Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiGuo Pei
Artikel Wikipedia

Guo Pei

Guo Pei adalah seorang penata gaya yang berasal dari Tiongkok. Ia khususnya dikenal karena telah merancang busana sejumlah selebritas Tionghoa serta artis asal Amerika Serikat Rihanna pada acara Met Ball 2015. Guo Pei adalah penata gaya pertama yang lahir dan menetap di Asia yang ditunjuk sebagai anggota tamu Chambre syndicale de la haute couture. Pada tahun 2016, ia diangkat oleh Time Magazine sebagai salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia.

Wikipedia article
Diperbarui 23 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Guo Pei
Guo Pei

Guo Pei (Hanzi tradisional: 郭培, pengucapan [ku̯ó pʰěɪ̯], lahir pada tahun 1967) adalah seorang penata gaya yang berasal dari Tiongkok. Ia khususnya dikenal karena telah merancang busana sejumlah selebritas Tionghoa serta artis asal Amerika Serikat Rihanna pada acara Met Ball 2015. Guo Pei adalah penata gaya pertama yang lahir dan menetap di Asia yang ditunjuk sebagai anggota tamu Chambre syndicale de la haute couture. Pada tahun 2016, ia diangkat oleh Time Magazine sebagai salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia.

Masa Muda dan Pendidikan

Guo lahir di Beijing pada tahun 1967. Ayahnya adalah seorang pejabat tinggi pemerintah Tiongkok dan ibunya seorang guru taman kanak-kanak.[1] Ia kuliah tata busana di Beijing Second Light Industry School dan lulus pada tahun 1986.[2] Tiga tahun kemudian, Guo Pei menjadi Direktur Penata Gaya salah satu studio kreasi swasta pertama di Beijing setelah masa Revolusi Kebudayaan. Ia meninggalkan studio tersebut pada tahun 1997 untuk memulai usahanya sendiri.[3]

Karier

Guo Pei menetap di Beijing dan sangat terinspirasi oleh gaya kekaisaran tradisional Tiongkok. Sejumlah kreasinya dihiasi dengan sutra, bulu, dan bordir.[4] Kreasi Guo Pei telah dipakai saat Pertandingan Olimpiade musim panas tahun 2008 serta untuk Gala Tahun Baru CCTV.[5][6] Ia telah menciptakan gaun yang dikenakan Song Zuying saat pentas bersama Plácido Domingo di upacara penutupan Pertandingan Olimpiade musim panas tahun 2008.[7] Gaun tersebut memerlukan dua minggu pengerjaan dan dihiasi dengan 200.000 kristal Swarovski yang dijahit tangan.[6]

Koleksinya yang bernama One Thousand and Two Nights (Seribu Dua Malam) telah dipertunjukkan saat China Fashion Week pada bulan November 2009. Peragawati Carmen Dell'Orefice tampil saat peragaan busana dengan mengenakan gaun malam putih yang dihiasi bulu dan dengan didampingi empat orang untuk mengangkat ekor gaunnya. Dell’Orefice bahkan membandingkan Guo Pei dengan Charles James.[3] Pada tahun 2014, Guo Pei menangani kostum untuk film The Monkey King.

Pada tahun 2008, Guo Pei menciptakan gaun berwarna kuning yang terinspirasi dari rona burung Kenari dan yang dihiasi dengan bulu serta ekor gaun yang melingkar. Timnya memerlukan waktu 50.000 jam kerja dan dua tahun untuk menyelesaikan gaun ini yang beratnya kurang lebih 25 kg.[8] Penyanyi Rihanna menemukan gaun tersebut di internet saat mencari penata gaya untuk Gala Metropolitan Museum di New York, yang pada tahun tersebut tajuknya adalah Tiongkok. Menurut Guo Pei, ia menyetujui untuk meminjamkan gaun tersebut meski khawatir untuk sang penyanyi mengingat beratnya gaun tersebut. Rihanna tampil di karpet merah didampingi oleh tiga orang untuk memegang ekor gaunnya. Aksi mengesankan ini menghasilkan buzz di dunia internet dan tampil di sampul edisi khusus Vogue.[1] Berkat pemajanan media tersebut, Guo Pei menjadi dikenal di dunia Barat.

