Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gottlieb Haberlandt

Gottlieb Haberlandt adalah seorang botanis asal Austria yang merupakan orang pertama yang mempraktikkan kultur jaringan tanaman pada tahun 1902. Haberlandt dijuluki Bapak Kultur Jaringan. Haberlandt juga seorang pionir dalam perkembangan ilmu anatomi tumbuhan fisiologis.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Agustus 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gottlieb Haberlandt

Gottlieb Haberlandt
Foto Gottlieb Haberlandt
Lahir(1854-11-28)28 November 1854
Hungaria Mosonmagyaróvár, Hungaria
Meninggal30 Januari 1945(1945-01-30) (umur 90)
Jerman Berlin, Jerman
KebangsaanAustria
Karier ilmiah
BidangBotani
Gottlieb Haberlandt dikenal sebagai Bapak Kultur Jaringan Tanaman.

Gottlieb Haberlandt (28 November 1854 – 30 Januari 1945) adalah seorang botanis asal Austria yang merupakan orang pertama yang mempraktikkan kultur jaringan tanaman pada tahun 1902.[1] Haberlandt dijuluki Bapak Kultur Jaringan.[2] Haberlandt juga seorang pionir dalam perkembangan ilmu anatomi tumbuhan fisiologis.[1]

Gottlieb Haberlandt lahir di Mosonmagyaróvár, Hungaria, dari pasangan Friedrich Haberlandt dan Katharina Kohler.[2] Keluarga Haberlandt telah mendiami daerah Sachsen di Jerman selama 11 generasi sebelum akhirnya berimigrasi ke Hungaria. Haberlandt tumbuh besar di Hungaria sebelum akhirnya pindah ke Austria pada tahun 1860-an.[2] Haberlandt kemudian menimba ilmu di University of Vienna hingga tingkat doktoral dan melanjutkan mengajar di almamaternya.[2]

Pada tahun 1884 lewat tulisannya di jurnal Physiologische Pflanzenanatomie (Fisiologi Anatomi Tumbuhan), Haberlandt membedakan 12 sistem jaringan tanaman berdasarkan fungsinya masing-masing yang di antaranya meliputi fungsi mekanis, absorpsi, dan fotosintesis.[1][2] Meskipun awalnya sistem tersebut tidak diterima oleh kalangan botanis, tetapi analisis tersebut berguna di kemudian hari untuk menjelaskan hubungan struktur dan lingkungan terhadap mekanisme adaptasi tumbuhan di berbagai habitat.[1]

Pada tahun 1902, Haberlandt mengemukakan hipotesis mengenai totipotensi, yaitu kemampuan suatu sel membentuk tumbuhan sempurna.[1] Pada tahun yang sama, Haberlandt memulai percobaan teknik kultur sel somatik secara in vitro menggunakan sel mesofil tumbuhan Lamium purpureum dan sel rambut stamen Tradescantia virginica.[2] Percobaan kultur jaringan tanaman pertama di dunia itu kurang berhasil karena penggunaan medium tanam yang tidak ditambahkan zat pengatur tumbuh (hormon).[2] Pada tahun 1913, Haberlandt menemukan bahwa suatu senyawa di jaringan floem memiliki kemampuan untuk menstimulasi pembelahan sel.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) "Today in Science History: January 30 - Birth". 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-20. Diakses tanggal 11-07-2011. ; ; ;
  2. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Laimer, M; Rücker, W (2003), Plant tissue culture: 100 years since Gottlieb Haberlandt, Springer, hlm. 55, ISBN 9783211838396 (Haberlandt lihat di Penelusuran Buku Google)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Swedia
  • Vatikan
  • Israel
Akademik
  • CiNii
  • Leopoldina
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Hidatoda

dari stomata maupun sel-sel lain di sekitarnya. Botanis bernama Gottlieb Haberlandt adalah orang yang menemukan terdapatnya dua jenis hidatod, yaitu:

Melchior Treub

Kebun Raya Bogor, seperti H. Graf zu Solms Laubach, A.F.W. Schimper, Gottlieb Haberlandt, Andreas Schimper, Jean Massart, Elmer Merril, dan David Fairchild

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026