HGST, Inc. dulu adalah sebuah produsen cakram keras, solid-state drive, dan penyimpanan eksternal, serta layanan-layanan yang terkait.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini terlalu bergantung pada referensi dari sumber primer. |
| Industri | Penyimpanan data komputer |
|---|---|
| Nasib | Diakuisisi oleh Western Digital pada tahun 2012; merek ini dihapus pada tahun 2018 |
| Pendahulu | Bisnis produksi cakram keras milik IBM |
| Didirikan | 2003 (2003) |
| Ditutup | 2018 |
| Kantor pusat | , |
Wilayah operasi | Seluruh dunia |
Tokoh kunci | Mike Cordano (Presiden) |
| Produk | Cakram keras solid-state drive Perangkat penyimpanan eksternal |
Karyawan | 45.000 |
| Situs web | www |

HGST, Inc. (Hitachi Global Storage Technologies) dulu adalah sebuah produsen cakram keras, solid-state drive, dan penyimpanan eksternal, serta layanan-layanan yang terkait.
Perusahaan ini awalnya merupakan anak usaha Hitachi yang dibentuk melalui akuisisi terhadap bisnis produksi cakram keras milik IBM. Perusahaan ini kemudian diakuisisi oleh Western Digital pada tahun 2012. Walaupun begitu, hingga bulan Oktober 2015, perusahaan ini harus tetap beroperasi secara terpisah dari Western Digital, karena adanya persyaratan dari regulator di Tiongkok. Pada tahun 2018, merek HGST resmi dihapus dan produknya kini dipasarkan dengan nama Western Digital.
Hitachi Global Storage Technologies didirikan pada tanggal 6 Januari 2003, sebagai hasil penggabungan antara bisnis produksi cakram keras milik IBM dan Hitachi.[1] Hitachi membeli bisnis produksi HDD milik IBM dengan harga US$2,05 miliar.[2][3]
Pada tanggal 8 Maret 2012, Western Digital (WD) resmi mengakuisisi Hitachi Global Storage Technologies dengan membayar $3,9 miliar secara tunai, serta menyerahkan 25 juta lembar saham WD yang diperkirakan bernilai sekitar $0,9 miliar. Akuisisi ini membuat Hitachi, Ltd. memiliki sekitar 10% saham WD, dan berhak mengutus dua orang untuk bergabung ke dewan direksi WD. Atas alasan antitrust, Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok mengharuskan HGST untuk beroperasi secara terpisah dari Western Digital, sehingga menghalangi integrasi operasi HGST ke WD. Sebagai konsekuensi, HGST pun tetap mengembangkan dan memproduksi produknya sendiri.[4][5]
Sebagai bagian dari kesepakatan, Western Digital setuju untuk bertukar aset dengan Toshiba, di mana Toshiba menerima aset untuk memproduksi cakram keras 3,5 inci, dan WD menerima pabrik Toshiba di Thailand yang digunakan untuk memproduksi drive 2,5 inci (yang telah nonaktif sejak terjadinya banjir pada tahun 2011).[6]
Pada bulan November 2013, HGST mengumumkan sebuah cakram berkapasitas 6 TB yang diisi dengan helium.[7] Pada bulan September 2014, perusahaan ini mengumumkan sebuah cakram helium dengan kapasitas 10 TB, yang menggunakan perekaman magnetis bersirap untuk meningkatkan kepadatan.[8]
Pada bulan Oktober 2015, Kementerian Perdagangan Tiongkok memperbolehkan Western Digital untuk mulai mengintegrasikan HGST ke dalam perusahaannya. Namun WD diwajibkan mempertahankan merek dan tim penjualan HGST setidaknya hingga tahun 2017.[9] Pada tahun 2018, Western Digital mengumumkan bahwa mereka resmi menghapus merek HGST, sehingga semua produk HGST (terutama Ultrastar) akan dipasarkan dengan merek Western Digital.[10][11]