Karya Guo Pei telah dipamerkan di Metropolitan Museum of Art di New York, saat pameran China: Through the Looking Glass.[9] Pada tahun 2016, Guo Pei menjadi anggota tamu Chambre syndicale de la haute couture. Koleksi pertamanya dipamerkan saat Pekan Busana Paris Fashion Week Spring-Summer, di École nationale supérieure des beaux-arts, pada bulan Januari 2016. Koleksi tersebut mengambil inspirasi dari bunga - lambang feminitas - dan burung Feniks - lambang kedamaian dan kemurnian -. Koleksi-koleksi Guo Pei terinspirasi dari keahlian turun-temurun Tionghoa: benang emas, bordiran tangan, dan gaun dengan ekor gaun.[9]

Saat Pekan Busana Paris Fashion Week Autumn-Winter pada bulan Juli 2016, di Bourse de commerce, koleksinya yang bernama Encounter (Persuaan) mengacu pada suatu makhluk mitos, yaitu sosok naga dalam dongeng Tiongkok kuno. Koleksi Spring-Summer 2017 - pemeragaan Legend (Legenda) pada bulan Januari 2017 di La Conciergerie - adalah suatu petualangan mengenai ketaatan. Kekuatan spiritual antara lain menjelma dalam sosok ksatria Abad Pertengahan, figur santa, dewi, dll. Koleksi Autumn-Winter 2017, yang dipertunjukkan pada bulan Juli 2017 saat Pekan Busana Paris Fashion Week, di Hôtel Salomon de Rothschild, ditandai dengan kerja sama pertama dengan Chopard. Di Cirque d'Hiver, pada bulan Januari 2018, pemeragaan koleksi Elysium bermula dengan suatu rancangan yang mencengangkan, yang dirajut dengan bambu yang berasal dari Huangshan, di provinsi Anhui di Tiongkok.

Referensi

  1. 1 2 Guo Pei: Pop star Rihanna's fashion designer of choice Diarsipkan 2015-07-25 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  2. ↑ Chinese Couturier Guo Pei Ready to Take on Paris Diarsipkan 2015-09-23 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  3. 1 2 Year of the Couturière Diarsipkan 2016-12-23 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  4. ↑ Guo Pei, China's Empress of Haute Couture Diarsipkan 2015-09-08 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  5. ↑ Dressed for success Diarsipkan 2019-01-21 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  6. 1 2 Guo Pei, China's First Class Dress Designer Diarsipkan 2016-03-08 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  7. ↑ New York Fashion Week Gets Chinese Flavor Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  8. ↑ Rihanna's 25 kg Met dress thrusts Chinese designer Guo Pei into spotlight Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
  9. 1 2 Guo Pei Spring Summer 2016 Couture Fashion Show Review Diarsipkan 2018-09-04 di Wayback Machine. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2019)
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Guo Pei.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat

Karier

Seiring meningkatnya permintaan mode di Cina, Guo Pei mengatakan bahwa dia terus berjuang untuk melangkah maju. Reputasi Guo Pei meningkat pada awal tahun 2000-an dan dia mendapatkan komisi untuk membuat model pada Olimpiade Musim Panas 2008 serta Gala Festival Musim Semi tahunan yang disiarkan di China Central Television (CCTV).[1] Pada upacara penutupan Olimpiade Musim Panas 2008, Guo Pei bertanggung jawab atas gaun yang dikenakan oleh Song Zuying selama penampilannya dengan Plácido Domingo.[2] Dalam pembuatannya, Gaun tersebut memakan waktu dua minggu dengan baluran 200.000 kristal Swarovski .[2]

