan. Desa Hadiwarno merupakan sebuah desa swakarya yaitu transisi atau peralihan dari desa swadaya menuju desa swasembada dengan ciri-ciri:

  1. Kebiasaan atau adat istiadat sudah tidak mengikat penuh.
  2. Sudah mulai menpergunakan alat-alat dan teknologi
  3. Desa swakarya sudah tidak terisolasi lagi walau letaknya jauh dari pusat perekonomian.
  4. Telah memiliki tingkat perekonomian, pendidikan, jalur lalu lintas dan prasarana lain.
  5. Jalur lalu lintas antara desa dan kota sudah agak lancar.

Pembagian Administratif Padukuhan (Dusun)

Dalam wilayah desa dapat dibagi atas dusun atau padukuhan, yang merupakan bagian wilayah kerja pemerintahan desa dan ditetapkan dengan peraturan desa. Di Desa Hadiwarno terdapat 9 dusun, yaitu:

Tabel Daftar Dusun di Desa Hadiwarno
No Nama Jumlah RT Jumlah RW
1 Pucung Kulon
2 Pucung Wetan
3 Sogo
4 Doko
5 Kangkung
6 Damas
7 Kebondalem
8 Bondalem
9 Taman

Geografi

Di utara Desa Hadiwarno berbatasandengan Desa Hadiluwih. Di sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia. Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Sidomulyo. Di sebelah Timur berbatasan dengan Desa Pager Kidul. Bentangan wilayahnya meliputi dataran rendah, dataran tinggi, berbukit-bukit, pesisir pantai, aliran sungai dan bantaran sungai.

Hadiwarno merupakan kawasan hilir dalam sistem DAS Pringombo dengan aliran utama Kali Lorog yang bermuara di perairan Samudera Hindia.[1]

Potensi Desa

Potensi Fisik

Potensi alam pada Desa Hadiwarno sangat beragam. Kondisi tanah yang ada yaitu berwarna kuning dan hitam, dengan tekstur lampungan dan berpasir yang memiliki tingkat kemiringan tanah sebesar 300. Ketinggian tanah Desa Hadiwarno yaitu antara 5-150 meter di atas permukaan laut. Banyaknya curah hujan dalam 1 tahun yaitu 2.200 mm. Keadaan suhu rata-rata yaitu 300C dengan kelembapan sebesar 60%. Bahan galian yang ditemukan meliputi batu kapur, pasir serta batu gamping.

Komoditas pangan yang dihasilkan meliputi jagung, kacang kedelai, kacang tanah, kacang panjang, padi, ubi kayu, mangga, pisang, semangka. Hasil perkebunannya meliputi kelapa, kopi, cengkih, coklat. Hasil hutannya meliputi akasia, bambu, jati, mahoni, arang dan madu lebah. Di pesisir pantainya juga banyak ditanaman tanaman mangrove.

Komoditas ternak yang dihasilkan meliputi sapi, ayam kampung, serta lebah madu. Untuk komoditas perikanannya meliputi tuna, tongkol, hiu, kakap, tenggiri, pari, kembung, kerapu, layur, udang, kepiting, lele, patin, nila, gurame, belut dan rumput laut. Untuk hewan liar yang masih berada di Desa Hadiwarno yaitu babi hutan, monyet ekor panjang, ular welang, ular weling, biawak, ikan glodok.

Potensi Non-fisik

Potensi non fisik, meliputi; masyarakat desa, lembaga-lembaga sosial desa, dan aparatur desa, Masyarakat desa yang ada sebagian besar merupakan warga asli Pacitan, hanya sebagaian orang yanng merupakan pendatang. Lembaga sosial desa yang ada terdiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LKMD, PKK, Karang Taruna, GAPOKTAN, dan Lembaga Adat. Aparatur desa terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi Pemerintahan, Kepala Seksi Pembangunan, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat, Kepala Seksi Umum dan Kepala Seksi Keuangan.

Potensi Wisata

Desa Hadiwarno memiliki beberapa tempat yang berpotensi dijadikan sebagai lokasi wisata. Beberapa di antaranya telah dijadikan sebagai lokasi wisata.

Pantai Taman

Pantai ini merupakan salah satu pantai yang terdapat pada Desa Hadiwarno, tepatnya di Dusun Taman. Sebagian pantai ini telah dikomersialkan menjadi salah satu destinasi pariwisata.

Flying Fox

Flying fox ini merupakan yang terpanjang di Indonesia dengan panjang 450 m. Pengunjung harus mendaki tebing untuk menaikinya. Walaupun butuh perjuangan untuk mencapainya akan tetapi keindahan pantai taman yang tersaji saat berada di atas tebing sangat indah.

Kolam Renang Pemandian Umum

Kolam renang ini berlokasi pada Dusun Taman, masih berada satu kawasan dengan Pantai Taman. Walaupun berada pada bibir pantai, kolam renang ini merupakan kolam renang air tawar. Airnya bersumber dari salah satu mata air yang bernama Sendang Ayu, yang berada di dekat tebing.

Konservasi Penyu

Konservasi penyu berlokasi pada Dusun Taman, masih berada satu kawasan dengan Pantai Taman dan Kolam Renang. Konservasi penyu ini berusaha melestarikan penyu dengan cara membantu penjagaan ketika penyu mendarat, proses penetasan penyu hingga pelepasan tukik. Selain itu, terdapat beberapa ekor penyu yang ditampilkan guna mengenalkan kepada masyarakat akan penyu. Diharapkan nantinya setelah mengenal penyu tumbuh rasa untuk menjaga keberadaan penyu.

Konservasi Bakau

Konservasi bakau berada pada Dusun Kangkung. Konservasi bakau ini berlangsung pembudidayaan dan penanaman bakau yang bertujuan untuk mencegah terjaddinya abrasi. Pada tempat ini terdapat beberapa hewan unik sejenis kepiting. Lokasinya berada di pantai dengan pemandangan yang cukup eksotis.

Pantai Centakan

Pantai centakan ini berada pada Dusun Damas. Namun, jalan untuk menuju pantai ini masih belum cukup baik. Tetapi terbayarkan dengan pemandangan pantai yang sangat indah.

Goa

Pacitan dikenal dengan sebutan 1001 goa. Salah satunya berada di Dusun Damas, yaitu Goa. Goa ini merupakan goa vertikal di mana di dalamnya terdapat aliran air. Salah satu mulut goa berada di dekat persawahan, dan bermuara pada Pantai Centakan.

Lihat pula

  • Hidrologi pegunungan
  • Pegunungan Sewu

Referensi

  1. ↑ "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur
Desa
  • Ngadirojo
  • Cokrokembang
  • Nogosari
  • Wonodadi Kulon
  • Pagerjo
  • Bogoharjo
  • Wonodadi Wetan
  • Tanjung Lor
  • Sidomulyo
  • Cangkring
  • Bodag
  • Wonokarto
  • Hadiluwih
  • Hadiwarno
  • Tanjung Puro
  • Wiyoro
  • Wonoasri
  • Wonosobo

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pembagian Administratif Padukuhan (Dusun)
  2. Geografi
  3. Potensi Desa
  4. Potensi Fisik
  5. Potensi Non-fisik
  6. Potensi Wisata
  7. Lihat pula
  8. Referensi

Artikel Terkait

Kabupaten Pacitan

kabupaten di Provinsi Jawa Timur

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Timur

artikel daftar Wikimedia

Gempa bumi Pacitan 2026

gempa bumi di Pacitan, Indonesia tahun 2026

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026