Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Google Street View di Antarktika

Sejak tahun 2010, berbagai lokasi di Antarktika mulai direkam untuk ditampilkan di Google Street View. Dua gambar pertama yang diunggah pada tahun tersebut menampilkan pemandangan di Pulau Half Moon. Dua tahun kemudian, situs web tersebut berkolaborasi dengan Polar Geospatial Center di Universitas Minnesota dan Antarctic Heritage Trust di Selandia Baru untuk memotret gambar panorama dari beberapa markah tanah seperti Shackleton's Hut dan Scott's Hut.

cakupan Google Street View di Antarktika
Diperbarui 18 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Google Street View di Antarktika
Teleskop Kutub Selatan (dipotret pada tahun 2018), salah satu lokasi di Antarktika yang tersedia di Google Street View

Sejak tahun 2010, berbagai lokasi di Antarktika mulai direkam untuk ditampilkan di Google Street View. Dua gambar pertama yang diunggah pada tahun tersebut menampilkan pemandangan di Pulau Half Moon. Dua tahun kemudian, situs web tersebut berkolaborasi dengan Polar Geospatial Center di Universitas Minnesota dan Antarctic Heritage Trust di Selandia Baru untuk memotret gambar panorama dari beberapa markah tanah seperti Shackleton's Hut dan Scott's Hut.

Beberapa potretan dari lokasi lain seperti Lembah Beacon ditambahkan pada tahun berikutnya. Rilis citra Antarktika oleh Google Street View berlanjut dengan peluncuran tamasya virtual untuk Teleskop Kutub Selatan pada tahun 2014 berkolaborasi dengan Universitas Melbourne, diikuti dengan peluncuran gambar-gambar dari Pulau King George pada tahun 2020 sebagai proyek pribadi Nicolás dan Santiago Bianchi.

Latar belakang

Google Street View adalah peranti yang tersedia di Google Maps dan Google Earth untuk menampilkan panorama interaktif dari berbagai titik sepanjang jalan di seluruh dunia. Panorama Google Street View pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 untuk lima kota di Amerika Serikat,[1] dan terus diperluas cakupannya ke semua negara di setiap belahan dunia.[2]

Ekspansi di Antarktika

Perekaman pada lokasi-lokasi terpencil merupakan salah satu tantangan utama yang ingin dituntaskan oleh tim geospasial di Google Street View. Pada 30 September 2010, Google mengumumkan penerbitan gambar panorama dari Antarktika, bersamaan dengan peluncuran layanan untuk Brazil dan Irlandia, melalui unggahan blog yang diposting oleh Brian McClendon, wakil ketua bagian rekayasa di Google Earth dan Maps saat itu. Antarktika adalah benua terakhir yang direkam untuk fitur tersebut.[1] Dua gambar panorama pertama diambil oleh McClendon kala ia dan istrinya mengunjungi Pulau Half Moon, yang merupakan bagian dari Kepulauan Shetland Selatan lepas pantai Semenanjung Antarktika. Salah satu dari gambar tersebut menunjukkan sekawanan penguin tali dagu, sedangkan satunya lagi menampilkan pesisir pulau.[3][4]

Pada tahun 2012, sebagai bagian dari proyek World Wonders milik Google Maps, mereka berkolaborasi dengan Polar Geospatial Center di Universitas Minnesota dan Antarctic Heritage Trust di Selandia Baru untuk memotret pemandangan panorama di beberapa lokasi Antarktika menggunakan lensa mata ikan.[‡ 1][5] Pemotretan tersebut mencakup koloni penguin di Tanjung Royds, Teleskop Kutub Selatan, Shackleton's Hut, Scott's Hut, dan Kutub Selatan Seremonial.[‡ 1][6] Alex Starns, yang bekerja pada proyek tersebut, mengungkapkan bahwa pemotretan di Antarktika merupakan bagian dari prakarsa untuk menghadirkan gambaran daerah terpencil kepada khalayak luas, untuk kepentingan pendidikan ataupun hiburan.[7] Di tahun yang sama, Google Street View merilis empat potretan dari lokasi terbaru di benua tersebut: Lembah Arena, Lembah Beacon, Lembah Hidden, dan Kamp Royds.[8][9]