Pada bulan November 2009, koleksi Guo "Seribu Dua Malam" pertama kali diluncurkan saat acara China Fashion Week. Model asal Amerika bernama Carmen Dell'Orefice muncul di acara tersebut mengenakan gaun putih berlapis bulu dengan hiasan sulaman detail bersama empat orang pengawal untuk membantu membawa ekor gaunnya. Lalu, Dell'Orefice mulai membanding-bandingkan Guo dengan Charles James .[3] Guo diberi kepercayaan sebagai perancang kostum di lokasi syuting film The Monkey King tahun 2014. Pada tahun berikutnya, Departemen tata rias dan kostum film tersebut masuk nominasi pada Penghargaan Film Hong Kong, tetapi kalah dari perancang produksi Man Lim Chung dalam film The Golden Era.[4]

Guo merancang gaun panjang kuning cerah dengan ujung gaun melingkar, tepi gaunnya berlapis bulu berwarna kuning, serta disulam dengan corak bunga berwarna perak pada tahun 2008. Rancangan tersebut menghabiskan waktu sekitar 50.000 jam dalam 20 bulan[5] karena tim desainnya harus membuat dan menyelesaikan rancangan yang berbobot 25 kg (55 pon).[6] Penyanyi asal Barbados Rihanna muncul pada tulisan di internet saat menelusuri rancangan pada acara Met Gala New York bertemakan Cina tahun 2015. Menurut Guo, dia sangat ragu apakah penyanyi tersebut mampu menahan bobot dari gaun tersebut saat pertama kali diminta untuk menerima usulan atas rancangan itu. Rihanna muncul di karpet merah dengan gaun tersebut diiringi tiga orang ajudan yang memegang ekor gaun besarnya. Banyak meme viral muncul di media sosial sebagai reaksi awal terhadap rancangan gaun tersebut dengan ujung gaun besar dan berwarna kuning mencolok yang disamakan dengan telur dadar dan pizza. Foto rancangan yang dikenakan penyanyi tersebut muncul pada halaman pertama majalah Vogue edisi Met Gala.[5] Pemaparan media ini membuat Guo lebih dikenal di kalangan khalayak Barat.

Busana-busana yang dirancang oleh Gou Pei juga ditampilkan pada Museum Seni Metropolitan di kota New York dengan judul koleksi "China: Through the Looking Glass" yang diadakan setiap tahun [7] Organisasi penetap standar dan kriteria untuk rumah mode yang dikenal dengan Chambre Syndicate de la Haute Couture menjadikan Guo Pei menjadi anggota tamu pada tahun 2016.[8]

Guo Pei memiliki koleksi busana pada Musim Semi/Panas di 2016 yang menjadi koleksi pertamanya dan dipamerkan pada Pekan Busana Paris. Bunga musim semi menjadi inspirasi atas koleksi Guo Pei karena melambangkan feminitas dan burung phoenix yang damai dan suci. Koleksi tersebut dipengaruhi oleh budaya Cina seperti rumbai-rumbai emas, sulaman benang sutra yang rumit, celemek, dan ekor gaun panjang.[7]

Beberapa gambar mural pada Katedral St. Gallen di Swiss merupakan inspirasi terciptanya koleksi pakaian haute couture Musin Semi Guo Pei di tahun 2017 dan dihadirkan pada La Conciergerie yang diberi judul "Legend".[9]

Unsur kehutanan dan akar dipilih Guo Pei dalam mengatur tatanan panggung peragaan busana dan juga rancangan pakaian yang digelar pada pertunjukkan mode Musim Semi/Panas haute couture miliknya tahun 2018 yang mana pergelaran tersebut menggambarkan nilai-nilai kehidupan.[10] Sulaman biru tua terus diulang pada rancangan tersebut yang menggambarkan waktu fajar dan senja seperti ungkapan bahasa Perancis l'heure bleue . Warna biru ini hampir digunakan pada semua rancangan tersebut baik di bagian utama atau di bagian-bagian yang lebih kecil.[11] Karya-karya Guo Pei menggambarkan kekuatan hidup yang berupa akar dan bunga menjelaskan bahwa "Akar adalah sumber kehidupan dan semangat hidup  ... tanpa akar, tidak ada kehidupan. Dunia merupakan tempat yang sangat sulit dipahami, tetapi hal itu sangat terkait erat dengan kehidupan kita. Itulah sebabnya pohon tersebut ada di atas panggung dan kamu melihat banyak bunga." [10] Penggunaan emas menjadi salah satu bagian yang menarik pada koleksi Guo Pei di kebanyakan pergelaran busananya. Dia menyakini bahwa emas bukan hanya menjadi simbol dari pengetahuan dan kekayaan, tetapi juga merupakan "warna jiwa kita".[10]

