Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Habis Gelap Terbitlah Terang

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon, sedangkan penerjemahannya pertama kali dilakukan pada 1922 oleh Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad.

buku kumpulan surat yang ditulis Kartini
Diperbarui 22 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Habis Gelap Terbitlah Terang
Habis Gelap Terbitlah Terang
Sampul edisi pertama
PengarangKartini
Judul asliDoor duisternis tot licht: Gedachten over en voor het Javaansche volk
Penerjemah
  • Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad (penerjemah versi 1922)
  • Armijn Pane (penerjemah versi 1938)
NegaraHindia Belanda
BahasaBelanda
GenreBiografi
PenerbitG.C.T. van Dorp (asli)
Commissie voor de Volkslectuur/Balai Poestaka (terjemahan)
Tanggal terbit
1911

Habis Gelap Terbitlah Terang (bahasa Belanda: Door duisternis tot licht: Gedachten over en voor het Javaansche volkcode: nl is deprecated , 'Dari Gelap Menuju Terang: Pemikiran Tentang dan untuk Rakyat Jawa') adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon, sedangkan penerjemahannya (dari versi bahasa Belanda ke bahasa Melayu) pertama kali dilakukan pada 1922 oleh Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad (mereka menyebut diri Empat Saudara).[1]

Proses pengumpulan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa dilakukan setelah Kartini wafat oleh J.H. Abendanon.[2][3] Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Terang". Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini. Fakta unik lainnya, surat-surat R.A. Kartini mengungkapkan pergolakan emosi, kecerdasan, dan kritik tajam Kartini terhadap budaya patriarki serta pendidikan di awal abad ke-20. Jumlah suratnya dipangkas. Pada versi Armijn Pane, jumlah surat dikurangi 87 surat saja, dari total ratusan aslinya. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan isi dan membuat alur cerita lebih kronologis seperti novel (epistolary).

Terjemahan Indonesia

Versi 1922

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Habis Gelap Terbitlah Terang
Wikibooks memiliki informasi lebih lanjut di:
Habis Gelap Terbitlah Terang
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Habis Gelap Terbitlah Terang.

Pada 1922, oleh Empat Saudara, Door Duisternis Tot Licht disajikan dalam bahasa Melayu dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran. Buku ini diterbitkan oleh Balai Pustaka. Empat Saudara merujuk pada Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad.

Secara literal, judul bahasa Belandanya tidak serta merta dapat diterjemahkan menjadi “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Kata-kata itu bisa diterjemahkan menjadi “Melalui Kegelapan Menuju Cahaya” atau “Dari Gelap Menuju Terang”. Frasa “Habis Gelap Terbitlah Terang” merupakakan olahan literer yang dilakukan oleh Empat Saudara, yang menurut filolog Suryadi, "merefleksikan kehalusan rasa kesastraan dan penguasaan bahasa Melayu yang tinggi".[4]

Versi 1938

Pada 1938, buku Habis Gelap Terbitlah Terang diterbitkan kembali dalam bahasa Indonesia. Buku terjemahan Armijn Pane ini dicetak sebanyak sebelas kali. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa dan bahasa Sunda.[butuh rujukan]

Armijn Pane menyajikan surat-surat Kartini dalam format berbeda dengan buku-buku sebelumnya. Ia membagi kumpulan surat-surat tersebut ke dalam lima bab pembahasan. Pembagian tersebut ia lakukan untuk menunjukkan adanya tahapan atau perubahan sikap dan pemikiran Kartini selama berkorespondensi.[butuh rujukan]

Pada buku versi baru tersebut, Armijn Pane juga menciutkan jumlah surat Kartini. Hanya terdapat 87 surat Kartini dalam "Habis Gelap Terbitlah Terang". Penyebab tidak dimuatnya keseluruhan surat yang ada dalam buku acuan Door Duisternis Tot Licht adalah terdapat kemiripan pada beberapa surat. Alasan lain adalah untuk menjaga jalan cerita agar menjadi seperti roman. Menurut Armijn Pane, surat-surat Kartini dapat dibaca sebagai sebuah roman kehidupan perempuan. Ini pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa surat-surat tersebut ia bagi ke dalam lima bab pembahasan.[butuh rujukan]

Lihat pula

  • Ayat Alkitab 2 Korintus 4:6

Referensi

  1. ↑ Fillah, Efa (2008). Kartini menemukan Tuhan: analisis wacana surat-surat R.A. Kartini tahun 1899-1904. Media Wacana Press. ISBN 978-979-18512-0-6. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-26. Diakses tanggal 2023-06-26.
  2. ↑ Andi Achdian (20 April 2018). "Membaca Kartini, Membaca Ulang 'Habis Gelap Terbitlah Terang'". Tirto.id. Tirto. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-30. Diakses tanggal 28 November 2019.
  3. ↑ Syaefudin, Arif (20 April 2018). "Melihat Buku Habis Gelap Terbitlah Terang, Tulisan Tangan RA Kartini". detikcom. Detik. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-06. Diakses tanggal 28 November 2019. ;
  4. ↑ "Asal-usul". Sumbarsatu (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-26. Diakses tanggal 2023-06-26.

Pranala luar

  • (Inggris) Goodreads Diarsipkan 2022-04-16 di Wayback Machine. - berbagai edisi dan resensi buku ini.
  • Door Duisternis Tot Licht Diarsipkan 2022-08-11 di Wayback Machine.
  • Buku Door Duisternis Tot Licht Nangkring di Tugu Pahlawan Diarsipkan 2022-08-18 di Wayback Machine.

Door Duisternis Tot Licht

  • (Belanda) Door Duisternis Tot Licht di Wikisource bahasa Belanda
  • (Belanda) Door Duisternis Tot Licht Diarsipkan 2023-05-12 di Wayback Machine. di Project Gutenberg
  • (Belanda) Door Duisternis Tot Licht Diarsipkan 2021-09-09 di Wayback Machine. di Open Library

Letters of a Javanese princess

  • (Inggris) Letters of a Javanese princess di Wikisource bahasa Inggris


Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Terjemahan Indonesia
  2. Versi 1922
  3. Versi 1938
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Kartini

pahlawan nasional emansipasi wanita Indonesia (1879–1904)

Pramoedya Ananta Toer

penulis Indonesia yang diakui internasional (lahir 1925)

Boedi Oetomo

organisasi pemuda pada awal pergerakan nasional Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026