Berkolaborasi dengan Universitas Melbourne, Google Street View merilis tamasya virtual Teleskop Kutub Selatan pada tahun 2014. Tamasya virtual ini mencakup teleskop itu sendiri dan beberapa teleskop sekitarnya di kawasan Dark Sector, Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scott.[10] Di kemudian hari, pengguna juga diizinkan mengirim foto sendiri ke situs web tersebut.[11] Pada tahun 2020, Nicolás Bianchi dan Santiago Bianchi memprakarsai rencana proyek untuk memotret panorama di Pulau King George. Meski rencana ini sempat dibatalkan akibat merebaknya pandemi COVID-19, proyek tersebut berhasil dilaksanakan pada tahun berikutnya dengan sumber pendanaan mandiri dan sponsor seperti GoPro, serta dukungan tumpangan dari Institut Antarktika Uruguay melalui perjalanan logistik rutin mereka. Proyek ini berhasil memperoleh lima gigabita data potretan panorama per kilometer, dan gambarnya diunggah atas persetujuan Google Street View.[12][13]

Referensi

  1. 1 2 Halliday, Josh (30 September 2010). "Google Street View: No more privacy for penguins as Antarctica gets mapped". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Desember 2023.
  2. ↑ Olanoff, Drew (8 Maret 2013). "Inside Google Street View: From Larry Page's Car To The Depths Of The Grand Canyon". TechCrunch. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Januari 2025. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  3. ↑ "Google Street View hits Antarctic". BBC News. 1 Oktober 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Januari 2025. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  4. ↑ Welsh, Jennifer (2 Oktober 2010). "Google Street View Goes to Antarctica, Brings Maps to the Penguins". Discover. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 April 2025. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  5. ↑ Webster, Andrew (17 Juli 2012). "Google captures 360-degree images of century-old Antarctic explorer huts". The Verge. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Desember 2024. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  6. ↑ Aamoth, Doug (17 Juli 2012). "Google Street View Goes to Antarctica". Time. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Oktober 2024.
  7. ↑ Rosen, Rebecca (17 Juli 2012). "A Visit to the World's Most Remote Antarctic Outposts With Google 'Street' View". The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Juli 2012. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  8. ↑ Hou, Joy (12 Desember 2013). "Google Street View Invites You to 10 of the World's Most Remote and Captivating Locations". HardwareZone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 November 2024. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  9. ↑ "Google Street View goes to Antarctica". Today. 12 Desember 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Desember 2013.
  10. ↑ "South Pole Telescope". University of Melbourne. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  11. ↑ Sanders, Hank (13 Mei 2025). "Inside a Google Street View Car: A Celebrity on Wheels". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juni 2025. Diakses tanggal 29 Juni 2025.
  12. ↑ Millán, Victor (5 Februari 2022). "Visitar la Antártida desde Google Street View: hablamos con el uruguayo que quiere que sea posible" [Visit Antarctica from Google Street View: We spoke to the Uruguayan who wants to make it possible.]. Hipertextual (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Mei 2024. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  13. ↑ Orfila, María de los Ángeles (25 Januari 2022). "Street View de Google llega a la Antártida gracias a un uruguayo" [Google Street View comes to Antarctica thanks to a Uruguayan]. El País (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Juni 2025.

Sumber primer

Dalam teks referensi ini didahului oleh tanda baca ganda (‡):

  1. 1 2 "Become an Antarctic explorer with panoramic imagery". Google Maps Blog. 17 Juli 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Juli 2013. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
  • l
  • b
  • s
Google Maps
Layanan yang berkaitan atau lainnya
  • Waze
  • Arts & Culture
Tidak dilanjutkan
  • Latitude
  • Maps Navigation
  • Map Maker
  • Mapathon
link = Google Maps
Situs tentang pemandangan dan pemetaan
  • Earth
  • Street View
Street View
Liputan
  • Afrika
  • Amerika Selatan
    • Argentina
    • Chili
    • Kolombia
  • Amerika Utara
    • Amerika Serikat
    • Kanada
  • Antarktika
  • Asia
    • Israel
  • Eropa
  • Oseania
  • Kekhawatiran privasi
  • Daftar produk yang sedang bersaing
Lainnya
  • Historypin
  • Google Maps pin
  • Google Maps Road Trip
  • Argleton

<a href=\"./Wikipedia:Artikel_bagus\" title=\"Ini adalah artikel bagus. Klik untuk informasi lebih lanjut.\" id=\"mwASk\"><img alt=\"Ini adalah artikel bagus. Klik untuk informasi lebih lanjut.\" resource=\"./Berkas:Fairytale_bookmark_silver.svg\" src=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/Fairytale_bookmark_silver.svg/20px-Fairytale_bookmark_silver.svg.png\" decoding=\"async\" data-file-width=\"100\" data-file-height=\"100\" data-file-type=\"drawing\" height=\"20\" width=\"20\" srcset=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/Fairytale_bookmark_silver.svg/40px-Fairytale_bookmark_silver.svg.png 2x\" class=\"mw-file-element\" id=\"mwASo\"/></a></span>\n"}' id="mwASs"/>

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Ekspansi di Antarktika
  3. Referensi
  4. Sumber primer
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026