Di museum San Francisco Legion of Honor, karya-karya Guo Pei diperlihatkan yang mana menampilkan beberapa karyanya baik dari dua puluh tahun lalu selama kariernya dalam gaya busana fantasi adibusana [12] dari tanggal 16 April hingga 27 November.[13] Pameran ini menjadi pameran yang paling banyak dikunjungi dalam 20 tahun di museum tersebut.[14]

  1. ↑ "Guo Pei, China's First Class Dress Designer". China Radio International. Diarsipkan dari asli tanggal 3 May 2016. Diakses tanggal 10 March 2018.
  2. 1 2 Jansen, Chiu-Ti (17 September 2013). "New York Fashion Week Gets Chinese Flavor". Sotheby's.
  3. ↑ Horyn, Cathy (1 December 2010). "Year of the Couturière". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 November 2019. Diakses tanggal 27 July 2015.
  4. ↑ "List of Nominees and Awardees of The 34th Hong Kong Film Awards". Hong Kong Film Awards. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 August 2015. Diakses tanggal 27 July 2015.
  5. 1 2 Sudworth, John (29 June 2015). "Guo Pei: Pop star Rihanna's fashion designer of choice". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 August 2015. Diakses tanggal 27 July 2015.
  6. ↑ Thomas, Natalie (15 May 2015). "Rihanna's 25 kg Met dress thrusts Chinese designer Guo Pei into spotlight". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2015. Diakses tanggal 31 July 2015.
  7. 1 2 Ahuja, Shilpa. "Guo Pei Spring Summer 2016 Couture Fashion Show Review". Shilpa Ahuja. Diakses tanggal 20 March 2016.
  8. ↑ "Guo Peiis One of the 500 People Shaping the Global Fashion Industry in 2018". The Business of Fashion (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 10 October 2018.
  9. ↑ Kolesnikov-Jessop, Sonia (March 2017). "Spring 2017 Haute Couture: Guo Pei's 'Legend' Collection". CoutureNotebook.[pranala nonaktif]
  10. 1 2 3 Verner, Amy (25 January 2018). "Guo Pei Spring 2018 Couture Fashion Show". Vogue. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 February 2023. Diakses tanggal 10 March 2018.
  11. ↑ Guo Pei | Haute Couture Spring Summer 2018 Full Show | Exclusive, FF Channel, 26 January 2018, diakses tanggal 10 March 2018
  12. ↑ Maxine Wally (15 April 2022). "Guo Pei's "Couture Fantasy" Exhibition Bonds East and West". W Magazine.
  13. ↑ "Guo Pei: Couture Fantasy".
  14. ↑ "Tom Campbell on Instagram: "Herewith, a few last delicious details from the "Guo Pei: Couture Fantasy" exhibition, which finishes tomorrow at the Legion of Honor". Instagram (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-27.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Masa Muda dan Pendidikan
  2. Karier
  3. Referensi
  4. Karier

Artikel Terkait

Guo Nüwang

Guo Nüwang (184 – 14 Maret 235), secara resmi dikenal sebagai Ratu Wende, merupakan seorang permaisuri negara Cao Wei selama periode Tiga Kerajaan, Tiongkok

Over The Moon (film 2020)

film tersebut dirancang dan dibuat oleh desainer haute couture China, Guo Pei. Ken Jeong sebagai Gobi, seekor Trenggiling Lunarian dan mantan penasihat

Guo Huai

Guo Huai (meninggal 23 Februari 255) nama kehormatan Boji adalah jenderal Wei pada Zaman Tiga Negara yang mendapat kepercayaan tinggi keluarga Sima untuk

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026