Guru Purnima adalah festival keagamaan yang ditujukan untuk menghormati para guru, baik spiritual maupun akademis. Perayaan ini diperingati di India, Nepal, dan Bhutan oleh umat Hindu, Sikh, serta Buddha. Secara tradisional, festival ini menjadi momen untuk menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kepada guru atau pembimbing spiritual yang dianggap berperan penting dalam kehidupan seseorang. Guru Purnima dirayakan pada hari bulan purnama (Purnima) di bulan Ashadha, yang jatuh antara Juni dan Juli dalam kalender Hindu. Festival ini juga dikenal dengan sebutan Vyasa Purnima, karena bertepatan dengan hari kelahiran Resi Abiyasa, seorang filsuf yang menyusun Weda dan menulis epos besar Mahabharata. Selain itu, festival ini dirayakan oleh umat Buddha untuk menghormati Siddharta Gautama, yang memberikan khotbah pertamanya pada hari ini di Sarnath, Uttar Pradesh, India.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Guru Purnima | |
|---|---|
Seorang sanyasi melakukan Vyasa puja secara tradisional diadakan pada hari Guru Purnima, sebagai bagian dari ritual chaturmasya | |
| Nama resmi | Guru Purnima (Pemujaan Guru pada hari bulan purnama musim panas) |
| Dirayakan oleh | Umat Hindu, Sikh & Buddhis di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Tibet, Bhutan, Kenya, India, Nepal dan belahan lain dunia. |
| Jenis | Internasional, keagmaan, kebudayaan |
| Makna | Untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada guru-guru spiritual[1] |
| Perayaan | Pemujaan Guru dan kunjungan kuil[2] |
| Kegiatan | Guru Puja |
| Tanggal | Ashadha Purnima |
| Tahun 2025 | 10 Juli (Kamis) |
| Frekuensi | Tahunan |
Guru Purnima (Sanskerta: गुरुपूर्णिमा, romanized: Gurupūrṇimācode: sa is deprecated ) adalah festival keagamaan yang ditujukan untuk menghormati para guru, baik spiritual maupun akademis. Perayaan ini diperingati di India, Nepal, dan Bhutan oleh umat Hindu, Sikh, serta Buddha. Secara tradisional, festival ini menjadi momen untuk menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kepada guru atau pembimbing spiritual yang dianggap berperan penting dalam kehidupan seseorang. Guru Purnima dirayakan pada hari bulan purnama (Purnima) di bulan Ashadha, yang jatuh antara Juni dan Juli dalam kalender Hindu. Festival ini juga dikenal dengan sebutan Vyasa Purnima, karena bertepatan dengan hari kelahiran Resi Abiyasa, seorang filsuf yang menyusun Weda dan menulis epos besar Mahabharata. Selain itu, festival ini dirayakan oleh umat Buddha untuk menghormati Siddharta Gautama, yang memberikan khotbah pertamanya pada hari ini di Sarnath, Uttar Pradesh, India.[3][4]
Perayaan Guru Purnima biasanya diisi dengan kegiatan spiritual dan upacara penghormatan khusus yang disebut Guru Puja untuk menghormati para guru. Dalam tradisi Hindu, guru dianggap sebagai sosok yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Pada hari ini, para murid mempersembahkan doa dan penghormatan kepada guru mereka sebagai bentuk rasa syukur. Selain makna keagamaannya, Guru Purnima juga memiliki arti penting bagi dunia pendidikan di India. Para akademisi dan pelajar memperingatinya dengan mengucapkan terima kasih kepada para guru serta mengenang tokoh-tokoh bijak dan cendekiawan masa lalu. Dalam perayaan tersebut, sering diadakan jamuan sederhana untuk para murid (shishya), yang diadakan dengan membagikan prasada (makanan suci) dan charnamrita, yaitu air suci dari pencucian kaki guru yang menjadi simbol rahmat atau kripa sebagai bagian dari tradisi penghormatan.[5][6]
Di Nepal, Guru Purnima dirayakan sebagai salah satu hari penting di lingkungan sekolah dan dikenal sebagai Hari Guru nasional. Pada hari ini, para siswa menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kepada guru mereka dengan memberikan hidangan istimewa, karangan bunga, serta topi tradisional yang dibuat dari kain khas lokal. Selain itu, siswa sering mengadakan acara meriah di sekolah sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para guru. Perayaan ini juga menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan antara guru dan murid.[7]