Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Guido Lauri

Guido Lauri adalah seorang penari, aktor, koreografer, pengajar balet, dan direktur perusahaan balet Italia. Ia lahir di Roma dan memulai karir balet pada usia enam tahun di sekolah balet Teatro dell'Opera di Roma. Lauri menjadi salah satu tokoh penting dalam dunia balet Italia pasca-perang, dengan peran sebagai pengajar dan pemimpin perusahaan.

Wikipedia article
Diperbarui 16 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)

Guido Lauri (23 November 1922 – 27 Oktober 2019) adalah seorang penari, aktor, koreografer, pengajar balet, dan direktur perusahaan balet Italia. Ia lahir di Roma dan memulai karir balet pada usia enam tahun di sekolah balet Teatro dell'Opera di Roma. Lauri menjadi salah satu tokoh penting dalam dunia balet Italia pasca-perang, dengan peran sebagai pengajar dan pemimpin perusahaan.[1]

Kehidupan dan Karier

Lauri lahir pada 23 November 1922 di Roma dari keluarga yang mendukung minatnya pada seni. Pada 1928, ia memasuki sekolah balet Teatro dell'Opera di Roma, di mana ia belajar di bawah bimbingan guru seperti Jia Ruskaya. Ia lulus dengan nilai sempurna pada 1939 dan langsung bergabung dengan perusahaan balet opera tersebut sebagai penari utama. Pengalaman awalnya mencakup peran dalam produksi klasik, yang membentuk gaya klasiknya yang presisi.[2]

Lauri debut profesional pada 1939 dengan perusahaan Teatro dell'Opera di Roma, di mana ia menari dalam berbagai repertoar, termasuk balet klasik seperti Giselle dan Swan Lake. Pada 1950-an, ia beralih ke koreografi, menciptakan karya seperti La Sylphide dan Don Quixote. Ia menjabat sebagai master balet dan direktur perusahaan di opera Roma, membimbing generasi penari seperti Eleonora Cassano. Lauri juga tampil sebagai aktor di film seperti Albergo Luna, camera 34 (1946), memperluas kariernya ke layar lebar.[2]

Pada 1960-an, ia menjadi guru di sekolah balet opera, di mana ia mengembangkan metode pelatihan yang menekankan teknik klasik. Ia menikah dengan penari Anna Maria Paganini, untuk siapa Erik Bruhn menciptakan peran dalam produksi Swan Lake (1965). Mereka memiliki putri, Tiziana Lauri, yang juga menjadi penari balet profesional.[2]

Akhir Hidup dan Warisan

Lauri diakui melalui karir panjangnya di balet Italia, dengan kontribusi sebagai koreografer dan guru di Teatro dell'Opera di Roma. Karyanya dipelajari dalam sejarah balet nasional, meskipun beberapa kritik menyoroti pendekatannya yang tradisional di era modern. Ia pensiun pada 1980-an dan tetap aktif sebagai penasihat hingga akhir hayatnya.[2]

Lauri meninggal pada 27 Oktober 2019 di Roma pada usia 96 tahun. Pengaruhnya terlihat melalui murid-muridnya yang memimpin perusahaan balet, serta arsipnya di Archivio Storico del Teatro dell'Opera di Roma. Karyanya menjadi bagian dari sejarah balet Italia abad ke-20, di mana ia mewakili transisi dari era klasik ke modern.[2][3]

Referensi

  1. ↑ "Guido Lauri - Alchetron, The Free Social Encyclopedia". Alchetron.com (dalam bahasa American English). 2017-08-18. Diakses tanggal 2025-11-04.
  2. 1 2 3 4 5 "Guido Lauri è morto/ Addio al maestro della danza: aveva 96 anni" (dalam bahasa Italia). 2019-10-28. Diakses tanggal 2025-11-04.
  3. ↑ "Guido Lauri - Operabase". Operabase. Diakses tanggal 2025-11-04.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan dan Karier
  2. Akhir Hidup dan Warisan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kematian tahun 2019

Artikel daftar Wikimedia

Daftar aktor Estonia

(1926–2004) Väino Laes (born 1951) Lauri Lagle (born 1981) Silvia Laidla (1927–2012) Anu Lamp (born 1958) Hugo Laur (1893–1977) Piret Laurimaa (born 1971)

Wiracarita Raja Gesar

rgyal-mtsho (1990). "The Singers of the King Gesar Epic". Dalam Honko, Lauri (ed.). Religion, myth, and folklore in the world's epics: the Kalevala and

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026