Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Graf (matematika)

Dalam matematika diskrit, khususnya teori graf, graf merupakan suatu struktur yang terdiri dari beberapa objek dan hubungan antar pasangan objek-objek tersebut. Secara sederhana, sebuah graf merupakan himpunan dari objek-objek yang dinamakan titik, simpul, atau sudut dihubungkan oleh penghubung yang dinamakan garis atau sisi atau busur. Dalam graf yang memenuhi syarat, di mana biasanya tidak berarah, sebuah garis dari titik A ke titik B dianggap sama dengan garis dari titik B ke titik A. Dalam graf berarah, garis tersebut memiliki arah. Pada dasarnya, sebuah graf digambarkan dengan bentuk diagram sebagai himpunan dari titik-titik (simpul) yang dihubungkan dengan sisi.

struktur matematika diskrit yang tersusun dari sekumpulan titik yang terhubung secara berpasangan oleh penghubung yang disebut sisi
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Graf (matematika)
Sebuah graf dengan 6 sudut dan 7 sisi.

Dalam matematika diskrit, khususnya teori graf, graf merupakan suatu struktur yang terdiri dari beberapa objek dan hubungan antar pasangan objek-objek tersebut. Secara sederhana, sebuah graf merupakan himpunan dari objek-objek yang dinamakan titik, simpul, atau sudut dihubungkan oleh penghubung yang dinamakan garis atau sisi atau busur. Dalam graf yang memenuhi syarat, di mana biasanya tidak berarah, sebuah garis dari titik A ke titik B dianggap sama dengan garis dari titik B ke titik A. Dalam graf berarah, garis tersebut memiliki arah. Pada dasarnya, sebuah graf digambarkan dengan bentuk diagram sebagai himpunan dari titik-titik (simpul) yang dihubungkan dengan sisi.

Definisi

Graf memiliki definisi yang bervariasi. Di bawah ini merupakan definisi dasar graf dan strukturnya.

Graf tidak berarah

Sebuah graf (tidak berarah) G {\displaystyle G} {\displaystyle G} adalah sebuah pasangan G := ( V , E ) {\displaystyle G:=(V,E)} {\displaystyle G:=(V,E)} dengan V {\displaystyle V} {\displaystyle V} adalah sebuah himpunan tak kosong beranggotakan titik[1] atau simpul[2] dan E {\displaystyle E} {\displaystyle E} adalah sebuah himpunan beranggotakan sisi, atau busur[3] yakni pasangan titik. Misalkan u {\displaystyle u} {\displaystyle u} dan v {\displaystyle v} {\displaystyle v} adalah titik pada graf, sisi yang menghubungkan u {\displaystyle u} {\displaystyle u} dan v {\displaystyle v} {\displaystyle v} biasa ditulis sebagai u v {\displaystyle uv} {\displaystyle uv}.[4]

Sisi atau busur dapat memiliki bobot. Pada graf dengan sisi yang memiliki bobot, graf dapat ditulis sebagai G := ( V , E , W ) {\displaystyle G:=(V,E,W)} {\displaystyle G:=(V,E,W)}, di mana W adalah fungsi bobot.[3]

Jika sisi u v {\displaystyle uv} {\displaystyle uv} adalah anggota himpunan E {\displaystyle E} {\displaystyle E}, titik u {\displaystyle u} {\displaystyle u} dan v {\displaystyle v} {\displaystyle v} disebut bertetangga. Untuk suatu titik pada graf, lingkungan titik tersebut adalah himpunan seluruh titik yang bertetangga dengannya. Derajat dari suatu titik adalah banyak sisi yang terkait dengan titik tersebut.[5]

Graf berarah

Suatu busur (sisi) u v {\displaystyle uv} {\displaystyle uv} disebut sebagai busur berarah jika terdapat aliran dari simpul u {\displaystyle u} {\displaystyle u} ke simpul v {\displaystyle v} {\displaystyle v}. Simpul u {\displaystyle u} {\displaystyle u} disebut sebagai simpul pangkal (simpul awal) dan simpul v {\displaystyle v} {\displaystyle v} sebagai simpul akhir (simpul ujung) dari sisi u v {\displaystyle uv} {\displaystyle uv}. Bila terdapat busur berarah u v {\displaystyle uv} {\displaystyle uv} dan v u {\displaystyle vu} {\displaystyle vu} busur itu disebut sebagai busur dua arah. Suatu graf G {\displaystyle G} {\displaystyle G} disebut sebagai graf berarah jika semua busur pada graf tersebut berarah.[6]


Referensi

  1. ↑ Marsudi (2016-12-05). Teori Graf. Universitas Brawijaya Press. ISBN 978-602-432-015-7. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-08. Diakses tanggal 2022-10-29.
  2. ↑ Rinaldi Munir (2010). Matematika Diskrit. Bandung: Informatika. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Kerami, Djati (2007). Analisis Jaringan. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka. hlm. 2.2.
  4. ↑ Aisyah, Putri Wahyu; Narwen, Narwen; Zulakmal, Zulakmal (2019-02-19). "Menentukan Bilangan Kromatik Lokasi Pada Graf Berlapis Cn,2n,2n". Jurnal Matematika UNAND. 7 (3): 136–143. doi:10.25077/jmu.7.3.136-143.2018. ISSN 2721-9410.
  5. ↑ Syafrizal Sy; Edy Tri Baskoro (2022-04-08). Surahmat (ed.). Bilangan Ramsey Multipartit Ukuran. Padang: Universitas Andalas. ISBN 978-623-395-211-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Kerami, Djati (2007). Analisis Jaringan. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka. hlm. 2.3-24.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND


Ikon rintisan

Artikel bertopik matematika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Definisi
  2. Graf tidak berarah
  3. Graf berarah
  4. Referensi

Artikel Terkait

Sejarah ilmu

Sejarah perkembangan pengetahuan sains dan ilmiah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026